Skip to content

I Gde Wenten: Penemu IGW Emergency Pump

Februari 20, 2010

Dr. Ir. I Gde Wenten, M.Sc. dosen pada Departemen Teknik Kimia ITB menemukan pompa tangan pemurni air yang menggunakan teknologi membrane yang diberi nama IGW Emergency Pump.

Menurutnya, teknologi membrane adalah teknologi pemisahan yang kerjanya di level molekul dan berukuran nano atau sangat kecil sekali.

Saat ini pabrik pembuatan membrane tersebut ada di Bandung. Dibangun sejak tahun 2002, memproduksi berbagai alat, yang kesemuanya menggunakan teknologi membrane. Pembuatannya pun semua dilakukan oleh putra bangsa di pabrik ini.

Wenten, alumni terbaik ITB 82 menjelaskan bahwa IGW emergency pump adalah pompa tangan pemurni air dengan kualitas tinggi yang menggunakan teknologi membrane. Pompa air bersih ini mampu menghilangkan kekeruhan, bakteri, alga, spora, sediment, germs dan koloid.

Pompa ini praktis, bekerja tanpa listrik, mudah dibawa, relatif murah, kapasitas tinggi, pemasangan sederhana, ramah lingkungan, dan sangat cocok untuk kondisi darurat, seperti di tempat pengungsian saat terjadi bencana, camping, ekspedisi, dan juga di daerah yang rawan air bersih.

“Pompa ini kecil bahkan bisa dikempit tetapi kapasitasnya cukup besar, bekerjanya dengan dipompa oleh tangan, kemudian tidak pakai bahan kimia dan pemanasan, tetapi efektif sekali menghilangkan mikroba (bakteri) dan kekeruhan”, ujar Wenten.

Pompa ini seperti pompa sepeda, hanya di dalamnya diisi filter membrane, yang mempunyai saringan halus sekali, yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron. Wenten satu-satunya di Asia Tenggara yang mengembangkan alat berbasis membran.

Kata Wenten, alat ini bisa digunakan untuk mengurangi penggunaan air di tingkat rumah tangga, terutama di daerah yang curah hujannya kecil, utamanya untuk mandi-cuci. Setelah mandi dan cuci, airnya jangan dibuang, bisa dipompa lagi dengan alat ini, dan besoknya bisa dipakai kembali. Alat ini juga bisa dipakai untuk radiator mobil dan berguna bagi nelayan.

Awalnya IGW Emergency Pump ditujukan untuk daerah yang terkena bencana. Dimulai ketika terjadi Tsunami Aceh 2004. ketika itu kebutuhan akan air bersih dirasa sangat mendesak. Alat yang ada ternyata membutuhkan listrik, sementara listrik sangat sulit didapat di daerah bencana. Akhirnya  Wenten-pun menciptakan pompa tangan yang bisa memurnikan air hingga bisa dipakai menjadi air minum, mandi, dan masak.

Air yang digunakan untuk dimasukkan pompa bisa berasal dari mana saja, bahkan dari air limbah sekalipun. Tapi yang harus diperhatikan limbah yang dimaksud bukanlah limbah yang mengandung toxic atau racun, karena hal ini sangat tidak disarankan.

Mekanismenya, air disedot melalui saluran air, setelah pompa ditekan, air keluar adalah air bersih dengan kualitas sangat tinggi. Kalau air berasal dari air keruh di pedesaan atau daerah rawan bencana bisa langsung diminum. “Tetapi kalau di Jakarta dimana kontaminasi industri tinggi, jangan diminum, karena mungkin sekali mengandung arsenik, chrom atau sianida yang tidak dapat dihilangkan,” tegas Doktor lulusan Denmark ini.

Dengan adanya pompa pemurni air yang menggunakan teknologi membrane ini, diharapkan kebutuhan air bersih di masa yang akan datang dapat terpenuhi. Begitu juga kebutuhan akan air bersih di daerah bencana dan pedesaan. Dengan perawatan yang mudah (yaitu hanya butuh dibersihkan dengan cara dibuka) dan harga yang murah, kita dapat air bersih sepanjang waktu.

Sumber: Ristek

24 Komentar leave one →
  1. zainul abidin permalink
    Maret 2, 2010 11:35 am

    aq sangat bangga kepada ITB, khususnya pada Bpk. I Gde Wenten atas kerja nyatanya, yang benar-benar mengimplementasikan keilmuannya bagi kemakmuran rakyat……………..

  2. darson permalink
    Mei 14, 2010 11:35 am

    Mohon informasi berapa harga 1 unit pompa tersebut. Apakah bisa digunakan untuk membersihkan kolam ikan lele dumbo saya yang berukuran 1x1x6 meter?

  3. ade nurbani permalink
    Agustus 19, 2010 11:35 am

    Saya sedang bingung mencari kontak Bpk. I Gde Wenten, karena beliau berhubungan dengan tema teknologi kimia aplikatif kami. Saya harap saya bisa mendapatkan kontak beliau. Terimakasih.

  4. Diah Pusparini permalink
    April 13, 2011 11:35 am

    Air di perumahan saya berwarna kuning dan berbau logam, karena bekas area sawah. Bisakah alat ini digunakan membantu menjernihkan air tsb. Berapa harga per unit alat ini, dan bagaimana cara memperolehnya? Terima kasih

  5. Mei 2, 2011 11:35 am

    Silahkan kunjungi http://www.adeo.web.id untuk melihat wujud komersial dari alat ini. Semoga membantu.

  6. andi bahri permalink
    Mei 11, 2011 11:35 pm

    Mau tanya alamat dan nomor telpon

  7. taufiq permalink
    Mei 14, 2011 11:35 am

    Air sumur di tempat saya tercemar minyak dan asin, serta ada kandungan besinya. Saya sudah pakai membran RO tapi yg 2 kali penyaringan msh belum bisa, apakah pakai IGW Pump bisa menyelesaikan masalah saya? Thank’s

  8. arisdc permalink
    September 14, 2011 11:35 am

    Saya tanya juga alamat, no telepon, kantor Pak Wenten

    Terima kasih,
    Aris DC

    • April 8, 2012 11:35 am

      coba hubungi beliau di +62-22-2500989. Program Studi Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung. Gedung Labtek X ITB. Jl. Ganesha 10 Bandung 40132

  9. jimmy P. S. permalink
    Desember 20, 2011 11:35 am

    Pak, apakah ada alat pembersih air sungai, tapi mesin yg cukup besar untuk sebagian kota Pontianak. Kalau ada untuk bantu masyarakat Pontianak, maka kami mau tahu, terima kasih.

  10. Asmar Yadri permalink
    Maret 6, 2012 11:35 pm

    Bgmn dgn harga dan delivery-nya ? Krn sy butuh utk di kebun saya di sulawesi selatan

  11. April 7, 2012 11:35 am

    Pak cara memesan produk bapak gimana? situsnya sepertinya tidak aktif….

  12. fanni permalink
    April 7, 2012 11:35 am

    Kalau saya tertarik dengan alat ini bagaimana ya caranya?

  13. poerbo permalink
    April 7, 2012 11:35 am

    Apakah MEMBRAN bisa dibuat sendiri,bahan atau material MEMBRAN bisa dibeli dimana,atau sudah ada Filter tsb di pasaran,bisa beli dimana dn dgn harga berapa…..terima kasih….

  14. April 7, 2012 11:35 pm

    please acknowledge Pak Gede.. We do really needs this stuff..

  15. Denny Onesimus B permalink
    April 27, 2012 11:35 am

    Mohon info bagaimana jika ingin memesan, saya bekerja di Taman Nasional Danau Sentarum yang berlahan gambut sehingga kurang lebih 10.000 masyarakatnya sulit mendapatkan air bersih. apakah alat ini bisa di aplikasikan pada air gambut? Terima Kasih

    • April 30, 2012 11:35 pm

      Coba Denny hubungi beliau di +62-22-2500989. Program Studi Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung. Gedung Labtek X ITB. Jl. Ganesha 10 Bandung 40132 atau lewat igw[at]che.itb.ac.id

  16. Desember 27, 2012 11:35 am

    Tulisan yang bermanfaat dan semoga Dr. Ir. I Gde Wenten, M.Sc kedepan bisa menghasilkan karya2 lain yang bermanfaat bagi masyarakat.

  17. Agustus 17, 2013 11:35 pm

    Tulisan ini sangat bermamfaat, namun minim informasi lanjutan sebab alamat web yang diberikan tidak dapat diakses atau tidak memberikan informasi yang kita inginkan. Apa susahnya bagi saudara menerangkan bahwa IGW Emergency Pump itu telah diproduksi dengan berbagai varian dan menerangkan spesipikasi masing-masing varian serta harga per unitnya. Atau saudara hanya bisa copy paste hasil dari riset Dr Ir I Gde Wenten MSc.

  18. September 13, 2013 11:35 am

    Mudah2an penemuan yg hebat ini bisa terjangkau oleh rakyat kebanyakan sehingga dapat memberikan manfaat pada rakyat yg tengah dilanda kesulitan. Bayangkan harga 1 liter air bersih hampir sama dengan 1 liter BBM..bagaimana rakyat mau minum kalau sudah begini?

  19. Mohammad irfan permalink
    November 1, 2013 11:35 am

    Saya Ada rencana memberikan bantuan csr untuk program penjernihan air di wilayah perbatasan yang kondisi airnya keruh dan sedikit payau. Apakah IGW Emergency Pump bisa digunakan ?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.573 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: