Skip to content

Eka Julianta Wahjoepramono: Pakar Bedah Syaraf Internasional Dari Klaten

Maret 15, 2010

DR Eka Julianta Wahjoepramono tak bisa menutupi kegugupannya melihat batang otak Ardiansyah. Sejak lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, baru kali ini Eka menghadapi batang otak manusia bernyawa. Dokter bedah saraf ini terdiam sejenak sebelum mengiris tumor sebesar anggur yang bersemayam di dalam batang otak itu. Operasi itu berlangsung hanya empat jam, tapi Eka merasa bertahun-tahun berada di kamar operasi Rumah Sakit Siloam, Tangerang, Banten 20 Februari 2001.

Setelah berhasil mengangkat tumor dari batang otak, pemilik nama kecil Tjio Tjay Kian itu ditahbiskan sebagai pakar bedah saraf, tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia internasional. Perguruan tinggi kaliber internasional, seperti Universitas Harvard, Amerika Serikat; Universitas Toronto, Kanada; dan Universitas Melbourne, Australia, mengundangnya untuk memberi kuliah tentang bedah saraf. Ketiganya memberikan gelar visiting professor kepada Eka.

Edward R. Laws dari Fakultas Kedokteran Universitas Harvard, yang menjadi Presiden World Federation of Neurosurgical Societies XIII (Federasi Bedah Saraf Dunia), menilai Eka sebagai dokter luar biasa karena mempunyai ilmu membedah batang otak. Selama ini operasi batang otak tak pernah dilakukan karena berisiko mengakibatkan kematian. Namun, Eka berhasil melakukannya dan Ardiansyah, pasiennya, tetap bernapas hingga sekarang.

Guru besar dan ahli bedah saraf dari Taiwan, Yong Kwang Tu, juga mengagumi Eka. Menurut Kwang Tu, keahlian Eka diraih berkat keuletannya sendiri tanpa didampingi oleh seorang ahli bedah saraf.

Pitan Daslani, wartawan senior di harian Jakarta Globe, dalam bukunya Tinta Emas di Kanvas Dunia, menuliskan biografi pria kelahiran Klaten, 27 Juli 1958 ini. Pitan memulai kisah Eka sejak terseok-seok masuk jurusan kedokteran di beberapa perguruan tinggi negeri di Indonesia. Kesulitan ekonomi yang mengimpit orang tua Eka di Kampung Pondok, Klaten, Jawa Tengah, telah menempanya menjadi petualang ilmu. Ambisi yang kuat mengantarkan Eka meraih sukses dan pujian dari kalangan medis seantero dunia.

Melalui buku ini, Pitan ingin menunjukkan bahwa Indonesia punya prestasi bidang kedokteran di kancah dunia. Kesuksesan Eka menjadi jawaban Pitan membalikkan rumor-rumor yang menyebutkan bahwa dunia kedokteran Indonesia tertinggal dari negara lain. Pitan sekaligus menunjukkan, untuk menjadi dokter kaliber internasional, tidak harus bersekolah di kampus mahal dan dibimbing oleh seorang pakar kelas internasional.

Sumber: Koran Tempo

42 Komentar leave one →
  1. yuliandi permalink
    Juni 18, 2010 11:35 am

    bisakah saya minta alamat email beliau?
    trims

  2. icha permalink
    Februari 4, 2011 11:35 pm

    Saya tadi siang baru aja dapet kuliah dari dokter eka. kebetulan dia mengajar sebagai dosen tamu di kampus saya. Orangnya sangat low profile dan dia punya agama. He believes in God. Sangat inspiratif dan memotivasi kami para mahasiswa supaya jangan kalah sama dokter2 luar negeri :D

  3. feri famieo permalink
    Februari 12, 2011 11:35 pm

    saya kagum pada beliau. bisakah bapak menolong anak saya yang sudah 7 tahun lumpuh pinggang kebawah akibat kecelakaan . hasil MRI radiologi RSUPN CIPTO 13 MEI 2004 SETAHUN SETELAH KEJADIAN. KESAN: ATROFI SPINALIS SETINGGI VERTEBRAE Th 8-10 CURIGA SUATU LESI DI SISI KANAN DAN ANTERIOR MEDULA SPINALIS SETINGGI VERTEBRA Th 6-7. SARAN MRA SPINAL/DSA SPINAL HASIL KEMUNGKINAN MYELITIS YG BELUM TERSINGKIR,
    DOK. BISAKAH KEADAAN ANAK SAYA DISEMBUHKAN DENGAN OPERASI BEDAH SYARAF .TRIMS

  4. arfan mokoginta permalink
    April 7, 2011 11:35 am

    Alamatnya dr ahli bedah saraf di mana?

    • April 10, 2011 11:35 am

      Coba Arfan hubungi:
      RS Siloam Gleneagles
      Alamat Jl.Siloam No.6 Lippo Karawaci 16000 Tangerang 15811
      Lokasi Tangerang, Banten
      Telpon 021-5460055, 021-5460051, 021-5460052

  5. alan permalink
    April 10, 2011 11:35 pm

    Saya mau tanya, kalau kedokteran umum sampe kita ambil spesialis bedah syaraf di luar negri apa bisa kita kembali ke indonesia untuk membantu indonesia?

  6. Julius Ardhy Tampang permalink
    Mei 15, 2011 11:35 am

    Terima kasih banyak buat dokter Eka yg telah menyelamatkan nyawa saya

  7. Pakde Garden permalink
    Juli 1, 2011 11:35 am

    Walaupun tidak pernah bertemu muka, saya justru mengenal beliau ketika beliau kontak via sms mengenai tanaman unik dan langka! setelah sms-an beberapa lama pun saya belum tahu kalo beliau adalah ‘orang besar’ yang pernah Indonesia miliki. Salam buat dr. Eka!

  8. Wayan permalink
    September 5, 2011 11:35 am

    dr Eka, memang luar biasa, setelah saya ketemu dan beliau dengan sangat yakin menyatakan di otak saya ada tumor. dengan sangat meyakinkan beliu bilang segera dioperasi dan memberikan motivasi kepada saya. Disamping orangnya pintar, juga ramah, bersahaja. Setelah satu bulan operasi saya sudah kerja seperti biasa, sampai sekarang sudah hampir satu tahun.

    Terima kasih dr Eka. kami salah satu orang Indonesia yang sangat bangga dengan Bapak.

  9. rosy taniara permalink
    Oktober 14, 2011 11:35 pm

    Saya mau bertanya pada dr. Eka, Tangan ibu saya yang sebelah kanan ‘agak mati rasa’ dan ini sudah berlangsung hampir 2 tahun, Saat ini perasaan tidak enak tersebut sudah sampai ke leher..

    Apakah penyebab dari mati rasa tersebut? Kemana saya harus membawa ibu saya
    berobat? Apakah benar ke dokter syaraf, /syaraf ataukah ke dokter bidang yang lain.

    Informasi dr Eka saya nantikan. Terima kasih

    Saya mohon saran / pendapat dari dokter Eka. Terima kasih.

  10. asnan permalink
    November 4, 2011 11:35 pm

    Salut buat dr.Eka…

    Saya mau tanya/minta saran sama dr.Eka, di kepala ibu saya, tepatnya di sekitar pelipis sebelah kiri, ada benjolan yang terus bertambah besar, ini diketahui sejak 5 bulan yang lalu.

    Yang ingin saya tanyakan, apa kira-kira penyebab benjolan tersebut? ke dr.bidang apa saya mesti membawa berobat ibu saya?

    Atas informasinya, saya ucapkan terima kasih.

  11. Desember 12, 2011 11:35 pm

    Saya merindukan figur dokter seperti dokter Eka. Takala dia tahu pasiennya tidak mampu, dan pasien itu layak untuk dikembalikan kehidupan normalnya, ia bersedia membebaskan bayaran untuk jasanya. Semoga bisa menjadi contoh bagi dokter dokter lainnya. Amin.

  12. Suhendra Tatang permalink
    Januari 8, 2012 11:35 pm

    Saya didiagnosa menderita angkylosing spondilytis; treatment apa yg harus dilakukan untuk menghilangkan rasa nyeri di leher, punggung, dan pinggang?
    Terima kasih dokter Eka atas perhatiannya.

  13. jamal hidayat permalink
    Januari 9, 2012 11:35 am

    Siang dokter Eka, kalau untuk hidrosefalus apakah juga bisa anda tangani? Anak saya divonis hidro. Umurnya skrg 6 bln.

  14. didit mardiyanto permalink
    Januari 9, 2012 11:35 pm

    pak dokter yang saya kagumi : saya menderita neoplasma sebesar 5x6x4,5 cm dicurigai sebagai low grade glioma, saya sangat membutuhkan saran dokter apa yang harus saya lakukan, terima kasih

  15. Deni Hendra permalink
    Januari 22, 2012 11:35 am

    Pak Dokter : saya menderita penyakit infeksi otak yg disebabkan oleh virus sehingga menyebabkan toksow, hasil MRI terakhir sudah bagus kata dokter saraf yg menangani saya dan penyakitnya sudah lewat tatapi kaki saya masih lemah kalau dipakai berjalan sehingga harus dibantu menggunakan tongkat. Saya sudah ikuti Fisioterapi hingga Hidroterapi tetapi belum ada kemajuan, mohon bantuan dokter apa penyebab kaki saya lemah ..?

  16. Februari 2, 2012 11:35 am

    Pak Dokter, bagaimana menyembuhkan muka sebelah kiri saya tidak dapat bergerak seperti yang sebelah kanan, ketika setelah saya dioprasi akibat tertabrak mobil di jalan.terimakasih

  17. eton permalink
    Februari 2, 2012 11:35 am

    tolong saya dok, saya merasa minder merasa aneh. apakah ada dokter yang mau menyembuhkan saya walaupun sebagai bahan praktek mereka, meskipun Dokter dari luar negri/internasional pun saya mau jikalau itu membuat saya tidak mengeluarkan biaya. Terimakasih Pak Dokter

  18. lesta vicky amelia permalink
    Februari 17, 2012 11:35 am

    dok.Eka saya mau jadi penerus mu Amiin

  19. Maret 26, 2012 11:35 am

    apa ada obat untuk saraf yg sudah mati

  20. novi situmorang permalink
    Juni 24, 2012 11:35 pm

    Dok…Tante saya habis operasi cairan di otak, tapi blom sembuh! gimana ya dok? Masih lemas….ga tahan duduk lama. katanya pusing dok, perlu suntikan apa ya dok?

    Tolong ya dok…Tante saya nih masih d rawat di fatmawati sudah 1 bulan.

  21. anita fatmawati permalink
    Juli 7, 2012 11:35 am

    jamal: dokter eka bisa menangani hydrochepalus..

    novi: itu masalah keseimbangan, sebentar lagi sudah bisa normal ketika cairannya dapat mengalir baik

  22. jessica permalink
    November 19, 2012 11:35 am

    Ayah saya terkena aphasia, menurut dokter karena penyumbatan di otak, dan terganggung pusat bicaranya. Apakah DR Eka bs membantu kasus seperti ini?

  23. Desember 7, 2012 11:35 am

    Yth.Pak Dokter EKA.Mhn bantuan,anak sy usia 1 thn,sementara dianogsa dokter disini ada cairan menutupi otak sebelah kiri,shg keterlambatan perkembangan,mohon bantuan untuk mengobatinya agar nantinya tdk cacat dan perkembangan normal,Kbr.trims

  24. Abie permalink
    Januari 11, 2013 11:35 pm

    Saya mw tanya dr. Eka.penyakit apa ya yg saya alami..tulang tengkorak saya dekok2 dan ada retak2an ,udah 3 th ini tengkorak sya smkn mengecil.mksh

  25. Fahmy permalink
    Maret 13, 2013 11:35 pm

    Yth: Prof, Dr. Eka, istri saya sudah empat tahun lebih ini menderita syaraf kejepit kata beberapa dokter, dan sampai sekarang belum bisa berjalan lagi, sebelumnya pernah di tangani oleh Dr. Giri dari Siloam karawaci, tapi tidak tuntas karena dia sendiri bingung melihat hasil MRI tidak ada masalah, lalu saya bawa ke negri jiran selangor malaysia di tangani oleh Dr. Cik Man, dan sudah di operasi dua kali tapi belum ada perkembangan, memang seharusnya kata beliau lima kali operasi, di karenakan biaya yang menipis saya tidak bisa melanjutkan operasi tersebut, kronologi penyakit istri saya setelah delapan bulan operasi caesar di RSB Limijati, keseimbangan badannya tidak stabil, karena kaki tiba tiba suka menekuk ke bagian dalam dengan sendirinya, karena keseringan seperti itu jadi terkadang suka terjatuh, sampai sekarang akhir tidak bisa melangkah dan kalo berdiri harus berpegangan, asumsi saya awal penyakit adalah akibat suntikan di sekitar pinggang belakang sebelum menjalani caesar, mohon info nya dari Prof. Dr. Eka, apakah hal tersebut bisa di sembuhkan melalui operasi yang Prof.Dr. Eka tangani, mohon masukan dan jawabannya terima kasih

  26. April 20, 2013 11:35 pm

    Saya, usia 35 Th Dok, empat tahun lalu saya kene benturan kencang. dua tulang rusuk patah dan tulang belakang retak. Menurut hasil pemeriksaan kemarin sy harus dioperasi. kalo tidak dioperasi apakah ada cara lain utk pengobatan Dok. terimakasih

  27. September 13, 2013 11:35 am

    Saya juga pasien Dr. Eka. Desember 2003 yll. Dalam segala keprasahan karena ada tumor di otak saya. Tangan Tuhan memakai tangan Dr. Eka dg tim di RS Siloam untuk mempertahankan hidup saya. tuhan memberkati Dr. Eka dg tim bedah saraf RS Siloam.

  28. rini permalink
    Oktober 9, 2013 11:35 am

    salam kenal bt dr.Eka..
    Saya rini, ayah saya sudah 1 tahun ini sakit dikepala sebelah kanan, mata yang kanan sdh tdk bisa melihat,sdh di ct scan tp blm ketauan jg sktnya apa? skrg bila sakit kepalanya hilang muncul rasa pusing seperti vertigo, dan baru2 ini bila ayah saya memejamkan mata sebentar selalu ada gambar orang-orang asing lengkap dengan gerakan nya, ketika membuka mata hilang tetapi jika dipejamkan lg akan melanjutkan gerakan orang orang yang tadi m
    uncul.. pertanyaan nya sakit apa ayah saya dok?

  29. indri susanto permalink
    Oktober 18, 2013 11:35 am

    selamat siang dr Eka, kami mau tan6ya, ibu saya usia 88 tahun, diagnosa parkinson ringan tahap awal, diberi obat Leparson. Baru 1 bulan minum obat ini, kok sekarang kepala jadi angguk2 tidak terkontrola, dan kalau tidur jugabadan ikut goyang ter tekontrol . bagaimana pengobatan untukmenghilangkan goyang2 / angguk2 kepala ini dok ? mohon informasi , terimakasih banyak.

  30. Oktober 18, 2013 11:35 am

    dokter.. ayah saya sakit kepala sdh 1thn ini.. terahir hasil MRI.. ada infark kecil di ganglia basalis.. dokter memberikan coditam 1 hari 6 tablet.. pengobatan apa lg agar ayah saya cepat sembuh ya dok..
    terimakasih..

  31. Desember 18, 2013 11:35 am

    saya kagum dengan anda dr eka, krna anda menjadikan indonesia lebih baik,,

  32. fulan permalink
    Januari 27, 2014 11:35 pm

    Ada yang tahu alamat email beliau? Ada penyakit yang ingin saya konsultasikan. Terimakasih

  33. Maret 1, 2014 11:35 pm

    dok bisa kah menyebuhkan nyeri akibat saraf rusak di sbabkan luka tembak dan kejadian nya sudah 11 tahun yg lalu kata dokter lumbal saraf sya rusak dan sumsum merembes
    saya se karang tergatungan obat penahan rasa nyeri saya mohon jawaban nya

    • Mei 18, 2014 11:35 pm

      dok tolong saya sembuh kan penyakit saya yang saya derita selama ini

  34. Mei 18, 2014 11:35 pm

    citizens of the world no matter the situation and helped me heal the disease which I suffered during this

  35. Mei 30, 2014 11:35 am

    saya Samidi Boyolali menderita sakit tumor batang otak (hasil MRI November 2013). Bagaimana pengobatannya dok. Berapa kira-kira biayanya?

  36. samidi permalink
    Mei 31, 2014 11:35 am

    Saya akhir november 2014 MRI hasilnya ada tumor batang otak dan harus di operasi. Berapa biaya operasi di rs Siloam?

  37. Samidi permalink
    Juni 2, 2014 11:35 am

    Salam kenal dr. Saya usia 46 tahun menderita tumor dibatang otak, pada tgl 20 November 2 013 di MRI. MRI kepala tanpa dan dengan kontras memperlihatkan gambaran: Massa tumor berkapsul tipis struktur internal fluid-fat ukuran diameter 1,2 x 1,4 x 2 cm dengan pendesakan pada medulla oblongta dan tonsil cerebelum, tak disertai obstructive bydrocephalus.
    Pada tgl 30 Mei 2014 di MRI lagi. MRI kepala tanpa dan dengan kontras memperlihatkan gambaran: Massa tumor berkapsul tipis dengan intensitas lemak berbatas tegas terukur: 1,4 cm x 1,5 cm x 1,6 cm disertai indentasi ke arah medulla oblongata dan tonsil cerebellum: tidak didapatkan gambaran lesi obstruksi.

    1. Pertanyaan adakah obat untuk menghilangkan tumor tsb? Namanya apa?
    2. Bila harus operasi biayanya berapa dan bagaimana prosedurnya?

  38. Juni 2, 2014 11:35 pm

    tatang sahrudi,S.Pd. dari Pagaden-Subang
    Salam hormat buat Prof Dr.Dr.dr Eka J.Wahjoepramno,Sp.Bs,PhD.
    sy pernah ketemu dgn beliau pd tgl 30 mei 2014 jam 11’00 mlm, sy konsul ke beliau mengenai penyakit yg diderita istri sy bernama Asni yuliani, ternyata beliau begitu ramah dan bersahaja menanggapi kronologis pengobatan yg selama ini sy lakukan bersama istr, istri sy terkena penyakit Clivus occipital chordoma, yaitu tumor yg brda di sekitar batang otak dgn ukuran benjolan 5×5,5×5,5 cm sy merasa kaget tpi setelah ketemu dgn Prof Dr Eka, kekhawatiran dan kegelisahan sy menurun dia menyarankan dgn tegas utk secepatnya dioperasi, sy dan istri sy merasa terdorong utk melakukan operasi, smoga dri tangan Prof eka dan tim nya bs menyelamatkan istri sy, trims sebelumnya buat beliau smoga smuanya bs berjalan lancar dan berhasil, aminnnn… sukses buat beliau…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.404 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: