Langsung ke isi

Dony Vernianto: Gagal di Indonesian Idol Jadi Finalis X-Factor 2010, Belanda

Mei 2, 2010

Gagal dalam kompetisi ‘Indonesian Idol 2004′ tidak menyurutkan semangat Dony Vernianto. Kini Dony melenggang sebagai kontestan 10 besar X-Factor 2010 di Belanda.

X Factor merupakan ajang pencari bakat tarik suara yang diselenggarakan di beberapa negara di Eropa seperti di Belanda dan Inggris. Acara itu digagas oleh juri American Idol, Simon Cowell.

Dalam ajang yang ketiga kalinya digelar di negara kincir angin itu, Dony jadi salah satu kontestan terfavorit. Pria lulusan Sastra Belanda Universitas Indonesia itu masuk dalam kategori 26+ dalam ajang pencarian bakat vokal tersebut.

Audisi Dony ditayangkan televisi komersial RTL4, awal Februari 2010. Para juri terlihat sangat surprise menyaksikan Dony muncul di ruang audisi dan berdiri di titik tengah.

Dony berpenampilan subur memperkenalkan diri berasal dari Indonesia dan baru enam bulan di Belanda.  Gordon, artis kondang Belanda yang menjadi juri awalnya mengejek dengan sapaan “Aduuhh, Lekker Eten”, dan ketika mempersilakan Dony nyanyi, dia menggunakan ungkapan plesetan, “jadi kamu mau makan apa…, eh maksudnya mau nyanyi apa?”

Pemuda kelahiran Jakarta itu memilih lagu beken,“When I Fall in Love” nya Nat King Cole.

Dan ejekan ringan khas Gordon itu, seketika sirna saat pemuda 28 tahun itu menyuarakan kebolehannya. Tiga juri lainya terpaku, dan terpukau. Gordon ini pula yang langsung mengungkapkan kagumnya, di tengah-tengan Dony sedang tarik suara. Dia nyeletuk “Het is toch  te gek.” ‘Ini kan benar-benar dahsyat.

Komentar juri, Gordon, Angela Groothuizen, Stacey Rookhuizen dan Eric van Tijn bernada sama. Mereka kagum dengan suara Dony tapi ragu dengan penampilannya. Gordon menilai “Suara yang sangat luar biasa, yang sebenarnya tidak cocok dengan penampilanannya.”

Stacey, juri berambut pirang mengatakan, “ketika saya mendengarkan suara kamu (Dony red.) sambil memejamkan mata, kedengarannya menjadi fantastis.” Dan ia melempar retorika “Tapi kami mencari orang yang punya factor-X.”

Juri Eric menggarisbawahi keraguan itu “Apakah mungkin hanya bermodal suara saja bisa memenangkan
X-factor?.”
Hanya Angela Groothuizen yang mendapat keyakinan penuh “Tapi suara dia ini benar-benar bagus.”

Saat mengambil keputusan, para juri memilih untuk memberi Dony kesempatan melaju ke babak berikutnya. Bagi juri, suaranya yang menolong Dony bisa lolos. Dengan kata lain, penampilan gemuknya menjadi persoalan untuk memenangkan kontes bintang seperti X-Factor, Idols dan lainnya. Apakah benar harus punya menampilan oke untuk menang X-Factor? Karena beberapa tahun lalu kontes bintang di Britania juga dikejutkan dengan pemilik tampang yang tidak ‘keren’.

Melihat tongkrongan Dony yang terkesan tidak meyakinkan, mengingatkan pada rekannya di Inggris, Paul Potts. Pria gembur penjual pulsa HP itu menang Britain’s Got Talent 2007, dengan suara tenor yang menggetarkan jiwa.

Baik Dony maupun Paul sama-sama sudah kenyang dengan ejekan dari kawan-kawan, soal penampilan. Kepada Radio Nederland, Dony mengatakan penampilannya juga jadi pengganjal pada kegagalan dua kali kontes Idols Indonesia, edisi pertama dan kedua.

Juri di Belanda tampaknya lebih menghargai kualitas suara Dony. Menurut Rina, salah seorang fans Dony yang hadir pada babak 32 besar di Gedung Konser Scheveningen, Dony kembali tampil meyakinkan. “Gordon, yang dikenal sinis memberi apresiasi khusus dengan penghormatan berdiri saat Dony manggung di Scheveningen. Bisa jadi Dony bikin kejutan di Belanda” ungkap Rina.

Bisa jadi putra Indonesia ini membuat kejutan di Belanda. Sebuah hasil perjuangan panjang. Dia pernah manggung di acara Halal bi Halal di Radio Nederland. Dan ikut lomba tarik suara kecil-kecilan di kafe-kafe Belanda. Seperti di Joey di Alkmaar. Lihat video:

Publik Belanda bisa jadi akan mendukung Dony, ketika SMS mulai berperan. Di forum-forum Belanda muncul simpati dan kekaguman pada Dony. Pemuda asal Indonesia ini dinilai begitu cepat bisa menyesuaikan diri dan berbicara Bahasa Belanda.

Ketika negeri ini menghadapi masalah integrasi dengan kelompok imigran Maroko dan Turki yang dinilai kurang bisa berintegrasi. Generasi pertama yang sudah 40 tahunan di Belanda, bahasanya masih gelepotan. Sedangkan Dony, yang baru setengah tahun di Belanda sudah lancar berbahasa Belanda.  “Hebat sekali, baru enam bulan di Belanda sudah pandai berbicara bahasa Belanda.” kata Gordon sang juri.

Memang Dony menguasai Bahasa Belanda dengan baik. Dan itu tidak mengherankan, karena dia memang jebolan Sastra Belanda Universitas Indonesia di Jakarta. Ada beberapa orang yang mengetahui itu, menuliskan di forum-forum Youtube.

Biarkan saja publik Belanda mengagumi Dony sebagai figur subur yang bersuara emas, dan cepat menyesuaikan diri dengan negara impiannya. “Dengan Kincir Angin dan Tulipnya yang indah.” Yang penting Dony sudah mengangkat nama Indonesia di Belanda.

Sekarang saya punya jawaban kalau ditanya soal kebanggaan sebagai orang Indonesia. Dulu aku bingung menjawab pertanyaan “Apa yang membuat kamu bangga sebagai orang Indonesia?” Karena memang saat ini ‘tidak ada’ yang bisa dibanggakan sebagai bangsa Indonesia.

Jawabannya, “Karena Indonesia punya Dony Vernianto.”

Sumber: RNWnederland, HotMusic

Video audisinya yang impressif!

2 Komentar leave one →
  1. efan permalink
    Juli 24, 2011 11:35 pm

    Selamat ya buat Dony. Semoga sekses.
    Memang di Indonesia selalu memandang tampang, tapi kualitas telah membuktikan bahwa Dony bisa lebih dari finalis indonesian idol ihsan, aris yg menjula kisah hidup tapi tidak di barengi kualitas dan masih banyak finalis lainnya.
    Selamat telah mengharumkan nama Indonesia.

  2. gembong sugiyarso permalink
    Januari 28, 2012 11:35 pm

    tampilan/looks adalah easiest way to judge sesuatu..ya sudah kalo looks nya tidak OK yang lainnya dinomor sekian-kan deh..karena mata adalah panca indra utama you know…poor dony vernianto wish you could join sekolah pengembangan diri..diet xxxtra ketat untuk penampilan..yakin bs sukses..kecuali mo jadi penyiar radio atau dubber atau profesi yang out of vision pokokny..jangan menyerah y yakin bisa sukses tanpa ikut kontest2 an artis2 an.. I m so respect you,my man, mounted money and fame are not guaranted happines. ok

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 584 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: