Tengku Siti Hafsah: Jawara Ice Skating di New Zealand National Championship, Auckland
Tengku Siti Hafsah, ice skater Indonesia mencetak prestasi gemilang di Selandia Baru dengan menjuarai New Zealand National Ice Skating Championship yang diselenggarakan di Auckland pada 11-16 Oktober 2009.
Wanita cantik kelahiran Palembang, 12 Desember 1983 ini menjadi juara di kategori adult gold ladies. Dia mengalahkan dua ice skater terbaik negeri itu, Aslihan Mirza dan Kelly Hoebergen.
“Sebelum mengikuti kejuaraan ini, saya harus mengikuti kualifikasi tingkat nasional di North Island Championship pada 20 September. Waktu itu saya di posisi 2. Alhamdulillah di kejuaraan nasionalnya malah bisa menjadi juara,” kata atlet yang akrab disapa Ica ini.
Kemenangan di turnamen internasional ini bukan baru pertama kali dicetaknya. Pada 1999-2000, putri kedua pasangan Tengku Amir Hamzah dan Tengku Zanin Ansary ini juga menjuarai Kejuaraan Asia di Malaysia. Saat itu, adik bungsunya Tengku Siti Nur Alia juga mencetak kemenangan.
“Saya sendiri nggak tahu kok bisa mengalahkan atlet-atlet di sini (Selandia Baru). Padahal, mereka itu sangat jago. Saya tahu ini semua berkat Yang di Atas. Keluarga, suami dan teman-teman juga sangat mendukung. Saya tahu kemauan dan usaha yang keras pasti berujung baik,” tutur istri Iwan Syafrizal Bossman ini.
Ica sempat absen cukup lama dari ice skating. Selama lima tahun, dia hanya fokus menyelesaikan kuliahnya di fakultas akuntansi Universitas Massy, Selandia Baru. Alhasil, sejak 2004 dia tidak bisa bermain ice skating.
Namun, sejak April 2009, Ica yang kini telah berkarier di Negeri Kiwi itu mulai kembali latihan ice skating. Seminggu dua kali dia berlatih bersama Stephanie Woodacre. Melihat kemampuan Ica yang mumpuni, sang pelatih pun mengajaknya untuk menjadi asisten pelatih.
Berprestasi di Selandia Baru tentu menjadi keuntungan bagi Ica. Saat ini, ice skating di Indonesia masih dalam kategori rekreasi sedangkan di Selandia Baru sudah mencapai level profesional untuk bisa mengikuti kejuaraan tingkat dunia.
“Saya berharap suatu saat nanti ada ice skater Indonesia yang bisa menembus kejuaraan tingkat dunia,” kata Ica yang juga adik kandung penyanyi jazz Abdul n coffee theory ini.
Setelah sukses menjadi juara, pelatihnya pun mengarahkan agar Ica bisa ikut tes ISU adult elite (satu tingkat di atas gold). “Sebelum mencapai tingkat itu, saya harus mengubah sertifikat yang didapat di Indoesia ke federasi ice skating Selandia Baru,” ujarnya.
Sumber: VIVAnews, NZISA



















Boleh tahu alamat Ica, Abdul atau Alia? Karena thn 1997 saya cukup dekat dgn mereka dan kluarga ketika mereka masih berdomisili di Villa Kelapa Dua, Kebon Jeruk (Eka Satryawati)
Ada yang bisa bantu Ummu Thufail?