Skip to content

Eko Fajar Nurprasetyo: Indonesia Produksi Chipset 5-10 Tahun Mendatang

Oktober 4, 2010

Pakar “chipset” Indonesia, Dr Eko Fajar Nurprasetyo mengatakan Indonesia dalam kurun waktu 5-10 tahun mendatang akan dapat memproduksi chipset sendiri secara massal.

Ia mengatakan bahwa untuk mewujudkan semua itu dirinya kembali ke Indonesia dan ingin membuat industri chip di Kota Depok sehingga Depok bisa menjadi pusat industri teknologi yang juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warganya.

Peraih Penghargaan BJ Habibie Technology Award (BJHTA) 2010 tersebut mengatakan dirinya selain mendesain chip untuk wimax, juga mendesain chip untuk server, untuk signal, untuk processing, dan untuk scanner.

Eko merupakan warga Depok yang sebelumnya telah berjaya di sebuah perusahaan semi konduktor Sony LSI di Jepang dan kini telah kembali ke tanah air untuk dan memulai usaha dibidang pembuatan desain chip di bawah logo Versatile Silicon Technology.

Perusahaan itu merupakan perusahaan desain IC pertama di Indonesia yang dirintis bersama bersama beberapa temannya dari ITB. Pada 2008 ia bergabung dengan Xirka perusahaan satu-satunya di Asia Tenggara yang mendesain chip untuk wimax.

Untuk mendukung industri chipset di Depok, Eko meminta dukungan Wali Kota Depok untuk bekerjasama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membuat kurikulum yang berkaitan dengan industri dan teknologi.

Menanggapi akan dikembangkan industri chip di Kota Depok, Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, mendukung penuh usaha yang dilakukan Eko. “Sangat cocok sekali membuka industri teknologi di Depok karena Kota Depok memiliki banyak perguruan tinggi yang berkompeten,” katanya.

Nur Mahmudi sangat bangga dan bersyukur karena memiliki warga yang sangat potensial dan mempunyai keahkian dalam teknologi tinggi. “Saya ucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas prestasi yang telah diraih,” ujarnya.

Ia berharap ilmu dan kemampuan yang dimiliki bisa dikembangkan di Depok dengan membuat sebuah industri dan mengembangkan teknologi chip, sehingga bisa menyerap tenaga kerja warga Depok dan Depok bisa menjadi pusat teknologi.

Sumber: Republika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.440 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: