Skip to content

Dominic Brian Pecahkan Rekor Dunia Mengingat Angka Kedua Kalinya

Oktober 25, 2010

foto: Sumaryanto/MI

Dominic Brian, bocah kelahiran 26 November 1996, mengaku senang bisa memecahkan rekor dunia dalam kecerdasan mengingat 216 angka dengan cepat.

“Saya senang untuk kedua kalinya memecahkan rekor dunia sehingga bisa masuk “Guinness World Records” dalam hal kecerdasan mengingat angka,” katanya, di Palembang, 24 Oktober 2010.

Selain memecahkan rekornya sendiri, mengingat 100 digit angka dalam satu menit, Brian juga memecahkan rekor dunia lainnya yang saat ini dipegang Niscal, seorang kebangsaan India. Niscal pemegang rekor dunia mengingat 132 digit angka binari (angka yang hanya terdiri dari 0 dan 1) dalam satu menit.

Menurut dia, tidak banyak yang disiapkan untuk memecahkan rekor dunia ini selain berlatih konsentrasi dan meningkatkan kemampuan matematika. Latihan-latihan dilakukannya cukup matang.

“Setiap hari kerja saya belajar, main, belajar, main. Gitulah. Selang-seling. Pukul 21.00 saya tidur,” ujar Brian yang pernah mengukur sendiri IQ-nya lewat internet. “Nilai IQ-nya 145,” sambung Debora, Ibu Brian.

Pengakuan dunia atas prestasinya tentunya sangat membanggakan bagi anak Indonesia. Ia mengatakan, ayah dan ibunya sangat sayang kepadanya sehingga dia bisa memecahkan rekor dunia.

“Saya merasakan kasih sayang mereka setiap hari sehingga ketika ditawari ikut memecahkan rekor museum rekor Indonesia tidak menolak bahkan sangat senang,” kata bocah yang lahir di Surabaya, tetapi besar di Bali ini.

Kemampuan Brian ini diketahui sejak usianya lima tahun. Dari kecil putra semata wayang Debora dan Gideon Hindarto ini selalu aktif, tak bisa diam. “Umur tiga sampai lima tahun kalau saya ajak ke mal, tahu-tahu udah lari aja ke mana. Sampai dicari-cari, saking aktifnya. Kinestatiknya memang tinggi,” ujar Debora. Pada usia lima tahun pula, Brian sudah memecahkan rekor orang termuda yang mampu mengingat 100 digit angka dalam 12 menit.

Dia menambahkan, untuk pemecahan rekor dunia yang kali ini dilaksanakan di Palembang, biasanya panitia memberi waktu satu menit untuk membaca ratusan angka sekali lewat lantas dilapalkan dengan cepat. Namun, dia berhasil mengingat dengan cepat 216 angka dari 240 angka yang disiapkan panitia.

Brian yang mengikuti home schoolling lewat jaringan Advanced Training Institute International (ATTI) Amerika Serikat menyukai apa pun pelajaran, mulai dari Sejarah, IPA, Matematika dan Bahasa Inggris.

“Kalau sudah besar saya ingin kuliah di China Finance & Marketing dan mengembangkan kecerdasan saya. Saya juga mau nerusin SLC (lembaga kursus milik orangtuanya) di Indonesia,” ujar Brian.

Brian yang sangat menyukai membaca dan berenang ini mengaku, sama seperti anak-anak usianya dia juga sangat suka bermain. Namun bermainnya lebih banyak mengutak-atik internet mencari beragam informasi dan bacaan yang menarik, akunya.

“Cita-cita saya ingin menjadi seperti orangtua sebagai tenaga pengajar dengan mendirikan lembaga pendidikan singkat,” kata Brian yang mengaku mempunyai hobi membaca.

Andrian Beni Hidayat, dari Talent Spectrum (vendor analisa sidik jari) asal Bandung, mengatakan, Brian memang memiliki kemampuan lebih daripada orang kebanyakan dilihat dari sidik jarinya.

“Brian memiliki sidik jari tipe ARCH pada jari tengah dan telunjuknya. Tipe jari seperti ini hanya dimiliki 10 persen penduduk dunia, yang memiliki daya ingat/tangkap yang tinggi,” kata Beni.

Johannes Agus Taruna, pemilik SBK Palembang, berharap acara pemecahan rekor yang digelarnya dapat memotivasi orangtua anak-anak bahwa setiap anak dengan cinta dan dukungan dapat memaksimalkan potensi yang mereka miliki.

lihat juga Dominic Brian

Sumber: Antara, Kompas

6 Komentar leave one →
  1. November 1, 2010 11:35 am

    Ew, terkesima saya melihat Brian. Semoga kamu dapat pertahankan prestasinya.

  2. Januari 28, 2011 11:35 am

    Brian akan muncul di siaran ANAK EMAS TV TRANS7 Kamis 17:30-18:00 WIB. Diperkirakan 3 Februari atau 10 Februari 2011 ini. Saksikan ya. Update terbaru Brian diundang sebagai tamu kehormatan dari Indonesia mengisi acara TV Lo Show Dei Records di kota Roma negara Italia acara Guinness World Records show awal April 2011. Sayang tidak dapat disaksikan di Indonesia. Salam dari Brian (www.slcbali.com).

    • Januari 28, 2011 11:35 am

      Terima kasih atas infonya Bpk. Gidion. Kalau ada info ttg Brian bisa disampaikan ke iProud shg tulisannya bisa di-update. Sekali lagi terima kasih dan salam bangga buat Brian!

  3. puput permalink
    Agustus 26, 2011 11:35 am

    Ya ampun!!! Padahal saya sudah nunggu BRIAN hadir di acara ANAK EMAS Trans7, tapi sayang banget pada tgl itu banyak tugas sekolah. Hm…jadi sedih dech!
    Tapi, seneng a dia hadir di WORLD RECORDS Trans7. Jadi bisa lihat, his eyes and his lip bergerak sama cepat saat menghapal. ITU YG PALING SAYA SUKA.

  4. November 18, 2013 11:35 am

    GOOD

  5. Desember 9, 2013 11:35 pm

    is very good :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.510 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: