Langsung ke isi

Tim Perahu Naga Indonesia Putra Raih 3 Emas di Asian Games 2010, China

November 21, 2010

Tim perahu naga putra Indonesia membuktikan diri sebagai tim terbaik di cabang perahu naga. Setelah meraih dua emas nomor 1.000 meter dan 500 meter, mereka kembali meraih medali emas untuk nomor 250 meter, pada 20 November 2010, di Asian Games.

Berlomba di Zengcheng Dragon Boat Lake, Guangdong, China, dengan meraih tiga medali emas sekaligus menjadikan sejarah bagi Indonesia. Itu disebabkan Indonesia merupakan negara pertama di Asia yang mampu menggenggam tiga medali emas cabang perahu naga sekaligus dalam satu kali Asian Games.

”Indonesia merupakan negara pertama yang merebut seluruh tiga medali emas pada satu multievent olahraga,” ujar Mohammad Suryadi, pelatih perahu naga Indonesia.

”Saya sudah ingatkan sejak hari pertama cabang perahu naga digelar. China boleh meraih semua medali emas di cabang apa pun yang dipertandingkan di Asian Games XVI-2010 Guangzhou. Tetapi, di cabang perahu naga yang merupakan cabang unggulan sekaligus cabang tradisional mereka, medali emasnya menjadi milik Indonesia,” tegas Achmat Sutjipto, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia.

Di babak final, tim putra Indonesia sempat tertinggal beberapa meter di belakang tim China maupun tim Myanmar. Akan tetapi, sekitar 25 meter menjelang finis, perahu naga tim Indonesia langsung menyusul hingga keluar sebagai juara satu untuk nomor 250 meter.

Indonesia menyelesaikan nomor 250 meter ini dengan waktu 48,681 detik. Sementara Myanmar yang berada di urutan kedua tertinggal hanya sekitar 01,280 detik dan China menempati posisi ketiga.

”Akhirnya kami mampu mewujudkan impian meraih dua medali emas milik Myanmar hari ini, yakni dari nomor 500 meter dan 250 meter yang menjadi milik mereka di Asian Beach Games I-2008 di Bali. Kami sangat senang bisa menjadi cabang pertama di Indonesia yang langsung mempersembahkan medali emas tiga sekaligus,” tutur John Fred Matulessy, salah satu pedayung senior Indonesia.

”Kami semula memang sempat tertinggal, tetapi dengan kayuhan yang tetap konstan dengan jenis kayuhan panjang membuat kami mampu menyusul China maupun Myanmar pada beberapa puluh meter menjelang finish,” tutur Asnawir, yang menjadi pemimpin tim perahu naga putra Indonesia.

Kebahagiaan di Zengcheng

Cabang perahu naga sudah mengangkat marwah bangsa dan negara Indonesia setelah tim putra Indonesia menyapu bersih tiga medali emas di Asian Games XVI-2010 Guangzhou.  ”Kami harap dengan kemampuan kami memberikan tiga medali emas sekaligus membuat pemerintah maupun pembina olahraga di Tanah Air mau memberikan fokus pada cabang ini,” harap Japerry Siregar, anggota tim.

Keberhasilan Indonesia di Zengcheng Dragon Boat Lake, Guangdong, sungguh luar biasa. Bahkan, komentator televisi lokal Guangdong pun menyatakan penampilan tim Indonesia menakjubkan. Komentar tersebut terucap ketika tim putra Indonesia mampu menyusul China serta Myanmar pada beberapa puluh meter menjelang finish.

”Kayuhan anak-anak sejak awal nomor 250 meter ini sudah konstan pada 140 kali per menit, tetapi kemudian setelah di pertengahan stabil pada 120 dan 130 kayuhan per menitnya,” kata Mohammad Suryadi, pelatih Indonesia.

Kebahagiaan tim putra Indonesia bukan hanya menjadi milik 22 atlet yang dipimpin Asnawir, tetapi juga menjadi kebahagiaan semua penonton di Kota Zengcheng, yang letaknya hampir 60 km dari Guangzhou.

Selesai penyerahan medali dan pengambilan gambar oleh wartawan, ketika akan memasuki bus atlet yang akan mengantar mereka kembali ke Perkampungan Atlet di Guangzhou, mereka diserbu masyarakat Zengcheng. Satu per satu dari tim putra Indonesia didaulat untuk foto bersama.

Mereka semua menjadi bintang. Mulai dari Asnawir, John Fred Matulessy, Spends Stuber Mahue, Anwar Tarra, Japerry Siregar, Marjuki, Ahmad Supriadi, Abdul Azis, hingga Erwin David Monim yang berasal dari Pulau Putali, di Danau Sentani, tanah Papua.

Keramahan bangsa Indonesia terlihat dan terbukti saat itu. Hampir semua masyarakat Zengcheng yang ingin foto bersama dilayani setiap atlet dengan wajah berhias senyum. Terkadang ada masyarakat yang ingin menggunakan medali emas yang tergantung di leher, medali pun dilepaskan.

”Ternyata yang baik hati, lugu, dan terbuka itu tidak hanya wartawan Indonesia. Atletnya pun mampu menyatu dan berbagi kebahagiaan mereka bersama warga Zengcheng. Kami sungguh senang dapat menjadi tuan rumah bagi kalian,” tutur Zhang Zhike, Manajer Media Asian Games XVI-2010 untuk cabang perahu naga.

”Sayang, semuanya terlalu cepat berlalu. Justru di saat warga kami tengah menikmati kebahagiaan yang dirasakan tim Indonesia di Zengcheng sini,” tutur Zhang yang pernah berlibur ke Indonesia.

Zhang menggunakan beberapa mahasiswa lokal yang belajar bahasa Indonesia sehingga wartawan juga merasa terbantu dengan keberadaan beberapa mahasiswa yang menjadi relawan Asian Games XVI-2010 karena mereka lancar berbahasa Indonesia.

”Semuanya jadi berkesan sekali. Kami dapat tiga medali sekaligus, padahal baru pertama kali ini saya ikut Asian Games. Tetapi, sekarang, masyarakat di sini dorang baik-baik lagi,” kata Erwin.

Sumber: Kompas

5 Komentar leave one →
  1. Juni 27, 2011 11:35 am

    Bangga deh ama tim perahu naga kita. Salut!

    Saya tautkan ya link postingan ini ke postingan saya di kompasiana.. http://goo.gl/6psB5

Lacak Balik

  1. Tweets that mention Tim Perahu Naga Indonesia Putra Raih 3 Emas di Asian Games 2010, China « Indonesia Proud -- Topsy.com
  2. Dirgahayu Indonesia! |
  3. Dosen tunanetra keliling Indonesia demi gelar profesor | ambangbatas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 593 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: