Skip to content

Lulusan Sekolah Tinggi Pelayaran Indonesia Banyak “Dicomot” Asing

Januari 26, 2011

Lulusan sekolah tinggi pelayaran Indonesia bukan hanya diminati di dalam negeri, tetapi juga pihak luar negeri/asing. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Bobby R. Mamahit mengakui bahwa selama ini sebagian besar lulusan sekolah tinggi pelayaran berstandar internasional milik pemerintah lebih banyak digunakan  perusahaan pelayaran asing, baik di dalam maupun di luar negeri.

“Dalam satu angkatan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Marunda, misalnya, ada 20 taruna, sebanyak 15 lulusannya atau sekitar 70 persen pasti bekerja di perusahaan pelayaran asing,” ujar Bobby dalam Sarasehan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan di Jakarta, 25 Januari 2011.

Menurutnya, hal itu tidak bisa dicegah karena umumnya para taruna mendapatkan tawaran gaji 3-4 kali lebih tinggi di perusahaan pelayaran asing ketimbang mengabdi di perusahaan pelayaran nasional. “Itu hak dan tak bisa dicegah,” katanya.

Ia memberikan contoh, gaji terendah pelaut di perusahaan pelayaran asing saat ini minimal 500 dollar AS per bulan atau sekitar Rp 5 juta dengan kurs per dollar AS Rp 10.000. Sementara itu, gaji untuk kelas perwira biasanya berkisar 2.000-3.000 dollar AS atau sekitar Rp 20 juta-Rp 30 juta per bulan. “Hal yang kurang lebih sama terjadi di perusahaan pelayaran asing yang berlayar di Indonesia, misalnya kapal-kapal yang melayani kegiatan pengeboran minyak lepas pantai (off shore),” ujar Bobby.

Kondisi tersebut juga dipicu tingginya permintaan pelaut dunia dan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Di sisi lain, pasokan SDM tetap terbatas. “Hingga 2012 saja, dunia memerlukan perwira pelaut baru sebanyak 83.000 orang, sedangkan kemampuan nasional hingga lima tahun ke depan hanya mampu memasok 18.000 perwira dari total pelaut sebanyak 43.000 orang,” katanya.

Oleh karena itu, kata Bobby, pihaknya akan meningkatkan kapasitas sekolah tinggi pelayaran nasional dalam beberapa tahun ke depan, antara lain dengan membangun sekolah pelayaran di beberapa provinsi seperti Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Riau, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Barat.

Sumber: Kompas

10 Komentar leave one →
  1. sukri atmadja permalink
    September 19, 2011 11:35 pm

    LOWONGAN KERJA PELAUT

    PT. KSM INDONESIA membutuhkan
    1. CARGO REFEER
    2. GENERAL CARGO
    5. CONTAINER

    PT. KSM INDONESIA CREW MANNING AGENCY
    RUKO MOI (mall of infonesia) Blok I no. 5B kelapa gading
    Telp: 085218777957

    Email: koreashipmanagement@yahoo.co.id

  2. Randy key dandel permalink
    Desember 30, 2011 11:35 am

    Aku ingin masuk sekolah ini, setelah lulus SMA(IPA) di tahun 2012.

    • fersty nanda nugroho permalink
      Oktober 1, 2012 11:35 pm

      bagus thu guys

  3. Iman Nstu Nugroho permalink
    Maret 8, 2012 11:35 am

    Pendaftaran tanggal berapa? Syaratnya apa aja?

  4. fersty nanda nugroho permalink
    Oktober 1, 2012 11:35 pm

    semakin cepat semakin baik tu,,,
    bangun gedung stip di padang ,,,

  5. Januari 4, 2013 11:35 pm

    Niat banget ke STIP Jakarta, tapi blm ada pemberitahuan kapan bisa daftar onLine. Sudah tau blm kapan bisa daftar onLine?

  6. Februari 21, 2014 11:35 am

    Sebaiknya di kota Solo atau Surakarta juga dibangun sekolah pelayaran jdi yang ingin sekolah pelayaran tdk kejauhan

  7. Oktober 19, 2014 11:35 pm

    jdi ngebet bgt pengen msuk stip. tp blum dpt izin dri ortu.

Trackbacks

  1. rumahpengetahuan.web.id » Blog Archive » Lulusan Sekolah Tinggi Pelayaran Indonesia Banyak “Dicomot” Asing

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.595 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: