Skip to content

Teddy Sutadi Kardin: Pisau Buatannya Dipakai Pasukan Khusus Indonesia & AS

Mei 26, 2011

Lebih dari 10 tahun Teddy Sutadi Kardin bergelut dengan tajamnya pisau. T. Kardin Knives tak hanya menjadi incaran kolektor pisau dalam negeri, pisau buatan Teddy juga disukai oleh kolektor pisau di luar negeri. Bahkan prajurit militer Amerika Serikat dan Yordania juga menggunakan pisau prouduksinya yang sudah berstandar AS.

Bahan baku untuk pembuatan pisau yang digunakan saat ini adalah O1, D2, 440C, ATS-34 standar AISI (American Iron and Steel Institute) serta baja Damascus yang sudah dikenal luas oleh pencinta pisau.

Teddy Kardin pendiri perusahaan dengan nama T. Kardin Pisau Indonesia merupakan seorang Sarjana Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB). Pendidikan Sekolah Dasar sampai dengan Sarjana dilalui di kota Bandung yang juga merupakan kota kelahirannya.

Bagi seseorang yang menekuni bidang eksplorasi, pisau menjadi kebutuhan penting untuk penjelajahan alam. Ditambah lagi dengan aktivitasnya sebagai seorang pencinta alam Wanadri, yaitu Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung yang sangat terkenal di Indonesia bahkan ke mancanegara.

Kecintaan dengan alam sudah terlihat semenjak kecil, lahir di Bandung Utara yang berbukit dan dikungkungi deretan gunung menjadi tempat bermain sekaligus ajang menempa diri. Berkelana di hutan, berburu, atau berkemah merupakan kegiatan yang sering dilakukan.

Organisasi yang pernah diikutinya, antara lain pramuka, resimen mahasiswa (Menwa), Perhimpunan Penempuh Rimba Pendaki Gunung Wanadri, Para Club Indonesia, ITB Sky Diver, dan Perbakin.

Ekspedisi & Penelitian Geologi

Sebagai seorang Geolog, mulai dari tahun 1976 ia sudah menjelajahi nusantara untuk melakukan penelitian geologi, terutama ekplorasi minyak bumi dan sudah bekerja untuk perusahaan minyak, seperti Pertamina, Elf Aquitane Indonesia, Mobil Oil, Huffco Brantas, Humpuss Patragas dll.

Dalam setiap kegiatan tersebut di atas Teddy Kardin selalu ditemani oleh sebilah pisau dan pisau yang dikagumi di antaranya adalah Buffalo Skinner dan pisau Bowie yang sangat melegenda karena James Bowie seorang petualang yang tewas di Benteng Alamo Texas karena keberaniannya berkelahi sambil menghunuskan belati panjang, yang ditulis dalam sejarah dengan bagus dan heroik sehingga dikenal sampai sekarang dengan Bowie Knife nya.

Dari latar belakang kecintaan terhadap pisau tersebut Teddy Kardin mencoba merintis pendirian bengkel pisau buatan tangan yang berada di Bandung. Pada awal tahun 1990 mencoba untuk serius menekuni pembuatan pisau. Dengan kerja keras dan eksperimen yang tiada henti-hentinya berusaha untuk membuat pisau dengan kualitas tinggi.

Hasil kerja keras tersebut tidak sia-sia, dalam waktu beberapa tahun Pisau produksi Teddy Kardin dikenal luas oleh pencinta pisau dan mendapat pengakuan terutama kualitas, ketajaman, kekuatan, keindahan dan kerapihan keterampilan karyawannya.

Keterlibatan di dunia Militer

Pertama kali terjadi pada tahun 1988, Prabowo Subianto mantan Danjen Kopassus mempercayainya untuk mengajar para prajurit bernavigasi. Pada saat itu, navigasi masih merupakan hal yang sulit di kalangan militer kita. Keterlibatan Teddy Kardin dengan Angkatan Darat juga di operasi militer di Timor-Timur.

Pada peristiwa penyanderaan peneliti Ekspedisi Lorentz ’95 di hutan Jayawijaya, Prabowo juga meminta Teddy Kardin membantu Kopassus untuk membebaskan sandera dari tangan kelompok OPM pimpinan Kelly Kwalik. Dengan keahliannya di bidang navigasi, operasi tersebut berjalan dengan sukses.

Usai operasi tersebut, Teddy Kardin kembali diminta ke Kalimantan. Di sana ia memimpin 40 pasukan komando untuk tracking di hutan. Di dalam kegiatan tersebut juga ada pasukan elite (special forces) Amerika Serikat yang ikut mempelajari survival dan navigasi. Atas Sumbangsih tersebut, akhirnya Teddy Kardin dinobatkan sebagai warga kehormatan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Tidak hanya di TNI Angkatan Darat, Pasukan Khas (Paskhas) AU dan Brigade Mobil (Brimob) juga meminta Teddy Kardin untuk membagi ilmunya di bidang survival dan navigasi untuk pasukan mereka.

Beberapa catatan sumbangsih Teddy di militer, antara lain Pembekalan Pra Tugas Analisa Peta: Jonif Linud 328, 330, 312, 327, 321; Brimob Jabar, Paskhas, Kopassus, Rajawali (1987-2004); Operasi Timor-Timur sebagai TBO – Analisa Ops Jonif Linud 328  (1988);  Instruktur Survival – Sanjak Latgab Kopassus – Special Air Service Australia (1991 – 1993); Analis Ops Pembebasan Sandera Wapenduma – Papua;  Latgab Kopassus – Special Force dalam tracking; Ekspedisi Mahakam – Barito dan latihan Sanjak Survival di Kalimantan; – Analis Ops untuk Koopskam Aceh dalam Satgas I serta Raider 300 (2004).

Saat ini bengkel Teddy Kardin telah memiliki 40 orang karyawan yang mampu memproduksi ± 300 bilah pisau dalam 1 bulan. Pisau-pisau yang diproduksi antara lain Survival knife, Skinner, Kukri, Commando, Special Forces, Hunting Knife, Golok, Katana, Pisau Dapur, termasuk pisau-pisau tradisional seperti Kujang, Badik, Rencong, Mandau dan lain sebagainya.

Teddy membuat pisau untuk Kopassus TNI AD, Paskhas TNI AU, dan Brigade Mobil (Brimob) . Pasukan khusus (special Forces) Airborne AS dan pasukan Yordania juga kepincut dengan pisau Teddy. “Awalnya Pak Prabowo memesan pisau kepada saya untuk dihadiahkan ke pasukan khusus Amerika.” ujar Teddy.

Produksi pisaunya memang tidak massal. Pasalnya, produksi beragam pisau ini masih menggunakan cara tradisional. “Secara keseluruhan, pembuatan pisau-pisau kami banyak dilakukan secara handmade,” kata Teddy. Cara pembuatan yang tradisional inilah yang membedakan produk T Kardin Knives dengan pisau buatan pabrikan. Ada yang bilang, pisau buatan Teddy ini lebih memiliki jiwa dan rasa seni yang tinggi.

Sumber: tokopisau.com, Harian Kontan

8 Komentar leave one →
  1. Juli 29, 2011 11:35 am

    Kepada anak bangsa Indonesia saya berpesan agar memperbanyak upaya memuji prestasi Indonesia. Mengapa demikian?

    Dunia ledakan informasa diera sekarang didominasi oleh “jurnalisme kuning” yang berakibat merendahkan prestasi positif, tetapi meninggikan prestasi negatif. (lihatlah isi koran2 di Indonesia sekarang).

    Secara psikologis, manusia kalau dicecar dengan prestasi buruk terus-menerus akan menjadi manusia memble, tidak berprestasi, dan berpikirnegatif terus, saling iri-saling curiga, dan penganut konsep jg buruk (seperti “ti ji ti beh” dlam bhs Jawanya).

    Karena itu, bangkitkan semangat yang positif, percayalah dengan sikap positif kita dapat dan mampu bangkit sebagai bangsa terhormat seperti di era Majapahit dulu.

    Bravo Indonesiaku, bangkitlah Garudaku. Mari kembalikan Indonesiaku yang asli dulu itu kembali…Semoga demikian jadinya.

  2. san permalink
    Desember 9, 2011 11:35 am

    Keseriusan dan keteguhan dalam suatu hal akan membuahkan hasil (Istiqomah)

  3. 99999999 permalink
    Juni 12, 2013 11:35 pm

    alamat lengkap pa tedi kardin di mana yach ?

    • Juni 13, 2013 11:35 am

      Coba 999999999 (mengapa tidak menggunakan nama aslinya?) ke:
      Jl. Hegarmanah No. 46
      Bandung 40141 – INDONESIA
      Phone : +62-22-2031307
      Fax : +62-22-2041592
      SMS/Mobile Phone : +6281322933459

  4. November 8, 2013 11:35 am

    Reblogged this on Vas Happenin' Yall !!.

  5. Desember 19, 2013 11:35 am

    Salut utk pa Teddy SK, smoga dengan kecintaan akan Pisau dan keahlian dalam pembuatan pisau bisa di wariskan sebagai ilmu sejatinya Indonesia mengenang sang Empuh yg sangat terkenal jaman dulu..
    Saya sangat menyukai berbagai pisau walau hanya sekedar mimpi memilikinya, biasa hanya bisa melihat dari hasil penjelajahan Internet belaka terutama pisau utk survival atau Samurai Ninja dan Mandaunya Kalimantan..
    Lewat sini smoga pa Teddy membaca sehingga saya bisa mengoleksi gambar-gambar pisau buatan beliau sampai bisa memiliki salah satu pisau Survival nantinya..
    Sukses pa Teddy..

  6. Januari 22, 2014 11:35 pm

    Reblogged this on Kampoengkoe Kreatif.

  7. Maret 29, 2014 11:35 pm

    Luar biasa bapak Teddy Kardin, kecintaannya pada explorasi alam melahirkan buah karya yang mendunia, dengan mutu yang benar-benar diakui oleh dunia internasional…aku bangga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.464 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: