Langsung ke isi

Green Community UNNES & Yayasan Sahabat Alam Raih ASEAN Champions of Biodiversity Award

Juni 2, 2011

Dalam rangka Dekade Biodiversitas PBB, ASEAN memberikan penghargaan kepada mereka yang menjaga nilai-nilai keanekaragaman hayati hingga mendukung riset dalam rangka menggalang informasi mengenai dampak dari perubahan iklim pada hutan.

Indonesia berpartisipasi pada konperensi yang diselenggarakan di Manila pada 30 Mei–1 Juni 2011 dan delegasi Indonesia yang diwakili oleh Kelompok Studi Green Community dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Yayasan Sahabat Alam dianugerahi penghargaan  ASEAN Champions of Biodiversity Award untuk kategori Pemuda.

Hadir menyaksikan penganugerahan tersebut Duta Besar RI untuk Filipina, Y. Kristiarto S. Legowo dan Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, Dr. Makarim Wibisono.

Program ASEAN Champions of Biodiversity ini diselenggarakan oleh Pusat Keanekaragaman Hayati ASEAN atau ASEAN Center for Biodiversity serta didukung bersama oleh ASEAN Foundation, the European Union, GIZ, the Government of Japan, the Secretariat of the Convention on Biological Diversity, UNESCO and the Asian Institute of Journalism and Communication.

ASEAN Champions of Biodiversity merupakan sebuah program khusus dari rangkaian proyek-proyek mengenai konservasi keanekaragaman hayati dan advokasi di kawasan ASEAN yang bertujuan untuk menghasilkan kepemimpinan yang lebih baik, kesadaran publik dan media mengenai masalah-masalah yang dihadapi oleh keanekaragaman hayati di kawasan ini yang sangat kaya namun terancam dan memerlukan kerja sama yang baik dalam upaya konservasi keanekaragaman Hayati dan advokasinya.

Para pemenang award untuk ASEAN Champions of Biodiversity telah menunjukkan ketekunannya dari mulai mengerahkan mahasiswa dan mengajarkan kepada mereka mengenai nilai-nilai keanekaragaman hayati hingga mendukung riset dalam rangka menggalang informasi mengenai dampak dari perubahan iklim pada hutan. Para pemenang ini telah menjadikan mereka para juara dalam jejaring kehidupan di dalam pengaruh lingkungannya masing-masing.

Menurut Ketua Delegasi Indonesia, Margaretha Sigid dari Green Community UNNES, penghargaan ini diperoleh karena upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Study Group Green Community dalam memelihara lingkungan serta upaya pemberian penyuluhan tentang lingkungan kepada masyarakat sekitar lokasi proyek terutama kepada anak-anak yang dilakukan setiap akhir pekan.

Peluncuran Dekade Biodiversitas PBB (CBD) ini bersamaan waktunya dengan pekan perayaan Hari Internasional Diversitas Biologi yang berlangsung di Filipina, 22 Mei 2011. Penganungerahan penghargaan diorganisasikan oleh ASEAN Center for Diversity dan didukung oleh ASEAN Foundation, European Union, UNESCO, GIZ of Germany dan Sekretariat CBD.

“The ASEAN Champions of Biodiversity” diharapkan dapat memberi kesadaran tentang ASEAN terutama di kalangan pemuda serta mengatasi kurangnya informasi tentang keanekaragaman hayati di wilayah ASEAN ini,” kata Dr. Makarim Wibisono.

“Kami berharap komitmen yang tinggi untuk melestarikan keanekaragaman hayati dari para Juara ASEAN ini dapat mengilhami orang lain untuk memberikan perhatiannya serta mendukung berbagai upaya dalam melestarikan keanekaragaman hayati yang kaya di wilayah ini” ujar Makarim.

Sumber: Deplu (KBRI Manila), OkeZone

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 584 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: