Batavia Madrigal Singers Juara Umum International May Choir Competition 2012 di Varna, Bulgaria
Batavia Madrigal Singers (BMS) pimpinan Avip Priatna kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dengan berhasil menjadi juara umum “The 34th International May Choir Competition Prof. Georgi Dimitrov” yang berlangsung pada 10-13 Mei 2012 di Varna, Bulgaria.
Para peserta kompetisi tersebut berasal dari Moldova, AS, Hungaria, Latvia, Polandia, Rumania, Slovakia, Ukraina dan Indonesia.
BMS meraih gelar juara 1 untuk kategori mixed choir, juara 2 untuk kategori chamber choir. Selain itu, Avip Priatna juga mendapatkan penghargaan sebagai “The Best Conductor.”
Dengan perolehan tersebut, dalam kompetisi yang diikuti 11 paduan suara ini, BMS meraih grand prize atau juara umum.
“Alhamdulillah, @BataviaMadrigal juara di Varna dan akan menjadi wakil juara Varna di Arezzo 2013,” tulis salah seorang anggota tim BMS, Arvin Zainullah, melalui akun Twitter @arvinzen, Ahad, 13 Mei 2012 dini hari. Kicauan tersebut diposkan kembali melalui akun resmi BMS, @BataviaMadrigal.
Sebelum menjuarai babak utama kompetisi ini, BMS telah menjadi pemenang lomba kategori paduan suara campuran.
Memasuki babak utama kompetisi, BMS bersaing dengan tiga pemenang lain dari kategori paduan suara sejenis dan paduan suara campuran remaja. Dengan kemenangan ini Batavia berhak atas hadiah €1.000 (Rp 11,85 juta) beserta gelar juara di Varna, Bulgaria.
Pada kompetisi babak utama yang digelar pukul 09.00 pagi waktu setempat, BMS membawakan tiga buah lagu komposisi modern. Masing-masing Ave Maris Stella karya Trond Kverno (Norwegia), Gloria Patri karya Budi Susanto Yohanes (Indonesia), dan Mate Saule karya Peteris Vasks (Latvia).
Kesuksesan BMS membuatnya jadi wakil pertama Indonesia dalam kompetisi bergengsi European Grand Prix (EGP) for Choral Singing tahun 2013 di Arezzo, Italia.
EGP merupakan ajang perlombaan di antara 6 pemenang kompetisi paduan suara di enam negara Eropa. Ajang ini dinyatakan sebagai ajang supremasi tertinggi dunia paduan suara. Dalam sejarahnya, Filipina menjadi satu-satunya negara Asia yang pernah memenangi EGP sebanyak dua kali.
Ucapan selamat terus mengalir atas kemenangan BMS. “Selamat kepada @BataviaMadrigal yang telah menjadi juara GrandPrix di Varna. Selamat untuk Avip (Priatna) dan para penyanyi. Turut bangga!,” ucap soprano Aning Katamsi melalui akun @aningkatamsi.
Selain menjadi juara umum di kategori paduan suara campuran, BMS juga memboyong titel juara kedua di kategori paduan suara kecil.
Beberapa prestasi BMS lainnya adalah menjuarai beberapa kompetisi paduan suara kelas dunia Florilege Vocal de Tours di Perancis (2001), 58th Guido D’Arezzo International Poliphonic Competition di Italia (2010) serta 57th International Contest of Habanera and Poliphony di Torrevieja, di Spanyol (2011).
Usai berlaga di Varna, Bulgaria, BMS akan bertolak ke Amerika Serikat untuk bernyanyi di Washington DC dan New York.
Sumber: tempo.co, tribunnews.com, kemlu.go.id (KBRI Sofia)




















semakin bangga menjadi warna negara indonesia
Hal-hal seperti ini sungguh jarang dipublikasikan di media televisi, padahal bisa menjadi stimulasi yang baik utk masyarakat Indonesia.
Untuk itulah mengapa ada blog seperti Indonesia Proud yang menyiarkan informasi seperti itu dan jarang dipublikasikan media televisi. Salam…