Skip to content

Sourdough: Roti Bekatul yang Tahan Lama Tanpa Pengawet Buatan Mahasiswa Ubaya

September 9, 2012

roti bekatul di indonesiaproud wordpress comTerinspirasi dengan teman-teman kos yang sering sarapan roti, Febriani Valentine, mahasiswa teknobiologi Universitas Surabaya (Ubaya) membuat roti tahan lama tanpa ada bahan pengawet. Roti yang bernama Sourdough atau roti asam ini mengandung protein nabati berbahan bekatul yang dapat dikonsumsi pengidap autis.

Roti asam ini mendapat Juara Favorit dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) di Yogyakarta, Juli lalu.

Febri mengaku kasihan dengan temannya, karena roti yang dimakannya mengandung pengawet yang merupakan bahan kimia negatif untuk tubuh. Roti yang beredar di pasaran setelah diteliti mengandung gluten (protein dari tepung terigu) tinggi sehingga tidak dapat dikonsumsi oleh anak-anak pengidap autis.

Roti awet tanpa bahan pengawet itu kaya serat dan protein nabati. Tepung yang mereka gunakan adalah campuran bekatul (kulit ari beras) dan kacang tunggak. Penelitian roti ini dilakukan selama satu tahun. Kesulitan yang mereka hadapi adalah mencari pengganti ragi sebagai pengembang yang cocok untuk kedua jenis tepung yang digunakan sehingga akhirnya raginya diimpor dari Amerika.

Kendala lain adalah mahal dan lamanya menguji setiap kandungan yang ada dalam roti seperti kandungan serat, lemak, serta proteinnya. Untuk mengatasi mahalnya biaya penelitian, Febri dan teman-temannya memutuskan untuk mengajukan hibah PKM-P (Program Kreativitas Mahasiswa-Penelitian). Tiga bulan setelah diajukan, mendapat jawaban dari Dikti.

“Lumayan setelah mendapat hibah dari Dikti, kocek yang kami keluarkan sekelompok tidak terlalu berat. Mahal ini karena kita harus menguji kandungan roti Sourdoughdi laboratorium di luar Ubaya,” ungkap Febri.

Setelah itu, Febri bersama timnya berkeinginan mengikuti Pimnas. Persaingan mulai dilakukan, sekira 30 tim tergabung dalam ajang bergengsi kalangan mahasiswa nasional ini. Saat presentasi di depan dewan juri inilah Roti Sourdough menyabet juara favorit.

“Kami presentasi di hadapan juri di hari terakhir kelas terakhir dan jam terakhir, sehingga tantangan bagi saya untuk membuat presentasi semenarik mungkin. Entah kenapa beberapa saat setelah presentasi semua juri tertawa mendengarkan logat saya berbicara. Katanya terlalu Suroboyoan. Selain itu alasan dewan juri menetapkan Roti Sourdough menjadi juara favourit karena idenya orisinil,” ungkap Febri.

Sumber: okezone.com

2 Komentar leave one →
  1. Johan permalink
    September 13, 2012 11:35 am

    Di mana memperoleh roti bekatul ini ya di daerah jawa tengah? selain untuk anak autis saya yakiin ini juga boleh dimakan oleh yang bukan autis dan bertambah sehat, seperti pasien diabetes dan hipertensi untuk rotinya perlu mencoba roti sehat ini

Trackbacks

  1. Sourdough: Roti Bekatul yang Tahan Lama Tanpa Pengawet Buatan Mahasiswa Ubaya | Promosi Indonesia

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.681 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: