Lanjut ke konten

Andreas Raharso: Orang Asia Pertama yang Jadi CEO The Hay Group Global

Desember 7, 2009

Jabatan yang diraih Dr. Andreas Raharso mungkin membuat kita berdecak kagum. Andreas Raharso merupakan orang Indonesia pertama yang memegang jabatan Kepala Riset (R&D Centre for Strategy) Global di Hay Group sejak didirikan pada 1946. Ia bergabung dengan Hay Group pada Oktober 2008 sampai saat ini.

Pria berusia 44 tahun itu saat ini menduduki pimpinan atau CEO pada sebuah lembaga riset global Hay Group yang berkantor di Singapura. Hay Group sendiri mempunyai jaringan di hampir belahan dunia dan berkantor pusat di Amerika. Klien dari Hay Group ini kebanyakan adalah para pimpinan dunia seperti Amerika Serikat, Perancis dan Inggris.

Jabatan yang diraih Andreas Raharso cukup fenomenal, karena merupakan satu-satunya orang Asia yang berhasil menduduki posisi puncak. Ini adalah hal yang langka karena The Hay Group Global sangat didominasi oleh orang barat, bahkan untuk jabatan lokal seperti general manager di Indonesia.

Hay Group merupakan perusahaan konsultan manajemen global yang bekerja dengan para pemimpin untuk mengubah strategi menjadi kenyataan. Selain perusahaan raksasa dunia, seperti Microsoft dan Unilever, klien Hay Group adalah para pemimpin Negara seperti Kantor Perdana Menteri Inggris dan Jepang, Kantor Presiden Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat. The Hay Group Global sempat dipercaya membantu para menteri Obama dan staff gedung putih untuk lebih efektif berorganisasi dan mengeksekusi strategi di pemerintahan saat ini.

Beliau mendapatkan gelar doktor pada tahun 2007 dari Universitas Indonesia dengan konsentrasi bidang Manajemen. Pria yang kini berkantor di Singapura itu pernah tidak naik kelas waktu SMA.

“Saya tidak pernah malu dengan ini. Ini bisa menjadi inspirasi bagi siapa pun yang pernah gagal, bahwa kunci untuk bangun kembali terletak pada bagaimana Anda melihat kegagalan itu sendiri,” ujarnya.

Terbukti, pencapaiannya di puncak perusahaan konsultan manajemen global yang didirikan pada 1943 ini terhitung singkat. Mantan dekan di Universitas Bina Nusantara, Jakarta, ini bergabung dengan Hay Group pada Oktober 2008 sebagai konsultan senior.

Pada Maret 2009 posisi prestisius ini berhasil direngkuh penyandang gelar MBA di bidang corporate finance & management science dari University of Texas at San Antonio, AS, (1993) dan Ph.D pemasaran dari Universitas Indonesia (2007) ini.

Menurut Andreas, jabatan ini diberikan kepadanya karena keberhasilannya membangun pusat riset skala global berdasarkan konsep Open Research yang terdiri dari tiga pilar, yaitu radical collaboration, integrative thinking, serta multi-context and multi-cultural environment.

Konsep ini muncul dari penelitian saya bahwa banyak pusat riset di dunia yang gagal walaupun didukung dana yang besar. “Mestinya, pusat riset dunia dibangun berdasarkan prinsip open mind dan open heart,” katanya. Ia mengklaim, saat ini 85% dari target yang ditetapkan sudah terwujud, bahkan terlampaui.

Singkat kata, prestasi Andreas adalah membangun dan mengendalikan state-of-the-art riset di berbagai belahan dunia lewat markasnya di Singapura. Sebagai gambaran, pusat risetnya melakukan penelitian pada lima bidang: bisnis keluarga (berpusat di Madrid, Spanyol), merger & akuisisi (Paris, Prancis), manajemen performa strategis (Frankfurt, Jerman); peran sentra korporat (London, Inggris) dan transformasi budaya (Boston, AS). Di samping itu, ia memiliki collaborative researchers yang tersebar dari Mumbai (India) sampai Sao Paolo (Brasil).

“Ini bukan hal yang mudah, bukan saja tantangan cultural yang sangat berbeda, tapi juga disiplin ilmu yang berbeda-beda, dan juga perbedaan waktu,” ujarnya.

Sumber: Media Indonesia, SWAsembada

Lihat videonya saat wawancara di Kick Andy:

6 Komentar leave one →
  1. efrinia sundari permalink
    Desember 7, 2009 11:35 pm

    ck..,ck,..ck.. Kerenzzz, salutt. n’ ini jd motivasi bwt nk bgsa brikutny u/ bsa mngktn khdpn lbh baik, tmsuk sy yg t’inspirasi.

  2. Frans Gultom permalink
    Januari 21, 2010 11:35 am

    Pak Andreas,
    Congratulation for your position
    Wish u all the best
    Semoga dpt mengharumkan nama Indonesia dan dpt menginspirasi orang Indonesia yg lain

  3. Adma Sari permalink
    Mei 5, 2010 11:35 am

    Well done Pak Andreas. Indonesia really proud of you. I am really inspired.

  4. Abdul Latif Bahagia permalink
    September 13, 2010 11:35 am

    Luar biasaaa….dari dulu pengen kerja di HAY Grup…ternyata CEOnya orang Indonesia…

    salut2….nahh Pak SBY…Pak Obama aja udah memakai jasa orang Indonesia…
    jangan sampe ilmu dan dedikasinya orang hebat ini malah menguntungkan bangsa lain….

  5. haryadi sarjono permalink
    Oktober 24, 2011 11:35 am

    Salut saya dengan Pak Dr Andreas Raharso, seharusnya bapaklah yang dipilih menjadi salah menteri, pada resuffle kabinet minggu ini. Thanks Pak, membawa nama baik Indonesia yang sudah amburadul ini.

  6. Juli 16, 2015 11:35 pm

    Salut dan bangga untuk Doktor Raharso

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: