Lanjut ke konten

Indonesia Meraih 4 Merit Award di Asia Pasific Information & Communication Technology Award, Australia

Desember 22, 2009

Tim dari Indonesia meraih 4 Merit Award (juara kedua) dalam ajang tahunan Asia Pacific Information and Communication Technology Awards (APICTA) ke-9 di Melbourne, Australia, 15-17 Desember 2009. Salah satu juaranya adalah tim Big Bang dari Institut Teknologi Bandung yang mengusung MOSES (Malaria Observation System and Endemic Surveillance) yang memudahkan dan mempercepat identifikasi kasus malaria di daerah-daerah tanpa dokter dan fasilitas laboratorium, asalkan tersedia kamera berponsel.

Menurut dosen pendamping dari ITB Nanang T. Puspito, tim Big Bang yang beranggotakan David Samuel, Dody Dharma, Dominikus Damas, dan Inas Luthfi, juara kedua di kategori Tertiarry Student. Tim mahasiswa Teknik Informatika ITB angkatan 2006 itu diungguli tim Temasek Polytechnic Singapore dengan karya Smart Shop.

Dari situs resmi APICTA, 3 tim lain dari Indonesia yang meraih Merit Award di kategori Tertiarry Student adalah Erik Taurino Chandra dan kawan-kawan dari Universitas Bina Nusantara dengan proyek MLM for The Blind. Mereka membuat media baca elektronik untuk para tunanetra yang beroperasi tanpa komputer.

Sedangkan di kategori Secondary Student Project, tercatat nama Fauzan Helmi Sudaryanto dengan karya KardinaL atau Kamus Tradisional Online, serta Jonathan Christopher dengan proyek pengunci komputer. Tim ini diungguli tim Sekolah Sultan Alam Shah, Malaysia yang membuat pemain angklung robotik.

Di kompetisi perangkat lunak di Asia Pasifik itu, tim Indonesia bersaing ketat, diantaranya dengan perwakilan tuan rumah Australia, Cina, Hong Kong, India, Korea, dan Malaysia. Sedikitnya ada 16 kategori yang disertakan, seperti komunikasi, aplikasi untuk keamanan dan industri, e-government, e-health, Secondary Student Project, juga Tourism and Hospitality.

“Setiap produk yang mendapat penghargaan-penghargaan ini harus memenuhi tiga syarat,” ujar Stephen Lau, Ketua APICTA. “Pertama, mampu mempromosikan dan memotivasi pengembangan industri teknologi informasi dan komunikasi di Asia Pasifik. Kedua membangkitkan kesadaran pentingnya teknologi informasi dalam komunitas kita. Ketiga, mampu menjebatani kesenjangan digital.”

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: