Lanjut ke konten

Cube Colossus: Game Anak Bangsa yang Jadi Finalis The Mochis Flash Game Summit 2010, AS

Februari 23, 2010

Cube Colossus, sebuah game karya anak bangsa berhasil menjadi finalis di ajang The Mochis, sebuah penghargaan bagi game berbasis flash terbaik dunia, dalam Flash Game Summit 2010 di San Francisco pada 8 Maret untuk kategori Best Shooter. Di kategori ini, Cube Colossus akan bersaing dengan game Captain Forever dan Death vs Monstars.

Sebelumnya, Cube Colossus juga meraih nominasi dalam Best of Casual Gameplay 2009 yang diselenggarakan portal casual gaming JayIsGames. Di ajang itu Cube mampu meraih posisi kedua dalam voting yang dilakukan.

Menurut penuturan pembuatnya, game ini ternyata berawal dari game anak SMA di tahun 2008. Hal itu dikemukakan Wimindra Lee, salah satu pengembang di studio Lucidrine yang berada di balik game Cube Colossus. Ketika itu dirinya melihat seorang anak SMA bernama Fandrey yang membuat game dengan judul Voidgale. Seluruh unsur dalam game itu, lanjut Lee, dibuat oleh Fandrey sendiri mulai dari grafis hingga pemrograman flash-nya.

Tertarik dengan hal itu, Lee pun mengajak Fandrey bergabung dalam Lucidrine. Awalnya, mereka membuat game sederhana bernama ‘Cube Cube Panic’ yang menampilkan aksi pesawat melawan kubus (cube) raksasa.

Dalam development-nya konsep berkembang jauh dari initial design. Karena terlalu lama waktu develop-nya dan kesibukan masing-masing, kami terkena sindrom burned out (jenuh) dan proyek ini sempat terbengkalai,” tuturnya.

Di tahun 2009, tim Lucidrine memutuskan untuk kembali menggarap game tersebut bertepatan dengan libur sekolah Fandrey. Pada Agustus 2009 lahirlah game Cube Colossus.

Ternyata game itu disambut baik oleh komunitas gamer dunia. JayIsGames, situs pengulas game flash ternama, pun mengulas game tersebut dan memberikan pujiannya. Komunitas di portal-portal game flash seperti Kongregate dan NewGrounds pun menyambut Cube Colossus dengan baik.

Sebagai finalis, tim Lucidrine pun sebenarnya mendapatkan undangan untuk menghadiri ajang The Mochis dalam Flash Gaming Summit 2010. “Namun karena tempatnya di San Francisco dan terlalu mahal untuk ke sana, kami memutuskan untuk meminta teman kami yang ada di sana untuk menggantikan,” ia menandaskan.

Ingin menunjukkan dukungan pada karya kreatif ini? The Mochis juga memberi kesempatan pengguna internet untuk memilih di kategori People’s Choice Award. Kunjungi situs Flash Gaming Summit 2010 untuk menyampaikan pilihan Anda.

Sumber: DetikInet

One Comment leave one →
  1. Juli 29, 2013 11:35 am

    Game Kreasi sendiri yg dibentuk dari Flash AS 2.0 terserah keinginan Anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: