Skip to content

Yayan Irianto: Ahli ERP, Konsultan Accenture Technology Solution, Houston

Maret 25, 2010

Kemampuan di bidang teknologi informasi mengantarkan Yayan Irianto menjadi tenaga profesional selama 16 tahun di Amerika Serikat. Sekarang, ia berkarier sebagai konsultan senior Enterprise Resource Planning (ERP) di Accenture Technology Solution di Houston, Texas. Tugasnya adalah membantu klien mengimplementasikan software ERP untuk kebutuhan proses bisnis di perusahaan. Seperti saat ini, ia tengah membantu klien yang berlokasi di Los Angeles, California.

Bisa mencari nafkah di Negeri Abang Sam merupakan perjalanan panjang bagi lulusan Teknik Elektro Universitas Tirtayasa, Banten ini. Tahun 1998 ia melamar pekerjaan melalui Internet dan diterima di dua perusahaan: SAP Sydney Australia dan KPMG LLP di New York. Dengan berbagai pertimbangan, ia memilih perusahaan di New York. “Alhamdulillah, saat itu keluarga bisa dibawa sekaligus, saya berangkat dengan istri dan anak satu umur 3,5 tahun. Semua biaya ditanggung perusahaan,” katanya mengenang.

Jabatan pertama Yayan adalah konsultan yang membantu implementasi SAP di sebuah perusahaan di Houston. Kemudian, ia ditempatkan di perusahaan klien yang berlokasi di Miami, Florida, dan masih banyak lagi. “Pada dasarnya pekerjaan yang saya lakukan membutuhkan perjalanan ke lokasi klien,” katanya, “sehingga saya hampir selalu di luar rumah mulai Senin sampai Jumat.”

Setelah dua tahun, ia dipromosikan menjadi konsultan senior. KPMG tempat Yayan menggantungkan hidup kemudian berubah nama menjadi Bearingpoint, yang kemudian jatuh pada 2007 akibat krisis ekonomi di AS. Yayan pun kemudian hijrah ke Accenture Technology Solution hingga saat ini.

Menurutnya, untuk meniti karier di AS dibutuhkan keberanian yang cukup dan, tentu saja, kepercayaan diri. Pasalnya, ia melihat banyak orang Indonesia yang belum apa-apa sudah kalah sebelum bertanding kalau disandingkan dengan orang asing. “Percayalah, dengan bekal pengetahuan yang memadai dan kepercayaan diri, kita bisa jadi profesional di AS. Apalagi, karier di negara ini lebih jelas, penghasilan tidak dibeda-bedakan, latar belakang pendidikan tidak terlalu jadi pertimbangan utama. Yang utama adalah skill, skilll dan skill,” ujarnya memberi semangat.

Bagaimana perjalanan kariernya sebelum di AS? Setamat kuliah tahun 1994, Yayan bekerja di anak perusahaan PT Krakatau Steel, Krakatau Information Technology, sebagai programmer/developer. Setelah itu, ia pindah ke perusahaan Australia yang sedang mengerjakan proyek SAP ERP di Krakatau Steel. Rupanya, itulah karier yang kemudian membawanya terbang jauh hingga ke AS. Di perusahaan tersebut dirinya banyak mendapatkan pengetahuan baru, khususnya mengenai ERP.

Setelah dua tahun, proyeknya di perusahaan Australia itu selesai. Lalu, ia diterima di perusahaan kimia patungan Jepang-AS yang baru saja dibangun di kawasan Merak, Banten. Di perusahaan inilah, Yayan mendapatkan pelatihan resmi ERP, dan sempat dikirim ke Hong Kong dan Singapura. “Saya makin percaya diri dengan pengetahuan SAP ERP dan saran seorang konsultan, saya dianjurkan mencoba melamar ke luar negeri. Dialah yang mengajari saya bagaimana memanfaatkan internet untuk mendapatkan pekerjaan di luar negeri,” ia menuturkan.

Saat itu (1996), Google belum lahir, ia memanfaatkan search engine seperti Altavista untuk mencari lowongan pekerjaan di luar negeri. Ia mengirimkan resume dirinya kepada lebih dari 50 perusahaan, baik langsung maupun ke head-hunter. “Berselang satu hari, banyak sekali orang yang menelepon saya, sungguh surprising,” ungkapnya. Dari situlah dirinya mendapatkan pengalaman, bahwa melamar kerja di negeri orang ternyata tidak serepot seperti di negeri sendiri. Wawancara dilakukan lewat telepon, bahkan kadang-kadang ia harus ke wartel untuk wawancara. “Itu pengalaman menggelikan,” ujarnya.

Sekarang, kendati bekerja di negeri orang, Yayan tak melupakan Tanah Air. Ia bersama teman-teman Indonesia yang bekerja di AS sudah membuat mailing list Komputer-Teknologi yang bisa dilihat website-nya di www.komputer-teknologi.net dan www.erpweaver.com yang bertujuan mencoba membantu meningkatkan SDM TI Indonesia, khususnya di bidang ERP.

“Saya tergerak untuk mendidik putra-putra Indonesia untuk masuk dan bersaing, paling tidak bisa menghasilkan ahli ERP ini untuk pasar dalam negeri,” katanya. Dirinya pun mengadakan pelatihan secara online melalui Internet, dengan menggratiskan atau menawarkan biaya murah untuk memperdalam ERP ini. “Alhamdulillah, beberapa alumni pelatihan kami sudah ada yang diserap pasar kerja di Indonesia, bahkan di luar negeri,” ungkapnya bangga.

Sumber: SWAsembada


2 Komentar leave one →
  1. Juni 1, 2010 11:35 am

    Sungguh prestasi yang luar biasa dan patut dibanggakan.
    Oh iya…Kalau melamar di perusahaan konsultan itu status kerja kita itu kontrak apa tetap ya? Sebab saya juga ingin mencoba belajar menjadi konsultan dengan sedikit pengetahuan saya di SAP modul PM.
    Mohon infonya.
    salam,
    Agung

  2. Lutfie permalink
    Januari 25, 2013 11:35 pm

    sungguh terinspirasi dengan pencapaian pak Yayan Irianto, prestasinya dan pengabdiannya… hebat pak.. salut..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: