Skip to content

Singgih Susilo Kartono: Pembuat Radio Kayu Magno yang Dikenal di Jepang, Jerman, dan AS

April 14, 2010

Anda pasti sering mendengar radio bermerek seperti Sony, Aiwa, Philips, dan merek-merek elektronik lain buatan luar negeri. Namun, pernahkah Anda mengenal radio bermerek Magno?

Sebagai merek radio, Magno sudah cukup dikenal di Jepang, Jerman, dan AS. Tapi tahukah Anda kalau radio bermerek Magno ini merupakan produk lansiran dalam negeri.

Singgih Susilo Kartono adalah seorang pembuat radio kayu dan kerajinan tangan di Kandangan, Temanggung, Jawa Tengah. Singgih adalah sosok yang mewakili berkembangnya kesadaran bahwa batas negara dan daya tarik kota besar makin tak relevan sebagai determinan berkembangnya industri kerajinan. Internet memungkinkan Singgih memasuki pasar dunia.

Awalnya Singgih mendesain radio kayu adalah ketika ia membuat karya akhirnya saat ia kuliah di seni rupa ITB. Pada mulanya Singgih hanya membuat rangka atau kemasan, sedangkan untuk peralatan elektronik di dalamnya, ia mengambil peralatan Panasonic yang ia beli di toko, dengan alasan memenuhi syarat ketat ramah lingkungan untuk pasar ekspor. Hingga suatu waktu ia bertemu dengan Pak Rachmat Gobel (Preskom Panasonic Indonesia) pada pameran produksi ekspor.

Sejak saat itu Singgih tidak membeli radio di toko untuk kemudian dipreteli, ia kini membeli langsung peralatan elektronik dari Panasonic. Dari situlah Singgih mulai serius merancang dan memasarkan Magno.

Singgih pernah mendapat pesanan 10.000 unit radio kayu senilai Rp 4,9 miliar dari rekanannya di AS. Sayang, kapasitas produksi “pabrik” Singgih, yaitu Piranti Works, belum memadai. Meskipun begitu Singgih mengaku senang, karena itu artinya konsep radio kayunya diterima dan mendapat kepercayaan internasional.

Radio kayu bermerek Magno itu juga pernah beberapa kali memenangkan penghargaan, seperti, lomba desain di Seattle, AS, tahun 1997, yang membuat seorang desainer Jepang tertarik dan mempopulerkan produk ini sejak 2004.

Radio ini juga menjadi pemenang Good Design Award 2008 di Jepang untuk kategori Innovation/Pioneering & Experimental Design.

Magno masuk nominasi untuk Grand Awards untuk Desain for Asia Award yang digelar di Hongkong. Pada 19 Maret 2009, Magno memenangkan Brit Insurance Design Award 2009 untuk kategori produk .

Untuk harga per unit, Magno dijual dengan harga 49-56 USD di AS, di Jepang dijual 17.500 yen dan di Jerman 160-240 euro. Di dalam negeri Magno diberi harga Rp 1,1 juta-Rp 1,3 juta per unit. Agak mahal, karena menurut Singgih, Magno merupakan benda koleksi yang personal, bukan komoditas.

Sumber: Kompas

7 Komentar leave one →
  1. April 18, 2010 11:35 am

    WOW!! keren abis BOSS

  2. nabil adwa permalink
    Juli 25, 2010 11:35 am

    Inspirator baruku.

  3. agung permalink
    November 13, 2010 11:35 am

    Saya sangat terkesan dgn karya anda, dulu sampai sekarang saya suka radio kayu, waktu itu masih tabung, suka karena kuno. Dan sekarang pun saya masih suka, dan setelah melihat karya anda saya semakin suka, karena radio yg anda buat sangat kelihatan klasik, tapi modern, jarang sekali radio seperti itu.

    Saya pingin beli entah berapa pun harganya, tapi lewat apa saya nggak tahu, aku sering ke industri kayu tapi untuk menservice mesin atau membuat mesin, karena aku dari tehnik mesin. Sungguh sangat tertarik. Dan sebenarnya bukan hanya itu, aku tertarik dari segi bisnisnya, dengan melihat antusiasme orang2 dan ketertarikanya,apakah tidak bisa dijual langsung? tidak on line, karena banyak org yg masih awam bagaimana membeli barang lewat internet.

    Mas Kartono kalau boleh saya mau bertemu, dan kalau boleh juga saya ingin menjual radio itu, tapi nggak secara on line diinternet, tetapi dgn gerai yg diseting cukup unik untuk sebuah tempat penjualan radio kayu yg sangat indah.

    Tapi jika nggak boleh, saya ada keinginan bekerja sama dengan anda, dng membuat radio kayu tapi dgn lisensi anda, dan ini untuk pasar lokal, yg banyak org bisa menjangkaunya. Mungkin dengan saya magang ditempat anda, mungkin anda (maaf…..) curiga, memang itu perlu, tapi saya bisa menjaga kepercayaan yg anda berikan, bukan karena saya hanya ingin tahu proses pembuatan dsbnya, tapi jujur ini kecintaan saya pd produk radio ini.

    Mungkin anda baca email saya ini, tolong anda rasakan dan renungkan mungkin apa yg menjadi maksut saya bisa anda penuhi. Dan saya sangat ingin ketemu anda, karena saya juga dri design tapi design mesin industri, kalau anda dr seni rupa.

    Salam hangat dari saya. Agung

    • November 15, 2010 11:35 am

      Coba Agung hubungi beliau di:

      magno – PIRANTI WORKS
      Krajan 1 RT 02 RW 07
      Desa Kandangan, Temanggung,
      Central Java, INDONESIA, 56281
      phone:+62 293 4900895
      fax:+62 293 4900895
      mobile:+62 8886909150
      e-mail : info@magno-design.com

  4. Oktober 3, 2015 11:35 am

    Salam kenal…saya berminat membeli radio magno ini, dimana saya bisa mendapatkannya?
    Saya berdomisili dikota Medan, apakah di Medan ada agen penyalurnya..?
    tks..

  5. dzeko permalink
    November 6, 2015 11:35 pm

    wow terus berkarya pa,saya jga sedang mmbuat jam cuckoo clock dari kayu bekas

Trackbacks

  1. Radio Kayu – liputan-kandangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: