Lanjut ke konten

Deby Jannati Gustiwi & Shona Mazia: Peraih Emas di Mostra International Science and Technology, Brazil

April 18, 2010

Deby Jannati Gustiwi dan Shona Mazia, dua orang pelajar kelas 12 SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang, berhasil meraih juara I pada ajang lomba penelitian antar siswa yang diikuti sekitar 22 negara dari Asia, Eropa, dan Amerika Latin. Mereka berdua meraih medali emas pada perhelatan Mostra International Science and Technology atau Mostra Internacional de Ciência e Tecnologia (Mostratec) yang diselenggarakan di Brasil pada tanggal 24-31 Oktober 2009.

Mereka mengaku tidak pernah berpikir akan memenangkan medali emas dalam lomba tersebut karena selain diikuti oleh 22 negara dari Asia, Eropa, dan Amerika Latin, persaingannya cukup ketat serta hanya empat medali yang diperebutkan.

“Kami berdua awalnya hanya mencoba melakukan yang terbaik bagi negara Indonesia, dan tidak berpikir akan meraih medali emas melihat saingan dan peluang meriah juara yang sangat berat,” kata mereka.

Dalam ajang itu, Deby dan Shona, meneliti manfaat kulit singkong sebagai bahan yang bisa menyerap bahan aktif berbahaya. “Kami berdua memanfaatkan kulit singkong dengan cara dibakar hingga mencapai seribu derajat Celcius menggunakan alat khusus menjadi karbon aktif yang sangat dibutuhkan untuk menyerap berbagai jenis logam berat yang berbahaya”, tutur Deby dan Shona.

Alasan keduanya menggunakan kulit singkong sebagai objek penelitian karena produksi singkong di Indonesia sangat melimpah namun tidak dimanfaatkan dengan baik dan hanya digunakan sebagai makanan hewan ternak sehingga nilai ekonominya menjadi rendah.

“Dengan memanfaatkan kulit singkong menjadi karbon aktif bisa meningkatkan nilai ekonomi dari kulit singkong tersebut,” katanya.

Selain itu, Deby dan Shona juga menuturkan bahwa karbon aktif pada umumnya digunakan dalam pemurnian dalam penyerapan limbah cair yang mengandung banyak logam berat seperti merkuri, timbal, dan zat besi, Dan ini sudah diterapkan di sekolahnya.

Hal yang dinilai dalam lomba tingkat internasional tersebut antara lain, bobot penelitian dan bobot presentasi. “Namun yang paling utama adalah manfaat dari tiap penelitian yang telah dilakukan serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat luas.” Mazia berharap penelitian tentang kulit singkong yang telah mereka lakukan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Sumber: Antara, Bangga Indonesia, Mostratec

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: