Skip to content

Hiu Berjalan Dari Papua Barat Ditemukan LIPI

April 25, 2010

Bila kita mendengar kata hiu, yang terlintas di benak kita adalah ikan buas dan perkasa di lautan. Namun, hiu ada berbagai macam, dari hiu macan hingga hiu martil. Di perairan Raja Ampat, Papua Barat, terdapat hiu yang bisa berjalan.

Hiu berjalan ini adalah satu dari 11 species biota laut baru yang ditemukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Kita bekerja sama dengan beberapa lembaga dan menemukan 11 species baru di sana. Kita melakukan penelitiannya pada tahun 2007 lalu,” ujar Kepala Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Suharsono di kantor Pusat Penelitian Oseanografi, Jl Pasir Putih, Ancol Timur, Jakarta Utara, 19 April 2010.

Sebelas species baru tersebut telah diberikan nama dalam lelang ‘Blue Auction’ di Monaco pada tahun 2007 lalu. Lelang tersebut berhasil mendulang dana sebesar US$ 2 juta.

Hasil lelang tersebut digunakan untuk mendukung penelitian dan program konservasi kelautan di kawasan Kepala Burung Papua,” jelasnya.

Selain untuk mendukung penelitian, lanjut Suharsono, biaya tersebut juga akan dipakai untuk meningkatkan kapasitas ahli taksonomi kelautan Indonesia.

Agar dapat mendeskripsikan species-species baru dari perairan Indonesia,” katanya.

11 nama species baru yang ditemukan di perairan Raja Ampat, Papua Barat tersebut yakni:

  • Hemiscyllium galei atau hiu berjalan dan diambil dari nama Jaffrey Gale.
  • Hemiscyllium henryi atau hiu berjalan dengan corak berbeda dan diambil nama dari Wolcott Henry.
  • Melanotaenia synergos diambil nama dari Synergos Institute sebagai penghargaan dari pemenang lelang Peggy Dulay.
  • Corythoichthys benedetto diambil dari nama mantan Perdana Menteri Italia Benedetto Craxi.
  • Pterois andover yang merupakan pilihan nama dari Sindhucajana Sulistyo.
  • Pseudanthias charlenae merupakan pilihan nama dari Pangeran Albert II dari Monaco.
  • Pictichromis caitlinae merupakan nama yang diambil dari Caitlin Elizabeth Samuel, anak Kim Samuel Johnson sebagai hadiah ulang tahun ke-19.
  • Pseudochromis jace dari singkatan nama Jonathan, Alex, Charlie, dan Emily, nama dari empat anak Lisa dan Michael Anderson.
  • Pterocaesio monikae diambil dari nama Lady Monika Bacardi
  • Chrysiptera giti diambil dari nama perusahaan yang dimiliki Enki Tan dan Cherie Nursalim, GITI
  • Paracheliumus nursalim, diambil dari nama Sjamsul dan Itjih Nursalim penghormatan dari Cherie Nursalim dan Michelle Liem.

Sumber: LIPI

2 Komentar leave one →
  1. April 25, 2010 11:35 pm

    waw.. subhanallah, luar biasa! proud indonesiaa!!

  2. muhammad ali ulath permalink
    Maret 22, 2012 11:35 am

    Walah… hiu gituan saya sering ketemu kalo lagi diving di perairan dekat kantor saya (apsor sorong). Maklum belum tau species itu baru!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: