Skip to content

Bryan Jevoncia: Bocah Pemenang Lomba Desain Perangko PBB

Juni 23, 2010


Bryan Jevoncia, siswa SD asal Pontianak, Kalimantan Barat, pada 17 Oktober 2007 menerima penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Markas Besar PBB, New York, AS. Ia berhasil memenangi lomba desain perangko yang diadakan oleh PBB. Pemberian penghargaan ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon serta sejumlah perwakilan negara-negara asing, termasuk Wakil Tetap RI untuk PBB, Marty Natalegawa.

Bocah kelahiran 16 Desember 2000 ini adalah salah satu dari 6 anak usia 6-15 tahun dari berbagai negara yang desainnya dinyatakan akan dijadikan gambar perangko PBB seri tahun 2008. Lomba “Children Art Competition” yang bertema “We Can End Poverty (Kita Dapat Mengakhiri Kemiskinan)” itu diikuti oleh sekitar 12.000 peserta dari 124 negara. Lomba ini diadakan dalam rangka peringatan Hari Internasional Pemberantasan Kemiskinan.

Desain perangko hasil karya Bryan menggambarkan anak-anak yang setelah pulang sekolah membantu ibu mereka dengan mencari uang melalui keterampilan mereka menggunakan sisa-sisa bahan pakaian jahitan.

Bryan mengaku dirinya sangat senang bisa mendapatkan penghargaan PBB. Namun, hadiah dari PBB ini dianggapnya belum lengkap karena dia juga menyimpan keinginan lain. “Saya ingin bertemu dengan Pak Presiden,” ujar Bryan dengan malu-malu.

Pada 23 Oktober 2007, keinginan Bryan terkabul. Bertempat di Kantor Presiden Jakarta, Bryan diterima oleh Presiden RI Susilo B. Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono. “Ketika Presiden SBY tahu bahwa salah satu keinginan Bryan setelah memenangkan kompetisi tersebut adalah bertemu dengan Presiden, maka SBY pun mengundang Bryan dan keluarganya untuk datang ke Istana,” tutur Andi Mallarangeng, juru bicara presiden.

Selain itu, putera pasangan Bong Yaw Song dan Rosina Fardimin ini juga berhasil menjadi pelukis cilik pertama yang lukisannya menjadi koleksi di Galeri Nasional Indonesia di Jakarta.

Saat ini Galeri Nasional Indonesia memiliki sekitar 1770 koleksi karya seniman Indonesia dan mancanegara, antara lain Raden Saleh, Hendra Gunawan, Affandi, S. Sudjojono, Basoeki Abdullah, Barli Sasmitawinata, Trubus, Popo Iskandar, Sudjana Kerton, Dede Eri Supria, Ivan Sagito, Lucia Hartini, dan Iriantine Karnaya.

Sumber: Bangga Indonesia, Presidenri, BorneoTribune

One Comment leave one →
  1. Desember 3, 2010 11:35 am

    Great post! *thumbs

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: