Skip to content

Anang Lastriyanto: Lewat Horizontal Vacuum Fryer Buatannya Raih Anugerah Ristek Award 2010

September 3, 2010

Mungkin tidak pernah terbayang sebelumnya dalam benak Anang Lastriyanto tujuh belas tahun yang lalu bahwa kekagumannya terhadap teknologi pengeringan buah buatan luar negeri  akan bermanfaat bagi banyak orang. Bahkan, bisa dibilang saat ini banyak orang ”bisa hidup” berkat kreativitasnya menciptakan pengering yang berangkat dari kekagumannya tadi.

Ketertarikannya pada mesin pengering buah buatan Taiwan kala itu membuat Anang berkreasi dan mencipta alat serupa dengan material dari dalam negeri. Risetnya tidak mudah karena tiga tahun setelah 1993 itu, sebuah alat bernama horizontal vacuum fryer atau mesin penggoreng hampa horizontal dengan sistem jet air akhirnya berhasil dibuat. Alat buatannya itulah yang kini ”menyelamatkan” produk-produk pertanian dalam tahap pascapanen.

Mesin penggoreng buatan ini bisa menggoreng dalam keadaan tekanan dan temperatur rendah. Jika suhu normal penggorengan biasa adalah 160 derajat celsius, dengan alat buatan Anang ini suhunya bisa ditekan hanya 90 derajat celsius.

Menggoreng dengan suhu rendah ini membuat sayur, buah, atau produk lain yang digoreng tidak rusak warnanya, vitamin tetap terjaga, dan aroma pun tidak hilang. Salak, bawang goreng, cabai merah, mete, jeruk, sosis, cumi, bakso, durian, dan berbagai produk lain telah coba dikeringkan menjadi seperti keripik oleh Anang. Keripik buah atau sayur ini bisa tahan berminggu-minggu, bahkan dalam hitungan bulan.

Cara-cara penanganan pascapanen produk-produk pertanian itu sering kali menyebabkan kerusakan produk karena aroma, rasa, atau warna buah atau hasil pertanian lainnya berubah atau rusak.

Mesin penggoreng hampa ini sebenarnya menggunakan teori sederhana, yaitu hukum Bernoulli. Prinsipnya sederhana, di mana ada aliran air, di situ akan ada isapan. Di sinilah kunci menggoreng kering dari alat buatan Anang. Alat itu akan mengisap kandungan air yang ada pada buah-buahan atau sayuran dan menjadikannya semacam keripik. Walaupun berbentuk keripik, rasa dan aroma buah-buahan atau sayuran hasil pengolahan tetap terjaga.

Pengoperasian mesin penggoreng hampa ini cukup mudah. Mesin dihubungkan dengan listrik dan memanasi air di dalam sebuah bak. Tahapan selanjutnya adalah memasukkan minyak goreng ke dalam tabung yang tersedia. Kemudian, masukkan buah atau sayur dalam keranjang penggorengan. Setelah itu sesuaikan suhu dan tunggu selama 40-150 menit (tergantung besar kecil mesin). Maka, keripik buah atau sayur produk olahan mesin tersebut sudah didapat.

Mesin penggoreng hampa buatan dosen Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya itu kini sudah merajai Nusantara. Mesin jenis ini kini digunakan konsumennya di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua.

Sejak dibuat pada 1996 hingga kini sudah ada 1.300-an alat yang diproduksi lulusan S-2 Keteknikan Pertanian, Institut Pertanian Bogor, itu. Melihat keberhasilan alat pengolah produksi pertanian seperti itu rupanya membuat sebuah pabrik mengadopsinya dan mesin penggoreng hampa ini sudah bisa diproduksi massal.

Pengguna mesin ini juga beragam, mulai dari sekolahan atau balai latihan kerja, UKM kecil, industri menengah, hingga industri besar. Pengguna yang menyebar seperti itu memungkinkan karena tersedia lima jenis alat penggoreng vakum, yaitu mulai dari kapasitas 1 kilogram-4 kilogram untuk usaha pemula, kapasitas 7 kilogram untuk usaha komersial, dan berkapasitas 10-25 kilogram, tergantung jenis industrinya.

Harga per unit alat penggoreng hampa ini dijual mulai dari Rp 7,5 juta (untuk pelatihan di laboratorium sekolah dengan kapasitas 1 kilogram) hingga Rp 30-an juta (kapasitas 25 kg atau untuk industri besar).

Menurut Anang, meski sudah banyak yang memanfaatkan mesin penggoreng kreasinya, riset tidak pernah berhenti. Sampai kini pun terus dilakukan penyempurnaan dan inovasi-inovasi baru agar bisa bersaing dengan produk pabrik. ”Namun, saya senang, setidaknya kita tidak lagi hanya menjadi penonton dari suatu kemajuan teknologi. Kita sudah bisa menjadi pelaku di dalamnya,” ujar Anang.

Salah satu riset yang terus dilakukan adalah bagaimana di tengah melonjaknya harga bahan baku, Anang tidak menaikkan harga jual produknya. Selain itu, ia berpikir bagaimana bisa menyubstitusi bahan bakar mesin ini agar lebih terjangkau masyarakat di mana pun.

Saat ini mesin penggoreng hampa buatan Anang menggunakan energi listrik dan elpiji. Listrik yang dibutuhkan antara 900 watt dan 2.200 watt, tergantung kapasitas mesin.

”Mungkin saja bahan bakarnya bisa diganti batu bara, kayu, atau bahan bakar lain. Dengan begitu, petani kecil pun bisa mengolah hasil pertaniannya sendiri tanpa takut busuk,” ujar Anang.

Berkat penggorengan hampa ini, Anang mampu memutar roda ekonomi tersendiri. Malang Raya kini menjadi kota keripik dan mesin pembuat keripik. Muncul pula pabrik penyedia suku cadang mesin penggorengan vakum ini. Banyak pemuda tetangga sekitar rumah Anang mulai belajar kepadanya cara membuat mesin tersebut.

Pada 2010 ini, berkat mesin penggorengan buatannya, Anang meraih Anugerah Ristek Award 2010 dengan menyisihkan 1.500-an pesaing.

”Impian saya adalah mulai petani kecil hingga pengusaha besar bisa bersatu dalam produk sayur dan buah kering ini. Kalau sudah bersatu, didukung sistem pengemasan terstandardisasi, kita bisa menjual produk ke mana pun. Akhirnya produk agraris bangsa kita yang sebenarnya melimpah ruah bisa diolah lebih awet dan bernilai jual tinggi,” ujar Anang.

Sumber: Kompas

22 Komentar leave one →
  1. eddy haryadi permalink
    September 3, 2010 11:35 am

    SALUT! itu ungkapan yang pertama saya ucapkan, selanjutnya bagaimana kalau saya bermaksud mendapatkan alat tersebut untuk mengembangkan usaha, contoh buat keripik pisang, keripik singkong dsb apakah mendapat penyuluhan cara memanfaatkan alat tsb, tolong dapat dijelaskan lebih detail lagi, apakah bisa dibeli secara angsur/kredit, mohon infonya di: edhar.66@gmail.com trima kasih.

  2. suhatman permalink
    September 5, 2010 11:35 pm

    Tolong beri alamat atau nomor telp yg bisa dihubungi untuk memperoleh alat ini. Terima kasih

  3. Andy Fadjar permalink
    September 19, 2010 11:35 am

    Assalamu’alaikum Wr, Wb.
    Pak Anang mohon info. Saya mendapatkan produk/mesin penggorengan vakum sejenis pada beberapa website. Bukankah, dari info yang sementara ini saya dapatkan, Bapak adalah satu2nya peneliti dari Indonesia? Apa kaitannya produk Bapak dengan mesin2 sejenis yang tersebar sekian banyak yang ditawarkan tersebut?
    Terima kasih kesediaan Bapak menjawab pertanyaan saya.

  4. ricky permalink
    Desember 14, 2010 11:35 pm

    Mhn diberikan alamat serta no hp yg bisa saya hubungi untuk info lebih lanjut mengenai pemesanan. Trims

    Ricky 081219929608

  5. endang supratni permalink
    Februari 10, 2011 11:35 am

    Apakah gak ada yg kecil pak penggorengannya. Saya perlu buat di rumah pakai sendiri terima kasih.

  6. alfa permalink
    April 1, 2011 11:35 pm

    Assalamu alaikum.. Mohon info untuk mendapatkan alat ini.

  7. Agustus 28, 2011 11:35 pm

    Kalau boleh tahu untuk nggoreng 100kg bahan baku dari singkong memakan minyak goreng berapa kg dan makan waktu berapa lama. terima kasih.

  8. bulkini permalink
    Desember 12, 2011 11:35 pm

    saya ingin beli yg kapasitasnya 1 kg bisa gak ya pak kalu nanti udah jalan usahanya saya ingin beli yg lebih besar maklum modal cekak pak hanya ingin membantu masyarakat agar bisa mengelola pertanian lebih baik
    mohon infonya d kirim k email thanks

  9. yoni permalink
    Januari 7, 2012 11:35 pm

    Tolong minta alamat atau no hp-nya pak! Saya tertarik untuk membeli produk ini.

  10. ahmad permalink
    Maret 28, 2012 11:35 pm

    Selamat malam pak, saya mempunyai mesin vacuum frying buatan bengkel, tapi sampai skrg masih ada saja kendala yang terjadi seperti terkadang vacuum tidak bsa mencapai -70cmhg kemudian lama proses tidak kurang dari 3 jam, keadaan mesin tidak memakai kondensor & memakai hanya 1 ejektor..
    Mohon sarannya pak.

    • Juni 20, 2012 11:35 pm

      Yth. Mas Ahmad. Maaf baru membalas, karena jarang on line. kasus yang sama dihadapi mas Akbar di Medan. Saya coba memberi solusi dengan meminjamkan jet air kepada mas Akbar (085358600467), katanya ada pengaruh positif. Tetapi bagaimana kelanjutan kalau dipakai menggoreng sejauh ini kami belum memonitor. Silakan menghubungi beliau atau kunjungi web saya di vacuumfryer.com. Sekian, semoga bisa membantu mengatasi masalah sdr. Salam, pak Anang

  11. indrar_65@yahoo.co.id permalink
    April 5, 2012 11:35 am

    mohon informasi tentang cara kerja dan cara membuat mesin yang benar dan tepat makasih atas jawaban

  12. h. surani warsito permalink
    Mei 7, 2012 11:35 am

    saya tertarik dengan mesin buatan bapak, tapi bgm cara membelinya, untuk yang kapasitas 2,5 kg harganya berapa ya pak, terus lama memasaknya berapa jam, bisakah satu alat untuk mengeringkan salak juga cabai secara bergantian, trima kasih. 08153898622

  13. NYANG LAIN permalink
    Mei 19, 2012 11:35 am

    pak, saya tertarik dengan alat bapak sudah lama saya pengen punya usaha kecil seperti ini. bagaimana untuk mendapatkan alat ini, apakah saya bisa membeli dengan cara diangsur? karena saya baru akan mengawali usaha. saya untuk sementara tanya yang untuk kapasitas1 kg dulu aja. bisa balas di email saya widajantikristin@yahoo.com. terima kasih

  14. konang hari p permalink
    Oktober 13, 2012 11:35 am

    Maaf pak anang, saya guru di smkn 1sine ngawi, kami barusja membuka jurusan agrobisnis pada pengolahan hasil pertanian, kita mempunyai rencana akan mengembangkan produksi keripik nangka sebagai media praktek siswa, mohon d bantu

  15. Aisyah permalink
    Maret 3, 2013 11:35 pm

    Alat yg bpk telah rancang sangat brmanfaat bagi kami mahasiswa teknologi pangan, universitas haluoleo. Moga riset selanjut lbih terjangkau bahan bakarnya oleh masyarakat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: