Lanjut ke konten

Fahma & Hania: Siswa Pemenang & Pencetak Rekor Peserta Termuda di 10th International APICTA Awards 2010, Malaysia

Oktober 19, 2010

“Aku sayang adikku, Hania, meskipun dia kadang-kadang rewel, terutama saat dia tidak ada kegiatan atau permainan. Dia sekarang sekolah di TK B Cendikia, Bandung. Dia senang memainkan ponsel, terutama punya Ibuku. Sejak di playgroup, dia senang belajar.

Aku ditantang Ayahku untuk membuat aplikasi di HP ibuku, agar adikku bisa bermain sambil belajar. Akhirnya, dibuatlah aplikasi untuk ponsel Ibuku (Nokia E71, sama dengan ponsel Ayahku) “Belajar Huruf, Angka, dan Warna”, lalu “EnglishForKids”, dan “Doa Anak Muslim”.

Jadi, aplikasi Flash Lite di ponsel ini adalah untuk anak-anak belajar huruf, angka, warna, bahasa Inggris, dan doa-doa di ponsel.” (Fahma Waluya Rosmansyah – Program Book INAICTA 2010)

Hal tersebut di atas akhirnya membawa Fahma Waluya Rosmansyah dan, adiknya, Hania Pracika Rosmansyah mengharumkan nama Indonesia dengan berhasil meraih Juara pada ajang 10th International Asia Pacific ICT Alliance (APICTA) Awards 2010 yang berlangsung tanggal 12–16 Oktober 2010 di Kuala Lumpur, Malaysia.

APICTA adalah ajang kompetisi internasional yang diselenggarakan secara berkala (tahunan) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ICT (Information and Communication Technology) dalam masyarakat dan membantu menjembatani kesenjangan digital.

Ajang ini memberikan kesempatan kepada para inovator dan pengusaha dalam bidang ICT untuk memperkenalkan produk ICT mereka secara luas. APICTA diikuti oleh 16 negara antara lain Australia, Brunei, China, Hong Kong, India, Indonesia, Korea, Macau, Malaysia, Myanmar, Pakistan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand, dan Vietnam.

Prestasi siswa SD Cendikia Bandung & SMP Salman AL-Farisi Bandung ini diperoleh pada kategori Secondary Student Project melalui karya berupa kumpulan program game edukasi sederhana yang dibuat menggunakan Adobe Flash Lite untuk ponsel Nokia E71 dengan judul “My Mom’s Mobile Phone As My Sister’s Tutor” (Ponsel Ibuku Untuk Belajar Adikku).

Fahma Waluya & Hania Pracika berhasil mendapat apresiasi tinggi dari tim juri APICTA Internasional 2010 dan memperoleh skor tertinggi sekaligus memboyong piala Juara (Winner) APICTA 2010 pada kategori Secondary Student Project.

Keberhasilan ini sangat istimewa karena Fahma Waluya (12 tahun) dan adiknya Hania Pracika (6 tahun) mencetak rekor baru untuk peserta termuda yang berhasil meraih Juara (Winner) APICTA selama 10 tahun penyelenggaraan kompetisi APICTA Awards Internasional yang diadakan sejak tahun 2001.

Selama ini untuk kategori Secondary Student Project yang diikuti siswa-siswa elementary, middle dan high school, pemenangnya berasal dari siswa-siswa yang lebih senior (middle atau high school).

Karya-karya finalis yang berkompetisi pada kategori Secondary Student Project ini bersaing cukup ketat. Selain Fahma yang ditetapkan sebagai Juara (Winner), tim juri juga menetapkan empat karya lain sebagai peraih Merit Award (selisih nilai 5% dari Juara), yaitu SpringGrass karya Chung Hwa Middle School BSB – Brunei,Auto Temperature Descension Device by Solar Power karya Foon Yew High School (Kulai) – Malaysia, SimuLab karya Pamodh Chanuka Yasawardene – Srilangka dan Destine Strategy karya Rayongwittayakom School – Thailand.

Terdapat 5 kriteria yang sangat menentukan dalam penilaian juri internasional, yaitu Uniqueness, Proof of Concept, Functionalities/Features, Quality/Application of Technology, Presentation.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras Tim APICTA Indonesia 2010/Aspiluki yang yang telah mempersiapkan tim Fahma dan Hania ke ajang APICTA 2010, setelah sebelumnya Fahma dan Hania meraih Juara (Winner) di INAICTA 2010 pada kategori Student Project SD.

Selain itu dukungan dan bimbingan kedua orangtua Fahma dan Hania, yaitu pasangan Dr. Yusep Rosmansyah (Dosen & Peneliti di ITB) dan Yusi Elsiano (Praktisi Anak) turut memberikan andil yang sangat besar dalam mengembangkan kemampuan dan prestasi putra-putri mereka hingga berhasil meraih juara pada kompetisi ICT tingkat internasional ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai program game edukasi yang dikembangkan Fahma dan Hania, dapat diakses melalui situs www.perkembangananak.com yang dikelola oleh Yusi Elsiano, ibunda Fahma dan Hania.

Sayang untuk kategori lainnya, Tim Indonesia pada ajang APICTA 2010 ini tidak berhasil memperoleh penghargaan. Namun secara keseluruhan prestasi Indonesia yang memperoleh satu juara (winner) melalui Fahma dan Hania di ajang APICTA 2010 ini sangat membanggakan, khususnya dalam memberi inspirasi bagi anak-anak bangsa usia sekolah bahwa mereka sebagai generasi penerus bisa dan sanggup bersaing serta berprestasi di tingkat internasional.

Info lengkap tentang para pemenang di Winners APICTA 2010

Sumber: nihdia, APICTA 2010, Kompas


6 Komentar leave one →
  1. trhiie .. permalink
    Februari 25, 2011 11:35 am

    Wah..wah..wahh … hebat banget yaa …

  2. imelda permalink
    Februari 25, 2011 11:35 am

    Subhanallah …. sungguh mengagumkan.semoga anak2 kita bisa seperti Fahma dan Hania.amin

  3. abdul munir permalink
    Maret 9, 2011 11:35 am

    Wah…hebat banget ya anak seusia dia bisa membuat aplikasi game dan sofware. Tapi kalo bisa aku boleh minta fb-nya dari Rahma nggak atau cara untuk menggunakan aplikasi game dari fahma gimana ya?

  4. Hania permalink
    Juni 29, 2011 11:35 pm

    Hebat… hebat… ngomong2 namamu sama kayak aku….

Trackbacks

  1. 5 Bocah Berbakat TI Unjuk Kebolehan di ITB « Indonesia Proud
  2. Fahma & Hania: Siswa Pemenang & Pencetak Rekor Peserta Termuda di 10th International APICTA Awards 2010, Malaysia « whindhya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: