Skip to content

Lumbung Beras Toraja Jadi Maskot Museum Rautenstrauch-Joest, Jerman

November 26, 2010

Museum Rautenstrauch-Joest adalah satu-satunya museum etnologi di negara bagian Northrhein Westfallen yang mempunyai ribuan koleksi dari beberapa suku di Indonesia.

Salah satu yang menjadi objek unggulan dari Museum Etnologi ini adalah Lumbung Beras dari Sulawesi yang dipajang pada ruang masuk utama Museum. Lumbung Beras ini mempunyai panjang 11 meter, lebar 5 meter dan tinggi 7,5 meter yang berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan.

Lumbung beras ini telah dibongkar, dikemas, dan kemudian dikirim dari Toraja, Sulawesi Selatan ke kota Cologne, Jerman untuk kemudian dibangun kembali di dalam museum, dan semuanya tanpa menggunakan paku khusus. Lumbung Beras tersebut merupakan koleksi terbesar museum dan tidak dapat ditemukan pada museum manapun di dunia.

Untuk itu, Museum Rautenstrauch-Joest dipilih menjadi tempat acara peringatan ulang tahun Forum Persahabatan Jerman–Indonesia Cologne (Deutsche-Indonesische Gesselschaft/DIG) pada 20 November 2010.

Menurut Ketua DIG Cologne, Mr. Karl Mertes, sejak DIG pertama berdiri di Cologne sampai saat ini telah ada 15 perkumpulan DIG lainnya di seluruh Jerman.

Salah satunya adalah DIG Leipzig yang baru berdiri pada tahun 2010 dan merupakan yang pertama kalinya di negara Jerman bagian Timur.

Dalam sambutannya, Mr. Mertes juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada KBRI Berlin atas dukungan-dukungan yang telah diberikan selama ini kepada DIG Cologne.

Duta Besar RI, Eddy Pratomo yang hadir pada acara tersebut menyampaikan kegembiraannya akan adanya perkumpulan DIG  tersebut yang merupakan perkumpulan yang pertama kalinya didirikan di Jerman bahkan sebelum berdirinya KBRI di Bonn.

Duta Besar juga menyampaikan apresiasi atas berbagai kegiatan DIG Cologne yang sangat aktif dalam rangka meningkatkan hubungan antara Jerman dan Indonesia dan berharap agar aktivitas-aktivitas tersebut terus dilanjutkan.

Lebih lanjut Dubes Pratomo juga menyebutkan bahwa KBRI Berlin akan selalu mendukung setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh DIG Cologne dan juga DIG-DIG lainnya yang ada di seluruh Jerman.

Sementara itu Ketua Departemen Budaya Kota Cologne, Profesor  Georg Quander menyampaikan antara lain bagaimana peran dari kota Cologne pada pendirian forum persahabatan DIG dari mulai berdirinya sampai saat ini dan juga menyampaikan apresiasinya terhadap perkumpulan yang sudah cukup lama berlangsung dan masih aktif sampai saat ini.

Misi dari Forum Persahabatan Jerman–Indonesia (Deutsche-Indonesische Gesselschaft atau DIG) Cologne yang tahun ini merayakan ulang tahunnya yang ke-60 ini adalah untuk memajukan hubungan bilateral, menjembatani persahabatan antara Jerman dan Indonesia, antara Eropa dan Asia, antara rakyat Indonesia dan Jerman.

Acara perayaan ulang tahun DIG itu dilanjutkan dengan menyaksikan tarian dari Sulawesi yang diperagakan didepan lumbungberas dan mendapat sambutan  meriah dari pengunjung yang sebagian merupakan anggota DIG Cologne serta masyarakat Indonesia yang ada disekitar kota Cologne. Acara ditutup dengan sajian berbagai makanan kecil khas Indonesia.

Sumber: Deplu (KBRI Berlin)

5 Komentar leave one →
  1. Juli 10, 2013 11:35 am

    Cuman mau koreksi aja min.. Toraja itu bukan dari Sulawesi Tenggara tapi Sulawesi Selatan.

    • Juli 11, 2013 11:35 am

      Wah…Awwa benar. Adminnya kurang teliti nih! Tidak mengecek lagi tulisan dari sumbernya (yang pas salah juga). Sebagai bagian dari permohonan maaf, admin koreksi ya. Terima kasih.

  2. junikom permalink
    Juli 12, 2013 11:35 pm

    saya bangga jdi org toraja

  3. LELA' permalink
    Desember 14, 2013 11:35 pm

    TORAJA KEREN MIN, SALAM TOPATI!!!

  4. November 23, 2015 11:35 pm

    TORAJA AMAZING…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: