Lanjut ke konten

Ali Khumaeni Raih Penghargaan di International Chemical Congress of Pacific Basin Societies (Pacifichem 2010), Hawaii

Desember 24, 2010

Prestasi membanggakan kembali diukir Ali Khumaeni, 29, lelaki asal Kendal yang sedang menempuh program master di Universitas Fukui Jepang ini mendapatkan penghargaan internasional dari 6th International Chemical Congress of Pacific Basin Societies (Pacifichem 2010) yang diselenggarakan di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 15-20 Desember 2010.

Ia berhasil memukau juri dengan presentasinya atas makalahnya di bidang keamanan yang berjudul “A Unique Technique for Rapid Analysis of Tiny Amount of Powder Sample Using Transversely Excited Atmospheric CO2 Laser-induced He Gas Plasma at 1 atm”. Makalahnya menjadi salah satu yang terbaik dari ribuan makalah yang didaftarkan di penghargaan ini. Dia memenangkan kategori bidang Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) for security application.

“Ada 4 kategori yang menjadi titik penilaian oleh para dewan juri yaitu orisinalitas ide (novelty), cara penyajian presentasi, pemahaman secara menyeluruh terhadap riset yang telah dilakukan, dan antusiasme dan semangat dalam membawakan presentasi,” ujar pernyataan tersebut.

Khumaeni menawarkan metode baru untuk menganalisis serbuk yang tersedia dalam jumlah sedikit (sekitar 2-5 mg). Analisis ini akan membantu penyidikan polisi pada lokasi kriminal yang terdapat bahan-bahan peledak. Analisis serbuk yang tersedia dalam jumlah sedikit juga sangat diperlukan di Industri yang menghasilkan serbuk-serbuk yang sangat mahal seperti Industri kosmetik dan obat-obatan.

Pacifichem 2010 diselenggarakan setiap 5 tahun sekali di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat. Konferensi Pachificem dilaksanakan sejak tahun 1984.

Pada tahun ini, lebih dari 13.000 makalah telah didaftarkan di Konferensi. Sekitar 13.000 peserta dari 69 negara berpartisipasi dalam technical program yang terdiri atas para ilmuwan, peneliti, perusahaan, dan mahasiswa.

“Di dalam Pacifichem 2010, Juri memilih 43 terbaik dari 2.070 makalah kategori mahasiswa yang telah didaftarkan di 13 bidang keilmuan,” ujar pernyataan tersebut.

LIBS saat ini menjadi teknologi alternatif masa depan untuk analisis material semua fase baik padat, cair, maupun gas. LIBS telah mulai diaplikasikan sebagai metode analisis atom dan molekul dalam material di semua bidang termasuk pembangkit tenaga nuklir dan industri nuklir, polusi lingkungan, industri makanan, industri obat-obatan dan lain-lain. Khusus di bidang keamanan, teknik ini sedang dikembangkan untuk mendeteksi material CBRNE threats (Chemical, Biological, Radionuclide, Nuclear, and explosive material).

Sumber: VIVAnews

One Comment leave one →
  1. ramadhan permalink
    Oktober 10, 2012 11:35 am

    Alhamdulillaah……………….. saatnya kita percaya diri, Indonesia boleh mandiri bersama pemuda-pemudi terbaiknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: