Lanjut ke konten

Imam Nahrawi: Mantan TKI dari Korsel yang Jadi Pengusaha Sukses & Dirikan Pasar TKI di Lampung

Januari 21, 2011

Imam Nahrawi, mantan TKI dari Korea Selatan, kini menjadi pengusaha sukses di kampung halamannya, Way Jepara, Lampung Timur. Imam memiliki toko bahan bangunan, ruko, dan aset lain senilai total Rp 2,1 miliar. Namun, yang membuatnya tersohor adalah suksesnya mendirikan pasar TKI di Labuhan Ratu, Lampung Timur. Dia mendirikan pasar dengan 70 toko yang semua penjualnya adalah mantan TKI.

Pergi untuk menjadi TKI memang harus punya target. Setidaknya hal itu yang diyakini Imam Nahrawi sebelum memutuskan menjadi TKI di Korsel tahun 2000. Imam berangkat menjadi TKI ke Korea Selatan dengan target untuk mengubah kehidupan, karena gaji sebelumnya sebagai  pekerja di pabrik pengolahan pisang,  dirasa tidak kunjung cukup.

“Istri saya sempat berpesan dan memberi saya 2 pilihan saat akan berangkat yaitu, pulang dan berhasil membuat iri tetangga karena sukses, atau pulang dengan malu karena disorakin tetangga karena tidak sukses,” tutur Imam.

Berbekal pesan dari sang istri tadi, Imam pun bekerja di perusahaan tekstil di Pusan, Korea Selatan. Tekad, usaha keras dan kejujuran yang membuat Imam bisa mengumpulkan banyak modal untuk menjadi pengusaha di tanah kelahirannya, setelah ia kembali dari korea tahun 2002. Kini Imam memiliki sejumlah usaha. Semua asset yang dibangun dari modal gaji yang dia kumpulkan selama bekerja di Korea itu, kini mencapai milyaran rupiah.

Uniknya  lagi, Imam kini membangun sebuah pasar yang diperuntukan bagi para mantan TKI. Pendirian pasar ini katanya, merupakan wujud prihatin karena banyak ditemukan mantan TKI yang kembali miskin setelah pulang ke kampung halamannya, akibat para mantan TKI berperilaku konsumtif dan tidak bisa mengelola uang hasil jerih payah selama bekerja di luar negeri.

“Pasar itu untuk memotivasi mereka agar tidak lagi menjadi TKI dan sukses berwirausaha,” katanya.

Sukses pria yang orang tuanya berasal dari Blitar itu bisa menjadi contoh dan pelecut para TKI yang ingin sukses di kampung halaman.

Sumber: Bataviase.co.id, KickAndy

5 Komentar leave one →
  1. Maret 15, 2012 11:35 am

    Mantap….. bisa jadi inspiratif para tki setelah pulang kampung…. sukses

  2. Maret 15, 2012 11:35 am

    Sungguh sangat luar biasa, biasanya TKI Korea disana berfoya-foya dan menyesal ketika ternyata kontrak kerja sudah selesai dan harus pulang….

  3. Maret 15, 2012 11:35 am

    Prilaku konsumtif yang dilakukan kebanyakan tki di luar negeri, membuat mereka pulang tidak mengalami perubahan ekonomi…. Imam Nahrowi salah satu contoh yang patut ditiru oleh tki lainnya.

  4. erna permalink
    Oktober 25, 2016 11:35 am

    pak bagaiman caranya supaya bias mendirikan sebuah pasar, dan apakah syarat”nya,,,,insyaALLAH akan sy ikuti jejak bpk, jazakallah khair

Trackbacks

  1. BOS « KURUSETRA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: