Lanjut ke konten

Putu Putrayasa: Entrepreneur & Pendiri Perguruan Tinggi Termuda Indonesia

Maret 15, 2011

Putu Putrayasa adalah seorang penulis buku, trainer dan coach sekaligus peraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia, MURI karena prestasinya di bidang pendidikan sebagai pendiri perguruan tinggi termuda di usia 26 tahun.

Pemuda kelahiran Sumbawa, 17 Desember 1976 ini mendirikan sebuah perguruan tinggi di Baturaja, Sumatera Selatan, yaitu Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK AKMI). Putu, yang lahir dari keluarga miskin mendirikan perguruan tinggi karena “dendam pribadi”.

“Saya anak petani miskin. Ayah saya terpaksa menjadi kusir delman untuk mendapatkan tambahan uang. Saya dan adik-adik kesulitan untuk meneruskan sekolah yang lebih tinggi”, kata Putu yang pada usia 22 tahun mempunyai beberapa toko komputer yang omzetnya mencapai miliaran rupiah. Saat ini Putu sering keliling Indonesia untuk membagikan ilmu kewiraniagaan berdasarkan pengalaman pribadinya.

Pria yang akrab dipanggil Putu ini adalah sosok seorang pembelajar autodidak yang tak kenal menyerah. Tempaan kehidupan yang dilahirkan dikeluarga miskin, membentuk karakter dan kepribadian Putu, menjadi ulet, tangguh dan tekun dalam meraih mimpi-mimpinya.

Ia tidak ingin anak-anaknya kelak sulit mencari biaya sekolah seperti yang dialaminya. Ia pun bermimpi, untuk punya sekolah sendiri. Pada 9 Tahun kemudian, mimpinya menjadi kenyataan. Ia resmi menjadi sebuah perguruan tinggi di negeri tercinta ini, itulah yang mengantarkannya meraih rekor MURI sebagai Pendiri Perguruan Tinggi Termuda.

Dalam belajar dan bekerja, Putu selalu berorientasi pada prestasi. Dalam setiap bidang yang dikerjakannya, ia selalu berusaha menjadi 10% yang terbaik di bidangnya. Ia mengajar di kelas sejak kelas 5 SD, memimpin tim cepat tepat TVRI yang mengharumkan nama sekolahnya, menjadi siswa teladan nasional dan diterima di perguruan ternama tanpa melalui seleksi penerimaan mahasiswa seperti umumnya, melainkan melalui Penyaringan Bibit Unggul Daerah (PBUD).

Berbagai bidang bisnis pernah digelutinya, mulai dari laundry, bimbingan belajar jarak jauh, les privat, toko komputer, bisnis kayu, EO training, penerbitan buku, mendirikan dan memimpin perguruan tinggi, yang menjadi laboratoriumnya sebelum menjadi trainer dan coach ke berbagai kota di Indonesia.

Putu melatih dirinya dengan kemampuan menjual, bernegosiasi, berkomunikasi, memimpin, dan membina (coaching). Putu belajar dari berbagai sumber, baik autodidak maupun sertifikasi internasional. Putu adalah praktisi Neuro Linguistic Programming (NLP) yang mendapat Licensi langsung dari co-Creator NLP, yaitu Dr. Richard Bandler. Putu juga terdaftar sebagai anggota dalam Society of NLP, USA.

Keunikan cara belajar Putu adalah pada “kecepatan belajarnya” dalam bidang-bidang yang ia tekuni. Putu benar-benar melatih diri, hingga benar-benar keahliannya memberi hasil baik secara finansial maupun nonfinansial. Hasrat terbesarnya adalah berbagi kepada orang lain, demi membangkitkan semangat dan motivasi dalam diri setiap orang yang ditemuinya.

Motto hidupnya adalah untuk belajar, bekerja, dan beribadah. Ia memilih jalur pengabdiannya dengan inspiring, transforming and coaching. Saat ini, apa yang selalu ia pikirkan adalah “menginspirasi” setiap orang yang ditemuinya dengan “hidup harus berprestasi” dan “semua orang pasti bisa”.

Dengan berbekal pengalamannya dalam memberdayakan diri hingga meraih mimpi dan prestasi hidupnya, Putu menggunakan teknik-teknik NLP, hypnotherapi, business coaching dengan PRAXIS Model dan berbagai teknik lainnya, untuk membangun insan-insan berprestasi baru di Indonesia.

Cita-cita terbesarnya adalah membangun gerakan Sedekah Ilmu, untuk membantu 31 juta penduduk miskin di Indonesia meningkatkan taraf hidupnya. Untuk meraih cita-citanya ini, ia membangun komunitas dan tim, yang akan diajaknya bersama-sama kelak mengabdi untuk Indonesia, melalui gerakan Sedekah Ilmu, entaskan kemiskinan di Indonesia.

Gerakan ini adalah wujud ungkapan rasa syukur atas karunia tuhan pada kehidupan, sekaligus solidaritas sosial berbasis semangat gotong royong, warisan para leluhur bangsa ini. Komunitas Sedekah Ilmu yang digagasnya terdiri atas para entrepreneur, eksekutif, penulis buku, trainer, motivator dan berbagai profesi lainnya, yang mau membangun Indonesia melalui proyek-proyek pemberdayaan masyarakat miskin di Indonesia.

Putu telah menuangkan pemikiran-pemikirannya dalam 2 bukunya, yaitu Desain Ulang Hidup Anda diterbitkan oleh Gramedia Group dan Kaya dan Bahagia Modal Ngobrol yang diterbitkan oleh Freedom Academia. Selain itu, Putu juga menuangkan ide dan gagasannya di www.putuputrayasa.com, www.desainulang.com dan beberapa media seperti majalah Spirit Bisnis dan Kompasiana.

Putu dalam perjalanan panjang, membangun tim yang akan memberdayakan Indonesia. Jika anda berminat bergabung bersamanya, ia adalah seorang pembelajar yang siap bersama-sama belajar dengan anda, untuk mendedikasikan diri bagi Indonesia yang lebih baik. Info lebih lanjut follow Putu Putrayasa di http://www.twitter.com/putuputrayasa atau BB pin :25889E99 atau HP. 0813 9215 2796 untuk berkomunikasi dengannya.

Sumber: prestasi-indonesia.com, kick andy

lanjutan wawancara di Kick Andy lihat video 2, video 3

5 Komentar leave one →
  1. alice pngen ..... permalink
    Maret 15, 2011 11:35 am

    Wew

  2. Zhara permalink
    Oktober 15, 2011 11:35 am

    Subhanallaah.. Semoga semakin banyak anak muda Indonesia yang terinspirasi dan ACTION, termasuk saya. Amiin..

  3. darwo winoto permalink
    Maret 11, 2012 11:35 am

    Semoga saya bisa sukses seperti bapak Putu.

  4. Maret 16, 2012 11:35 pm

    saya suka dengerin ceramah Bapak di Radio! Baguss….

  5. Februari 18, 2020 11:35 am

    Semoga bermanfaat bagi orang lain ilmunya, dan termasuk saya dapat tertular ilmunya. Trimakasih 😊

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: