Lanjut ke konten

Udaya Halim: Pemilik IBEC, Perwakilan Resmi 25 Universitas Terkemuka di Inggris

Mei 21, 2011

Udaya Halim adalah seorang pejuang  kehidupan dan pendidikan asal Tangerang, Banten. Masa kecilnya adalah sebuah perjuangan. Udaya hanya seorang anak yang hanya bersekolah sampai SMP setelah itu, anak  ke-4 dari  8 bersausara itu harus menjadi pelayan toko di Pasar Baru.

Meski putus sekolah, Udaya tak memupus  harapannya untuk belajar, terutama belajar bahasa Inggris. Dengan  memilah-milah uang  sakunya, ia bisa memenuhi keinginannya untuk membayar  kursus bahasa Inggris.

Dengan perjuangan yang tak mudah, akhirnya Udaya bisa berangkat dan belajar bahasa Inggris di sekolah bahasa di Bournemouth yang bernama King’s.  Dengan upaya keras juga, akhirnya Udaya memiliki  lembaga  kursus yang diberi nama King’s English Course.

Di tahun 1992, lembaga ini resmi menjadi perwakilan resmi King’s England. Bukan saja menjadi perwakilan di Indonesia, tetapi juga menjadi business alliance, bahkan lembaga itu kini menjadi satu-satunya pemilik IBEC (Indonesia-Britain Education Centre) yang menjadi perwakilan resmi dari 25 universitas terkemuka di Inggris.

Saat kerusuhan terjadi  tahun 1997, Udaya dan keluarga terpaksa hijrah ke Perth, Australia. Di sana  ia  belajar dan membuka usaha hingga sukses.

Meski punya pengalaman buruk dengan kerusuhan tahun 1997,  tapi Udaya tetap menunjukkan kecintaannya pada Indonesia.

Ia kembali ke tanah air tahun 2004 lalu, kemudian mendirikan sekolah yang diberi nama Prince’s Creative School dan menjadi konsultan bagi anak-anak yang bermasalah. Ia bahkan  menjual sahamnya di beberapa institusi di Perth, dimana ia menjabat sebagai direktur agar dapat lebih fokus mengembangkan sekolah ini.

Selain itu, Udaya merasa terpanggil untuk menyelamatkan bangunan bersejarah di dekat kelenteng  Boen Tek Bio di kawanan cina benteng, tangerang, yang ia akan jadikan museum benteng heritage.

Sumber: KickAndy.com


5 Komentar leave one →
  1. Mei 22, 2011 11:35 am

    Wah, ingin segera melihat benteng heritage. Mudah2an cepat terealisir, salut pak Udaya.

  2. Mei 23, 2011 11:35 am

    Ini yang ada di Kick Andy kemarin. Salut sekali dengan pak Udaya Halim.

  3. yurie agita permalink
    Juni 6, 2011 11:35 pm

    Amazing sekali bisa secara langsung melihat sebagian koleksi2 pribadi Pak Udaya hari ini di Musium Heritage 😀

    Banyak sekali pengetahuan yang bisa digali, namun sayangnya waktu sangat terbatas 🙂

  4. tomi kurniawan permalink
    Juni 24, 2011 11:35 pm

    Luar biasa…Saya salut sama pak Hudaya, tapi disamping itu juga pengin belajar pasti ke depannya tapi mau coba jual patung giok uk 30 cm harga 300 jt nego sama kayu blandar jati kuno 100 juta nego mau gak pak?

  5. arya tanuwijaya permalink
    Juli 15, 2011 11:35 pm

    I was one of his student @ KING’s English Course for almost 10 yrs , and those 10 yrs made me into a well skilled person in international. I have a good job and living in New York now , Thanks a lot Pak Udaya … without you, I won’t be able to reach any dreams.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: