Lanjut ke konten

Gunawan: Dosen Ubaya, Peraih Endeavour Awards 2011, Australia

Oktober 8, 2011

Gunawan, Ph.D,  Dosen Jurusan Teknik Industri,  Universitas Surabaya (Ubaya) mendapatkan Endeavour Awards 2011 dari pemerintah Australia pada kategori ‘Post Doctoral Research Fellowship’, setelah dia bersama tim Ubaya merancang ‘e-business‘ bagi klaster industri alas kaki di Jawa Timur.

Gunawan kembali pulang setelah selama enam bulan meneliti dinamika klaster industri di negara bagian Victoria yang beribukota Melbourne.

“Di sana, saya meneliti bagaimana klaster industri menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung aktivitasnya,” paparnya.

Oleh karena itu, ia mewawancarai para pejabat pemerintah yang mensponsori program pengembangan klaster dan sejumlah manajer klaster industri di sektor ‘information technology, e-learning, green IT, food co-products, poultry, engineering service, dan manufacturing’.

“Hasilnya, ada beberapa pelajaran menarik yang mungkin bisa diterapkan bagi pengembangan klaster industri di Indonesia,” ujarnya.

Pertama, pemerintah Australia memang serius mengembangkan ekonomi regional melalui pendekatan klaster industri, baik untuk industri tradisional maupun industri yang berbasis teknologi informasi.

Kedua, ada cara-cara inovatif untuk mengarahkan acara-acara ‘networking’ agar tak berhenti sampai di acara, tetapi mengarah kepada kerja sama bisnis yang menguntungkan.

Ketiga, ada gagasan inovatif terkait bagaimana klaster industri yang diawali pemerintah bisa lestari (sustainable) setelah pendanaan dari pemerintah berakhir.

Keempat, adanya kecenderungan penggunaan teknologi informasi, yaitu ‘enterprise 2.0’ (web 2.0) dengan ‘social networking’-nya untuk mendukung komunikasi dan kolaborasi antar-anggota klaster industri.

Kelima, hubungan antara pemerintah, industri, dan perguruan tinggi yang intensif dan terjadi secara alami dalam berbagai aktivitas atau program untuk pembangunan ekonomi regional.

“Pemerintah Australia tampak serius berkomitmen mengembangkan ‘digital economy’, ‘clean technology’, dan ‘creative industry’ sebagai kunci keunggulan ekonomi di masa depan,” paparnya.

Menurut dia, apa yang akan terjadi dalam persaingan global mendatang bukanlah antar-keunggulan individu perusahaan, melainkan antar-keunggulan klaster industri regional.

“Pelajarannya, keseriusan dan komitmen pemerintah, pelaku bisnis, dan perguruan tinggi serta lembaga riset sangat diperlukan untuk mewujudkan daya saing industri Indonesia di kancah persaingan global,” katanya.

Sumber: republika.co.id, suarasurabaya.net

One Comment leave one →
  1. Oktober 9, 2011 11:35 am

    selamat berkarya !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: