Skip to content

HHO (Hydrogen Booster): Pengalih Air ke Gas Sebagai Alternatif Hemat BBM Buatan ITS

April 10, 2012

logo ITS di indonesiaproud wordpress comProf. Dr. Ir. H. Djoko Sungkono M.Eng.Sc., Kepala Laboratorium Teknik Pembakaran dan Bahan Bakar di Jurusan Teknik Mesin FTI ITS, mengembangkan “water to gas” (air dijadikan gas) sebagai energi alternatif untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM).

“Saya sudah menelitinya sejak tahun 2007, bahkan saya mulai memakainya sejak tahun 2009. Alhamdulillah, alat HHO (Hydrogen Booster) yang mengalihkan air ke gas itu mampu menghemat solar atau bensin hingga 36 persen,” katanya, Senin (9/4).

Menurut dia, alat HHO yang harganya Rp 800 ribu dan belum diproduksi secara massal (masih internal ITS), itu prinsipnya merupakan alat yang memisahkan H2O menjadi H2 dan O secara elektrolisa.

H2 yang sudah dipisahkan dari O itulah yang akan menghasilkan energi (gas) yang luar biasa bila ada proses pembakaran di dekatnya,” paparnya.

Saat ini, ujar guru besar FTI ITS itu, “water to gas” yang diriset itu sudah memasuki generasi ke-16, namun riset akan terus dikembangkan, baik konsep maupun alatnya.

“Alat HHO yang ada saat ini berupa tabung air murni berukuran 15×20 centimeter. Satu cc air murni akan habis untuk jarak 70 kilometer, sehingga kalau satu liter air murni ya bisa untuk jarak ribuan kilometer,” tuturnya.

Secara terpisah, Pembantu Rektor (PR) I ITS Surabaya Prof Ir Herman Sasongko menegaskan bahwa dirinya sebagai mantan Kepala Jurusan Teknik Mesin FTI ITS sudah mencoba alat HHO yang saat itu masih hemat 30 persen.

“Jadi, kalau pemerintah memang mau mengembangkan alat itu untuk aplikasi di masyarakat melalui tahapan produksi, saya kira perlu riset lanjutan, bahkan kalau sudah dipakai masyarakat pun masih perlu riset terus menerus dan ITS siap untuk itu,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Prof Dr Widjajono Partowidagdo dalam “Forum Group Discussion” dengan Rektor ITS Prof Ir Triyogi Yuwono DEA, alumni dan BEM ITS di Rektorat ITS Surabaya (5/4) juga mengaku pernah memakai alat itu.

“Saya pernah memakai alat ‘water to gas’ itu dari alumni ITS saat ada acara di Unas (Universitas Nasional, Jakarta), ternyata hemat 30 persen lebih dan kecepatan kendaraan juga bagus. Karena itu, kalau harga BBM naik 30 persen ya tentu tidak akan terasa, karena impas,” tukasnya.

Sumber: republika.co.id

12 Komentar leave one →
  1. diantaramereka permalink
    April 14, 2012 11:35 pm

    Kalo alatnya memang sudah teruji, cobalah utk dibuat massal. Bagus tuh buat ngurangin konsumsi BBM. Janganlah terpatok dengan alasan “riset”, toh semua barang hasil cipta manusia memang seharusnya perlu di-riset terus menerus dan gak mungkin bisa SEMPURNA, krn sdh alamiah klo qt itu emang “ga pernah merasa puas”
    *good job!!! d^_^b

  2. Mei 22, 2012 11:35 am

    kalau ada yang mau beli gimana caranya ya?

  3. samiaji permalink
    Juni 4, 2012 11:35 am

    saya juga pengin beli, tapi dimana??

    • suprihanto permalink
      Juni 15, 2016 11:35 am

      Dear pak, saya sedang membuat prototype hidrogen generator. Bila berminat bisa hub saya di 081234222625. Thanks

  4. wawan permalink
    September 29, 2012 11:35 am

    bisa minta no telp saya mau aplikasikan di mobil saya. balas saja di chis.irawan@gmail.com

  5. timothy permalink
    Oktober 8, 2012 11:35 am

    Inikan sudah lama dibuat oleh Universitas Colorado?

  6. Rifki permalink
    Oktober 21, 2012 11:35 pm

    kalo bisa pengembangannya 100% air kran….

  7. wahyu zanuardy permalink
    Juni 1, 2014 11:35 pm

    kenapa alatnya mahal si. apakah sudah pasti hemat bbm hingga 30%?

    • Sapnis permalink
      Juni 23, 2014 11:35 am

      Yang membuat alatnya mahal karena memang bahan2 yang digunakan juga cukup mahal pak.
      saya coba untuk membuatnya dan sudah berhasil, memang biayanya lumayan.. Hasilnya memang bisa menghemat bbm yg cukup signifikan..

      • Hakim permalink
        September 9, 2014 11:35 am

        mas Sapni, kl lumayan yahhh jangan mahal2 juga hehe, minta contact nya sampean,,, say 085852789151

  8. dwi permalink
    Oktober 2, 2014 11:35 am

    mas Sapnis, bole saya minta nmr kontak anda…?
    Nmr saya 081328845413

  9. April 13, 2016 11:35 am

    Harus diterapkan di mobil saya nehh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: