Skip to content

Sendratari Ramayana Candi Prambanan Raih PATA Gold Award 2012

April 17, 2012

sendratari ramayana di indonesiaproud wordpress comPentas Sendratari Ramayana Candi Prambanan Daerah Istimewa Yogyakarta, meraih “PATA Gold Award 2012” dalam kategori “Warisan Kebudayaan” setelah mengalahkan 180 konstestan dari 79 negara.

Agus Cani, Direktur Pemasaran PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWCBPRB) yang mewakili Direktur Utama PT TWCBPRB dalam acara pertemuan dengan para pelaku wisata Yogyakarta di Taman Wisata Candi Prambanan Yogyakarta, (16/4)  mengatakan bahwa penerimaan penghargaan akan dilakukan pada acara “PATA Annual Report Conference”  di Kuala Lumpur, Malaysia pada 21 April 2012.

Penghargaan PATA Gold Award 2012 bagi PT TWCBPRB merupakan penghargaan PATA Award yang ketiga kalinya. Sementara yang pertama pada 1994 dan kedua pada 2011.

“Bagi kami sebagai pengelola pentas Sendratari Ramayana Prambanan, penghargaan itu merupakan prestasi yang sangat membanggakan setelah 51 tahun Sendratari Ramayana tersebut dipentaskan pertama kali pada 28 Juli 1961,” kata Agus Cani.

Menurutnya, pentas Sendratari Ramayana tersebut pertama kali dilaksanakan di panggung terbuka sebelah selatan Candi Prambanan atas gagasan Letjen TNI (purn) GPH Djati Kusumo untuk menjadi daya tarik wisatawan waktu itu.

“Dalam pesannya Presiden Soekarno yang tertulis di dalam prasasti pada 25 Agustus 1961 yang berbunyi: Balet Ramayana Prambanan adalah satu percobaan untuk membawa seni pentas Indonesia ke taraf yang lebih tinggi,” katanya.

Agus Cani mengatakan bahwa dalam perkembangannya pada 1 Juli 1989 Presiden Soeharto waktu itu meresmikan selesainya pembangunan Panggung Utama sekaligus pementasan Sendratari Ramayana dipindahkan ke panggung terbuka yang memiliki latar belakang Candi Prambanan,

“Keunggulan Sendratari Ramayana adalah sudah ditonton oleh tokoh-tokoh nasional maupun internasional,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya sebagai pengelola pentas tersebut terus mempromosikan dan meningkatkan kualitas Sendratari Ramayana, di antaranya menggelar pentas ke berbagai negara.

Selain itu, juga meningkatkan kualitas pentas bekerja sama dengan para pakar tari dan membina grup tari yang mengisi pentas di panggung terbuka maupun tertutup yang jumlahnya mencapai 11 grup.

“Upaya tersebut dimaksudkan untuk ikut melestarikan seni tradisional serta memberikan ruang kepada para seniman tari untuk mengekspresikan jiwa seni dalam pentas Sendratari Ramayana,” katanya.

Sumber: antaranews.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: