Skip to content

Hartadinata Harianto: Motivator Termuda MURI & Peraih IPK 4.0 di Bard High School Early College, New York

April 20, 2012

hartadinata harianto di indonesiaproud wordpress comSosok pembawaannya tenang dan bicaranya lugas, jelas, serta penuh percaya diri. Ia juga mampu menjelaskan suatu hal dengan detail, padat, dan berisi.

Siapa sangka pemilik sosok ini masih termasuk ABG karena dia baru berusia 17 tahun. Dia adalah Hartadinata Harianto.

Cowok kelahiran Sidney, 21 April 1994 yang kini tinggal di New York, Amerika Serikat ini pernah dinobatkan menjadi WNI peraih IPK sempurna yakni 4.0 di Bard High School Early College (BHSEC),  Sekolah setingkat SMA di New York AS yang merupakan sekolah favorit dan menerapkan sistem akselerasi atau percepatan. Dana operasional sekolah ini dibantu Bill dan Melinda Gates Foundation.

Hartadinata menjadi satu dari 150 siswa, yang berhasil mengenyam bangku sekolah bergengsi bagi anak-anak jenius. Ia adalah anak Indonesia satu-satunya yang berhasil menyisihkan 8.000 orang dari seluruh dunia yang mendaftar di BHSEC.

Perjuangan Hartadinata mengenyam predikat sebagai siswa BHSEC tentulah tidak mudah. Penerimaan didasarkan pada nilai, ujian esay, dan matematika.

Lulusan dari BHSEC umumnya bisa mentransfer 60 kredit mereka ke perguruan tinggi atau universitas. Mereka bisa meraih gelar sarjana dalam dua tahun lagi, atau terjadi percepatan waktu dua tahun.

Hartadinata yang terus menunjukkan prestasinya yang tak kalah dari siswa lainnya sehingga ditargetkan menjadi sarjana pada usia 19 tahun.

Prestasi yang Membanggakan

Hartadinata yang sempat mengenyam bangku SD di SD Ciputra Surabaya itu, punya segudang prestasi akademik dan nonakademik.

Pada tahun 2006, Hartadinata meraih prestasi Math Academic Excellence. Tahun 2007 menerima penghargaan Academic Gold Honor Roll, yang diterimanya kembali pada tahun berikutnya.

Di bidang matematika, Hartadinata kembali meraih prestasi academic excellence for mathematics tahun 2008. Di tahun itu juga dia masuk dalam jajaran dua persen yang paling top secara nasional untuk tes English Language Arts (ELA Examinations).

Dia juga menerima President’s Education Award’s Program (Geoge W Bush). Indeks prestasi kumulatif (IPK) Hartadinata mencapai 4,0.

Pencapaian prestasi yang gemilang dari putra bangsa ini membuatnya memperoleh penghargaan Ambassador Awards for Excellence dari Duta Besar Indonesia di Washington DC, Dinno Patti Djalal pada Desember 2011.

Selain itu juga mendapat apresiasi dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) atas prestasinya sebagai WNI peraih GPA 4.0 dan motivator termuda.

“Untuk kategori motivator termuda, dalam catatan kami di MURI, motivator pendidikan rata-rata berada di usia diatas 30 tahun, sedangkan Hartadinata baru 17 tahun, dan sudah memberikan motivasi di puluhan sekolah di Indonesia. Sedangkan kategori kedua, anak tersebut merupakan anak Indonesia pertama yang mendapatkan IPK tertinggi 4.00 di BHSEC,” ujar General Manager MURI. Paulus Pangka.

Tetap Cinta Indonesia

Kini meski tengah sibuk menimba ilmu di negeri orang, Harta tak melupakan negerinya. “Saya tetap cinta negeri saya, Indonesia. Indonesia is so special for me,” ungkap Hartadinata (20/2).

Rasa cinta itulah yang mendorong Harta, demikian dia biasa disapa, untuk berbagi ilmu, pengalaman dan motivasi, khususnya kepada para pelajar di Indonesia.

Sejumlah sekolah di beberapa kota telah dan akan dia kunjungi, seperti di Jakarta, Yogja dan Solo. Dari perjalanan itulah dia mendapat kesan bahwa generasi muda, khususnya para pelajar Indonesia memiliki potensi-potensi luar biasa.

“Saya melihat passion dan semangat para pelajar Indonesia sangat besar. Mereka hanya butuh dorongan dan motivasi dari orang-orang sekitar seperti orangtua dan guru dan juga sistem yang bagus,” jelas dia.

Jadi Inspirasi

Bagi Hartadinata, menjadi seorang motivator adalah sebuah panggilan jiwa. Dia mengaku senang jika bisa memberi semangat, motivasi dan inspirasi bagi orang lain. Dia pun tidak membeda-bedakan kepada siapa dia berbagi ilmu dan pengalaman. Dia mengaku senang dan bahagia dengan penerimaan orang-orang di Indonesia. “Orang Indonesia sangat menarik dan culture-nya sangat kondusif. Dan saya senang selalu diterima dengan baik di sini,” akunya.

Selama dua pekan di Indonesia, dia hanya bisa mengunjungi beberapa kota saja. Namun dia bertekad akan kembali lagi ke Indonesia lagi jika liburannya lebih panjang. Tidak hanya di kota saja, dia akan melakukan kunjungan ke daerah terpencil dan pelosok-pelosok.

Rasa capek dan lelah, itu sudah pasti katanya. Namun putra sulung dari pasangan Tjandra Harianto dan Yudith Martin ini mengaku senang dan menikmati.

Tjandra Harianto berjanji bahwa anaknya, setelah menjadi dokter, akan kembali ke Indonesia, dan akan mengabdi memajukan Indonesia. “Sebab walaupun Hartadinata lama di New York, dia masih anak Indonesia. Karena Indonesia adalah tanah tumpah darah kami,” ujarnya.

Sumber: solopos.com, surabayapost.co.id, kompas.com

7 Komentar leave one →
  1. Januari 9, 2013 11:35 pm

    wow…sangat membanggakan banget,,..andai aku bisa…hha*

  2. Ezha Alzahari permalink
    Januari 14, 2013 11:35 pm

    Mantappp… My inspiration.
    Ayoo, katanya mau ke pelosok2. Coba ke sini kalo sempat ya…
    Kecamatan Pulau Luat – Kabupaten Natuna – Kepulauan Riau.
    Di sana masih sangat banyak memerlukan pencerahan tentang pendidikan, oke!

  3. Januari 17, 2013 11:35 pm

    waaaw ., sebuah kebanggaan bagi indonesia memiliki pemuda yh hbatt ., pkppk nyah top bngedt dech .,

    andaii aku bisa seperti hartadinata .
    mutivator termuda MURI dan peraih IPK di Bard High school early college, new york.

    aku lihat lohh ., hartadinata d undang di INTERMEZZO 🙂

  4. Aat Melawati permalink
    Juli 18, 2013 11:35 pm

    Subhanallah….

  5. Agustus 27, 2013 11:35 am

    selamat ya Ta jd motivator termuda Indonesia, smga kelak aq jg bs mbawa nama harum Indonesia dikancah internasional.

Trackbacks

  1. Batik Cap oleh 1.6432 Siswa PAUD Masuk Rekor MURI | ambangbatas
  2. Ratusan Rumah di Kampung Batik Palbatu Cetak Rekor MURI | ambangbatas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: