Skip to content

Mahasiswa Indonesia Raih Predikat Terbaik II pada Festival Budaya Antar Bangsa di Madinah

April 26, 2012

indonesiaproud wordpress comMahasiswa Indonesia di Universitas Islam Madinah (UIM) yang tergabung dalam Kemanduban Mahasiswa Indonesia berhasil meraih predikat kontingen terbaik kedua pada ajang Festival Budaya antar Bangsa di Madinah pada 23 April lalu.

Festival Budaya yang dihelat untuk kali kedua oleh UIM ini berhadiah uang tunai, tiket liburan gratis, dan sejumlah souvenir menarik lainnya serta diikuti oleh para mahasiswa UIM yang mewakili 52 negara.

Pada festival tersebut, kontingen Tajikistan berhasil menjadi kontingen terbaik I, disusul Indonesia di tempat kedua, kemudian diikuti secara berurutan oleh Afghanistan, Thailand, Palestina, Nigeria, Togo, China, Suriah, dan Malaysia.

indonesiaproud wordpress com

Acara yang berlangsung di halaman terbuka UIM ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIM, Prof. Dr. Mohammad Ali Al-Oqla, disaksikan oleh sivitas akademika dan para tamu undangan.

Penilaian dewan juri difokuskan pada keunikan, keindahan, dan kepaduan dekorasi dengan tema yang diusung, aneka makanan dan minuman khas daerah negara peserta, serta keterampilan peserta dalam menjelaskan dan menjawab pertanyaan dewan juri.

Kontingen Indonesia yang tampil atraktif dengan berbusana adat Jawa yang didominasi warna merah menyala dengan segala pernak-perniknya lengkap dengan blankon, berpakaian adat sunda, serta mengenakan batik dengan penutup kepala terbuat dari serabut pohon bertuliskan “Provinsi Gorontalo” mampu memikat para pengunjung yang berebut mengambil gambar.

Sejumlah poster yang memperlihatkan keanekaragaman keindahan dan kekayaan alam Indonesia turut ditampilkan pada dinding pembatas stan pameran lengkap dengan bendera dan peta Indonesia yang dipadu dengan pertunjukan cuplikan film destinasi wisata di sejumlah daerah Indonesia dan slide-slide pilihan nan memukau.

Hal yang tak kalah menarik adalah sajian masakan khas dan buah-buahan Indonesia yang menggoda selera pengunjung.

Nasi tumpeng, rendang, sate, gurame saos, otak-otak bandeng, semur telor, gado-gado, udang saus lengkap dengan sajian minuman es buah, bubur kacang ijo, pisang cokelat dan hidangan pencuci mulut berupa rambutan, kelengkeng dan lain-lain berjejer rapi di atas meja.

“Ini semua kami yang masak, Pak,” ujar salah seorang peserta kepada Konsul Pensosbud KJRI Jeddah Cahyono Rustam, yang menyempatkan hadir pada festival untuk mendukung langsung kontingen Indonesia.

“Ada rambutan?” tanya Rektor UIM saat merapat ke stan kontingen Indonesia beserta sejumlah tamu penting lainnya. Dengan sigap seorang peserta mengupaskan sebiji rambutan dan menyuguhkannya.

indonesiaproud wordpress com

Penasaran, ia pun mencoba sajian lainnya. Selanjutnya tanpa dikomando para pengunjung lain pun ikut menyerbu stan Indonesia dan berkerumun di sekitarnya.

Keberhasilan menyabet peringkat kedua pada festival kali ini mampu mengobati kekecewaan kontingen Indonesia Indonesia yang gagal masuk 10 besar kontingen terbaik pada festival budaya tahun sebelumnya.

“Keikutsertaan mahasiswa kita dalam ajang festival budaya ini merupakan salah satu sarana mempromosikan kekayaan budaya dan citra positif Indonesia di luar negeri,” ujar Cahyono Rustam.

Sumber: kemlu.go.id (KJRI Jeddah)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: