Skip to content

Aplikasi Buzzle Mall Juara di Ajang Ericsson Application Awards (EAA) 2012

Mei 9, 2012

Buzzle Mall, aplikasi navigasi pusat perbelanjaan besutan Arnold bersama Gerard Edwin dan David Soendoro yang lulusan Teknik Informatika ITB, meraih prestasi di ajang internasional sebagai juara ketiga dalam ajang Ericsson Application Awards (EAA) 2012 untuk kategori perusahaan.

“Buzzle Mall adalah peserta pertama dari wilayah Asia Tenggara dan Oceania yang berhasil menjadi juara ketiga dalam EAA 2012,” kata VP Marketing & Communication Ericsson Indonesia Hardyana Syintawati .

Buzzle Mall adalah aplikasi mobile berbasis lokasi yang berjalan di OS BlackBerry dan Android. Aplikasi ini merupakan panduan digital pusat berbelanjaan yang menawarkan paket informasi sebelum Anda berkunjung ke sebuah mall.

Dengan aplikasi tersebut, pengunjung pusat perbelanjaan bisa mengetahui informasi terbaru seperti info acara, promosi atau daftar toko yang ada di mall lewat perangkat mobile.

“Aplikasi ini sekaligus menggantikan directory mall dan tidak perlu ribet tanya-tanya ke orang mencari merchant yang dituju,” kata Co Founder PT Buzzle Indonesia Arnold Nugroho di Jakarta (8/5).

Jika tersesat atau bingung, pengguna ponsel juga bisa mengaktifkan fitur navigasi. Fitur ini akan membantu mengarahkan pengguna ponsel atau pengunjung mall ke toko yang diinginkan.

Hingga saat ini, sudah ada 25 mall di Jakarta dan 3 mall di Bandung yang dicakup oleh ke aplikasi Buzzle Mall. Ke depan, mall-mall lain di kota besar juga akan masuk dalam aplikasi ini.

“Kita akan update promo atau diskon per merchant sebulan sekali,” jelasnya.

Fitur lain yang dimasukkan dalam aplikasi ini adalah “Meet Up”. Fitur ini memungkinkan pengguna mengajak teman-temannya melakukan undangan pertemuan di suatu tempat di mall tertentu.

Untuk mengaktifkannya, pengguna langsung klik menu “Meet Up” dan akan langsung dihubungkan dengan akun jejaring sosial Facebook. Undangan pertemuan ini akan langsung masuk daftar agenda di akun Facebook di teman yang diundang.

“Kita juga bisa berbagi di Twitter, khususnya membagi promo-promo yang ditawarkan oleh merchant,” tambahnya.

Co Founder PT Buzzle Indonesia David Soendoro menambahkan aplikasi ini sudah dibuat sejak setahun lalu. Pengembang ini juga sudah masuk program inkubasi selama 100 hari yang diselenggarakan oleh perusahaan venture asal Singapura, PT East Venture Alpha.

“Dua hingga tiga bulan lagi kita juga akan masukkan aplikasi ke iOS dan Windows Phone,” tambah David.

Hingga saat ini, aplikasi Buzzle Mall baru diunduh 500 kali di Android dan 300 kali di BlackBerry.

Ajang EAA

Ajang EAA diikuti oleh 143 peserta dari 33 negara di dunia. EAA merupakan kompetisi tahunan global dan diperuntukkan bagi pengembang aplikasi berplatform Android.

Ajang ini sudah dilakukan sejak tahun 2009 dan di 2012 ini Indonesia meraih prestasi. Kompetisi ini terbuka bagi pelajar dan perusahaan dengan jumlah karyawan kurang dari 100 orang.

Kontestan harus mengembangkan aplikasi berbasis Android (di web atau native) yang menggunakan setidaknya satu dari Ericsson Labs API dan berkaitan dengan tema “Network Society”.

Ajang final aplikasi ini akan diikuti oleh empat finalis dari dua kategori, yakni pelajar dan perusahaan. Untuk 2012, finalisnya adalah dari China (dua tim), Kenya dan Mesir.

Sumber: kompas.com, vivanews.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: