Skip to content

Pianis Jesslyn Julia Gunawan Ukir Sejarah di Sydney Opera House, Australia

Mei 25, 2012

Jesslyn J Gunawan di indonesiaproud wordpress com
Jesslyn Julia Gunawan telah mengukir prestasi dunia baru, yakni sebagai pianis pertama di dunia yang berani mempergelarkan Goldberg Variations, mahakarya Johann Sebastian Bach, di Sydney Opera House pada 24 Mei 2012.

Selama 39 tahun sejarah Sydney Opera House belum pernah ada pianis kelas dunia yang berani mempergelarkan mahakarya tersulit dan terkompleks di gedung kesenian paling bergengsi dunia yang diresmikan oleh Ratu Elisabeth II tersebut.

Jesslyn pada kesempatan tersebut juga memainkan Gethuk Variations yang merupakan hasil komposisi dari pianis andal Indonesia, Jaya Suprana.

Sebelum menggelar konsernya di  Sydney Opera House, Jesslyn yang baru berusia 15 tahun adalah pianis remaja Indonesia yang sejak usia 8 tahun telah menjuarai berbagai kompetisi piano. Ia sempat menorehkan prestasi internasional, di antaranya:

  • Gold Winner Chopin International Piano Competition di Kuala Lumpur – Malaysia (2004)
  • Top Winner IBLA Grand Prize Competition, Ragusa, Italia for Violin and pianoforte (2005)
  • Performance at the Carnegie Hall, New York (2006)
  • Platinum Award for pianoforte and Gold Award for violin and scholarship from the Singapore Music Teacher Associaton (2008)
  • Gold Medal Australian Piano Award (2008)
  • Solo Piano Recital Awarded by Indonesian World-Record Museum and Certificate of Honor from the Jaya Suprana School of Performing Arts (2009)
  • Rosalyn Tureck Prize, Tureck International Bach Competition di New York (2010)
  • Performance at the Fryderyk Chopin University of Music, Warsawa, Polandia (2011).

Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu, H.E. Primo Alui Joelianto memberikan sambutan untuk acara pagelaran  yang memukau  para penonton tersebut.

Dalam sambutannya, Duta Besar menyampaikan bahwa Jessylin bukan hanya mencetak sejarah untuk Indonesia, namun juga mencetak sejarah bagi people-people links antara Indonesia dan Australia.

Butuh 2 Tahun

Pianis yang pernah meraih penghargaan Gold Medal Australian Piano Award itu menuturkan bahwa untuk menaklukkan lagu karya Johan Sebastian Bach ia membutuhkan waktu selama dua tahun. Sampai akhirnya ia mendapat kesempatan tampil di Sydney, Australia.

“Lagu ini sudah dua tahun tapi aku baru serius belajar untuk lagu ini sampai akhirnya berhasil baru-baru ini,” akunya.

Kesempatan tampil di Sydney Opera House membuat siswi kelas 1 SMA Merlion International School, Surabaya itu tak henti berlatih. Ia tak mau mengecewakan keluarga dan teman-teman yang selalu mendukungnya.

“Aku belajar piano itu mulai umur 2 tahun, awalnya berat dan susah tapi dengan dukungan orang tua, keluarga dan teman-teman sampai sekarang aku seperti ini,” tandasnya.

Sumber: kemlu.go.id, artis.inilah.com, kapanlagi.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: