Skip to content

Rumah Indonesia Raih The Best Stand di World Party, Swansea Bay Festival, Inggris

Juli 14, 2012

world party swansea 2012 di indonesiaproud wordpress com

“Rumah Indonesia” yang tampil di acara “World Party” meraih penghargaan sebagai “The Best Stand” dalam acara Swansea Bay Festival atau festival musim panas di Swansea, kota pesisir pantai Barat Daya Wales, di Lacrosse Field – Singleton Park, Inggris Raya pada 1 Juli 2012.

Festival musim panas yang diadakan di kota kecil berpenduduk sekitar 230 ribu jiwa terkenal dengan panorama kecantikan pemandangan alamnya itu diorganisasikan “City Council” dibuka Walikota Swansea, Lord Mayor Dennis James diikuti 10 komunitas berbagai negara, termasuk Indonesia.

City Council menilai Rumah Indonesia yang  didekorasi mahasiswi seni dan desain, Wulan Baker, didukung koordinator logistik Sisca Dunworth  berhak mendapatkan hadiah 100 Poundsterling.

M. Fauzan Adziman, Pengarah Program bidang Pengabdian Masyarakat PPI UK, mengabarkan City Council mengumumkan hasil penilaian panitia perwakilan bahwa Indonesia memenangkan The best performance and costume untuk Tari Jaipong Bali dan Jaipong Betawi Aliong yang dibawakan Fea du Feumeilya dari 21 pertunjukan berbagai negara lainnya.

’Rumah Indonesia’ itu menampilkan pojok Dayak dan pojok Betawi dengan seperangkat funiture yang dihias serta dimarakkan aneka barang kerajinan maupun batik, sekaligus suguhan tarian tradisional.

Sebagai pemenang penampilan pertunjukan dan kostum terbaik dari 21 pertunjukan berbagai negara, panitia memberikan hadiah 150 Poundsterling sedang Rumah Indonesia meraih the best stand dari sekitar 15 stand berbagai negara mendapatkan hadiah100 Pondsteling.

Menurut  Fauzan, masyarakat Indonesia dan Alumni di Wales (MIAW) serta Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Wales, bahu-membahu menghadirkan ’stand’ pameran bernuansa rumah asli Indonesia, didukung KBRI London. Tidak kurang dari 40 warga Indonesia di Wales hadir dan turut bekerja sama terlibat dalam mempersiapkan Rumah Indonesia untuk kali pertama di Wales.

Koordinator stand pameran ’Rumah Indonesia’, Onny Moore mengatakan, sebagai Orang Indonesia di Wales, ia sangat bangga dan ingin menunjukkan kebudayaan tradisional Nusantara kepada masyarakat sekitar.

Stand Indonesia ini berhasil menyedot ratusan pengunjung diramaikan dengan ’workshop’ untuk anak-anak, seperti menulis batik oleh Nifi Fleet, dan membuat anyaman batik kawung dengan bimbingan Lenny Adziman serta permainan congklak.

Walikota Swansea, Lord Mayor Dennis James, mengakui tim Indonesia telah bekerja keras menyiapkan ini semua. “Luar biasa,” ujarnya.

Salah satu pengunjung di stand Indonesia menyampaikan perasaan yang nyaman dan menganggap penampilan batik dan lukisannya luar biasa, belum lagi ramahnya orang Indonesia, sangat melekat di hati.

Sumber: kompas.com

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: