Skip to content

CN 235 VIP: Pesawat Anak Negeri yang Memberi Kebanggaan Bangsa Lain

Juli 31, 2012

CN-235 korsel di indonesiaproud.wordpress.comDalam kesempatan kunjungan resmi ke Korea Selatan sebagai kepala staf Angkatan Udara Republik Indonesia, salah satu acara formal adalah mengunjungi lokasi strategis Angkatan Udara Korea di luar Kota Seoul.

Perjalanan ke tempat tersebut dilakukan menggunakan pesawat helikopter yang berpangkalan di salah satu pangkalan udara yang berdampingan dengan Air Force Base, unit dari Angkatan Udara Amerika Serikat.

Selesai acara resmi, rombongan kami saat itu tertunda lebih kurang satu jam dalam jadwal perjalanan kembali ke Seoul karena cuaca yang berubah buruk.

Seorang kolonel menghadap saya menjelaskan bahwa perjalanan kembali ke Seoul tidak dapat dilaksanakan menggunakan helikopter atau pesawat rotary wing yang tadi.

Disebutkan alasannya adalah pesawat tersebut tidak bisa terbang tinggi berhubung dengan perkembangan keadaan cuaca yang memburuk. Markas Besar di Seoul memerintahkan untuk mengirim sebuah pesawat fixed wing VIP menjemput saya dan rombongan.

Setelah pesawat siap, kami pun segera bergegas menuju tempat parkir pesawat. Agak sedikit kaget karena ternyata pesawat fixed wing VIP yang disiapkan tersebut ternyata dari jenis CN-235.

Selesai melaksanakan penghormatan berjajar sesuai dengan prosedur pemberangkatan VIP, sang Captain Pilot dengan tersenyum lebar mendekat ke saya dengan mengatakan penuh bangga bahwa saya akan diantar kembali ke Seoul dengan pesawat fixed wing terbaik yang tersedia di Korea Selatan dan itu adalah pesawat terbang “asli” buatan negara anda! Terharu dalam hati, saya tersenyum sejenak dan mulai meneliti interior CN-235 yang sama sekali belum pernah saya saksikan sebelumnya.

Tidak bisa saya sembunyikan kekaguman terhadap desain interior CN-235 VIP Angkatan Udara Korea Selatan ini. Konon, belakangan setelah itu, saya memperoleh informasi bahwa desain dan perlengkapan VIP interior CN-235 tersebut adalah produk dari pesanan khusus Pemerintah Korea Selatan kepada pihak PTDI.

Terus terang, sangat mewah untuk ukuran Indonesia dan yang istimewa adalah sangat bersih, termasuk lantainya. Yang sangat mengharukan saya adalah melihat bagaimana para awak pesawat bertugas di pesawat itu dengan penuh kebanggaan. Bertugas menerbangkan VIP dengan pesawat khusus buatan Bandung!

Di pertengahan masa jabatan saya lainnya, Panglima Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) berkunjung tidak resmi ke Surabaya dengan transit semalam di Jakarta. Saya datang menemuinya di salah satu hotel di Jakarta Pusat.

Ada rasa ingin tahu, apa gerangan yang menjadi acara penting Panglima ke Surabaya. Ternyata, Panglima TUDM beserta satu set kru lainnya hendak berlatih simulator CN-235 di Surabaya.

Saya bertanya kepada Panglima, Jenderal Dato’ Suleiman, jam berapa tiba dan menggunakan apa? Surprise sekali saya memperoleh jawaban ternyata Panglima mengemudikan sendiri pesawat CN-235 TUDM VIP dengan menyertakan dua co-pilot yang akan berlatih simulator di Surabaya.

Jenderal Dato’ Suleiman menceritakan kepada saya betapa dia sangat menikmati terbang dengan CN-235. Saya tidak punya rating/ kemampuan menerbangkan CN-235 karena sebagian besar perjalanan terbang saya adalah menerbangkan C-130 Hercules.

Secara kebetulan, Jenderal Dato’ Suleiman juga mempunyai rating pesawat Hercules. Dengan demikian saya dapat mendiskusikannya agak lebih teknis apa yang dimaksudkannya “nikmat” menerbangkan CN-235 dengan membandingkannya dengan Hercules.

Diskusi berakhir dengan pernyataan Panglima TUDM yang sangat saya percaya jauh dari basa-basi bahwa secara teknis, menerbangkan CN-235 tidaklah kalah menyenangkan dari menerbangkan Hercules.

Dia menutup dengan hal yang sangat mengharukan hati saya bahwa seluruh warga TUDM sangat berbangga hati memiliki dan mengoperasikan pesawat CN-235 produksi dari bangsa serumpun!

Dari dua uraian ilustrasi tadi, kiranya telah lebih dari cukup untuk mewakili refleksi dari beberapa negara lainnya di kawasan Asia Pasifik yang juga menggunakan pesawat buatan anak bangsa CN-235.

Pesawat tersebut telah membuktikan dirinya, betapa kelas dari hasil jerih payah putra sang Ibu Pertiwi sudah memperoleh pengakuan de facto di panggung global.

Sangat disayangkan, kini justru di negeri sendiri kita mulai sulit untuk dapat menyaksikan CN-235 membelah angkasa Nusantara, menjaga persada. Sangat berbeda kehadiran CN- 235 bila dibandingkan dengan pesawat Casa-212 yang juga keluar dari kandungan PTDI.

CN-235 dari sejak awal memang telah lahir dari kerja keras dan olah pikir anak-anak kebanggaan kita. Lahir dari pemikiran orisinal sejak desain dasar pesawatnya, bukan sekadar kerja yang mencampur “asem dengan beling” alias assembling alias “jahit obras” belaka. Tidak berlebihan kiranya bila banyak pihak yang masih saja menginginkan produk kebanggaan seperti ini dapat diteruskan.

Diteruskan yang memang pasti membutuhkan tekad kuat yang harus dilandasi dengan rasa bangga atas karya sendiri. Yang memang diperlukan adalah spirit dan daya juang untuk bertempur dalam kancah persaingan internasional dibandingkan dengan hanya mencari kemudahan melalui kerja ringan memoles saja karya negara lain untuk diluncurkan melalui jalur assembly-lineaircraft manufacturer yang bernama PTDI.

Mudah-mudahan kita ini semua tidak mudah untuk selalu tergoda dengan “jalan pintas” yang selalu saja merangsang alias “menggiurkan” itu.

CHAPPY HAKIM
Chairman CSE Aviation
(Koran SI)

Sumber: economy.okezone.com

26 Komentar leave one →
  1. Agustus 1, 2012 11:35 am

    Salut dan Bangga dengan tulisan diatas, … lalu yang sibuk mematikan PTDI semoga sadar

  2. Agustus 3, 2012 11:35 pm

    Salam kenal sebelumnya om.. jujur saya merinding membacanya om, terharu membacanya, saya salah seorang yg bangga dgn produk anak negeri, banyak potensi anak bangsa, hanya saja sayang sekali blom ada pemimpin yg mampu mengelola potensi yg sgt besar ini…jika diperkenankan, saya ingin me reblog artikel ini…silahkan mampir di blog saya, yang sebagian juga mengangkat keprihatinan terpuruknya industri otomotif anak negeri yg hanya menjadi pasar bagi produk luar.. http://boerhunt.wordpress.com/

  3. Agustus 3, 2012 11:35 pm

    Reblogged this on Boerhunt's Blog and commented:
    Saya pribadi merinding membaca dan meresapi ceritanya, terharu.. sekaligus geram bagaimana bisa ?? Bagaimana bisa seorang yg lahir dr bumi pertiwi menghancurkan kebanggaan bangsa ?? Saya tahu kalau itu unsur kepentingan politik, tetapi spt sebuah pengkhianatan thd bangsa, pengkhianat jaman penjajahan dulu mungkin ditekan, terancam, lha ini? ?

  4. Agustus 7, 2012 11:35 am

    Reblogged this on fizifaoziah.

  5. Agustus 9, 2012 11:35 am

    benar-benar membuat saya sedih dan miris melihat Negara ku sendiri yang lebih bangga menggunakan produk negara lain dibandingkan produk negera sendiri dan hasil jeripayah anak bangsa yang tidak kalah hebatnya semoga para pemimpin yang dholim di negeri ini segera Allah musnahkan seperti halnya Allah hancurkan firaun, Amiin ya Robbal Alamin

  6. Agustus 9, 2012 11:35 am

    Maju terus PTDI !

  7. Agustus 9, 2012 11:35 am

    Indonesia harus tetap mengudara

  8. Agustus 9, 2012 11:35 am

    Reblogged this on asosiasigrosir.

  9. vita permalink
    Agustus 9, 2012 11:35 am

    guys , memang dari dulu semua adalah politik. Sadarlah bagaimana mobil ESEMKA yang digadang2 mobil nasional hanyalah mobil rakitan sedangkan Indonesia sebenernya dari dulu jika diijinkanpun bisa lha wong pesawat saja bisa. Akan tetapi semua hanya muatan politik. Mobil Esemka adalah kendaraan politik belaka. Begitu juga matinya PT. DI hanya politik belaka. PT. DI sebenarnya dari dulu dalam kondisi baik dan saya rasa ada yang sengaja mematikan IPTN.

  10. hendra saputra permalink
    Agustus 9, 2012 11:35 pm

    Begini jadinya nasib anak bangsa yang berprestasi hidup diranah korupsi..
    Kita lebih bangga menggunakan brand luar negri meskipun low quality dari pada produk dalam negri yg high quality,begitulah budaya bangsa kita saat ini.
    Bangsa ini benar2 membutuhkan pemimpin yg tangguh,tegas dan tdk takut bila di intimidasi oleh bangsa lain..
    Mari sama2 kita berdoa demi kemajuan sains n teknologi bangsa indonesia.
    Mdh2an bisa menjadi kiblat bagi seluruh bangsa didunia ini agar kita semakin bangga menjadi anak indonesia..

  11. Agustus 10, 2012 11:35 am

    Hanya satu kata … Ternyata kita masih hebat!

    • atir permalink
      Agustus 18, 2012 11:35 am

      4 kata. Kalo satu kata: Hebat! (red)

  12. sarwiji permalink
    Agustus 10, 2012 11:35 am

    Dikecam gara-gara bos PTDI adalah ketua ICMI

  13. syamsul permalink
    Agustus 15, 2012 11:35 pm

    Luuuuuaaar biasa,,smg ada pemimpin yg brani dengan lantang memerintahkan memakai produk buatan anak pertiwi,,,

  14. September 17, 2012 11:35 am

    Saya sangat bangga dan ingin meneruskan cita-cita Bung Karno, yakni BEDIKARI. Hidup Indonesia merdeka, Allahu Akbar!

  15. Erpi permalink
    Oktober 1, 2012 11:35 am

    Terharu..Semoga secepatnya bangsa kita bangga dengan produk sendiri..semoga CN-235 berkembang di negara kita dan dunia Aamin

  16. airterapikesehatan.web.id permalink
    Desember 31, 2012 11:35 pm

    luar biasa,dulu Pak Habiebie orang yang 1kali di INDONESIA yang bisa menciptakan pesawat,kini muncul generasi muda anak negeri yang meneruskan perjuangan Pak Habiebie.

  17. Juni 13, 2013 11:35 am

    sungguh terharu bacanya … semoga proyek pesawat CN-235 bisa berlanjut… sayang sekali jika produk kebanggaan anak bangsa kalah saingan dengan produk luar. proud to habibie

Trackbacks

  1. Pesawat Anak Negeri yang Memberi Kebanggaan Bangsa Lain « WELCOME TO P.N.G. LIBRARY
  2. Manusia Gelembung Inggris Hadir di Indonesia | ambangbatas
  3. CN 235 VIP: Pesawat Anak Negeri yang Memberi Kebanggaan Bangsa Lain | Promosi Indonesia
  4. CN 235 VIP: Pesawat Anak Negeri yang Memberi Kebanggaan Bangsa Lain | Luthfi Mu'awan, a Small Traveler
  5. CN 235 VIP: Pesawat Anak Negeri yang Memberi Kebanggaan Bangsa Lain | Bayt al-Hikmah Institute
  6. CN 235 VIP: Pesawat Anak Negeri yang Memberi Kebanggaan Bangsa Lain | Catatan Kuliah
  7. CSE Aviation – CN 235 VIP: Pesawat Anak Negeri yang Memberi Kebanggaan Bangsa Lain
  8. CN 235, Pesawat Karya Anak Bangsa | WELCOME to MY PARADISE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: