Skip to content

Tim Olimpiade Fisika Indonesia Raih Emas di International Physics Olympiad (IPhO) 2012, Estonia

Agustus 12, 2012

IPhO2012 di indonesiaproud wordpress comPrestasi terbaik kembali ditorehkan oleh siswa Indonesia dengan berhasil meraih 1 medali emas,  1 medali perunggu, dan 3 Honorable Mention pada ajang 43rd International Physics Olympiad (IPhO) 2012 yang berlangsung di Estonia pada 15–24 Juli lalu.

Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) harus bersaing dengan 84 negara peserta lainnya.  Kemenangan ini menunjukkan bahwa tim Indonesia mampu berbicara banyak dalam bidang ilmu fisika di tingkat internasional dan keberhasilan mereka memberi dampak positif bagi siswa-siswa SMA seluruh Indonesia untuk lebih mencintai ilmu tersebut.

IPhO2012 di indonesiaproud wordpress comSatu-satunya medali emas berhasil diraih oleh Adrian Nugraha Utama dari SMA Sutomo I Medan. Sedangkan satu perunggu diraih oleh Luqman Fathurrahim, siswa dari SMAN Sragen Bilingual Boarding School, Jawa Tengah.

Adapun tiga penghargaan lainnya berupa Honorable Mention masing-masing diraih oleh Ramadhiansyah (SMAN 78 Jakarta), I Made Gita Narendra Kumara (SMA Bali Mandara), dan Werdi Wedana Gunawan (SMAN 4 Denpasar).

Tim Indonesia kali ini didampingi oleh Syamsu Rosid, Ph.D dan Dr. Bobby E. Gunaradari (Universitas Indonesia), Prof. Dr. Kamsul Abraha (Universitas Gadjah Mada), dan Ir. Bambang Hartono M. Kom (Direktorat Pembinaan SMA).

Syamsu Rosid, Ketua tim fisika Indonesia, yang menyertai para siswa ke IPhO menggambarkan bahwa situasi lomba hampir mirip dengan tahun lalu. Kelima siswa ini telah melalui proses seleksi yang sangat ketat, panjang dan kompetitif. Mulai dari seleksi di tingkat sekolah, kemudian di tingkat Kabupaten/Kota, dilanjutkan ke tingkat Propinsi dan kemudian di tingkat Nasional melalui event tahunan OSN.

Tiga puluh siswa SMA peraih medali di OSN telah menjalani proses pembinaan tahap 1 dan seleksi hingga menjadi 12 orang. Di pembinaan tahap 2 mereka diseleksi hingga menjadi 5 orang. Selanjutnya di pembinaan tahap 3 mereka difokuskan untuk persiapan menghadapi soal-soal IPhO. Mereka telah dibina secara intensif oleh tim dosen dari UI, ITB dan UGM.

“Para siswa selama berlomba terlihat tenang, mereka berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Hasil yang diperoleh cukup memuaskan, ke depannya, kami berusaha meningkatkan pembinaan dan pelatihan pada mereka,” ujar Syamsu.

Kamsul Abraha dari UGM yang mendampingi peserta, mengungkapkan rasa gembiranya dengan prestasi yang dicapai para siswa.

“Menang atau kalah selalu ada dalam setiap kompetisi. Hasil yang dicapai oleh para siswa cukup membuktikan bahwa pelajar Indonesia tidak lagi dipandang sebelah mata. Pembinaan yang akan datang akan lebih gencar lagi, tujuannya agar kualitas peserta lebih meningkat dari sekarang,” terangnya.

Adrian Nugraha Utama, peraih medali emas di olimpiade fisika ini, mengungkapkan rasa syukurnya sembari berkata, “Saya tidak menyangka bisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia. Lawan-lawan cukup berat, tapi saya berusaha mengerjakan soal-soal sebaik mungkin. Bagi saya, menang atau kalah sudah hukum alam, sekarang yang penting adalah usaha dan mental. Jika mental tertata dengan baik, semuanya pasti bisa dikerjakan. Sesungguhnya, lawan terberat adalah diri kita sendiri.” ujarnya.

Semoga di tahun yang akan datang bidang studi fisika semakin digemari dan perolehan medali dapat terus meningkat.

Kontributor: Eko Marsudi Utomo

Sumber: siswapsma.org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: