Skip to content

Ardian Syaf: Komikus DC Comics Dari Tulungagung

Oktober 6, 2012

Ardian-Syaf di indonesiaproud wordpress comMenjadi seorang komikus kelas dunia mungkin menjadi impian setiap orang yang senang corat-coret. Namun, karena industri komik di Indonesia tidak semaju di luar negeri, seperti AS, tidak banyak orang Indonesia yang berhasil menjadi komikus sebagai profesinya.

Ardian Syaf, seorang pria asal Tulungagung, adalah salah satu komikus Indonesia yang sukses menembus industri komik kelas dunia. Bahkan ia bekerja di penerbit penerbit komik paling besar di dunia, seperti Marvel dan DC Comics.

Komik Super Hero

Hampir tujuh jam sehari, pria yang tinggal di Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, itu menghabiskan waktu di kamar berukuran 4 x 2 meter. Dia berkonsentrasi menciptakan berbagai gambar komik.

batman ardian syaf di indonesiaproud wordpress comDengan pensil berbagai ukuran dan penghapus di atas meja, sarjana desain komunikasi visual Universitas Negeri Ma­lang tahun 2004 itu membuat sketsa tokoh superhero dari Gotham City, Batman.

Dengan telaten, suami Evi Retnowati itu menggambar dan mengarsir bagian wajah dan tubuh tokoh manusia kelelawar tersebut. Tak jauh dari meja kerjanya terdapat dua lemari.

Ketika dibuka, di dalanmya penuh tumpukan kertas. Seluruhnya adalah kumpulan karyanya. “Rencananya, gambar-gambar ini juga saya kirimkan ke perusahaan komik di Amerika,”tambuhnya.

Ardian kini boleh dikata sudah menuai hasil jerih payahnya yang ditanam sejak dini. Berkat kegemarannya coret-co­ret sejak kecil, serta ketelatenan­nya belajar mendesain komik hingga sarjana, job terus mengalir dari mancanegara.

Karya-karya Ardian sudah menjadi langganan perusahaan komik pa­pan atas di Amerika, DC Comics. Perusahaan di bawah payung Warner Bros Entertainment itu kondang dengan karya superhe­ro, mulai Superman, Batman, hingga Wonder Woman.

Pada Awalnya

Aan, panggilan Ardian, berambisi untuk menjadi seorang komikus sudah sejak lama.  Ia memang memiliki cita-cita untuk menjadi seorang komikus. Semua kesuksesan itu diraih dengan perjuangan. Dirinya sempat beberapa kali mengirimkan karya berupa gambar dan cerita kepada beberapa penerbit & media cetak di Jakarta, tapi selalu tidak mendapatkan tanggapan & membuahkan hasil. Bahkan, dia sempat dimarahi orang tuanya.

Namun, dia tak patah arang. Malah, dia lebih bersemangat menggambar komik. Talenta yang dimiliki sejak kecil itu mulai menampakkan hail pada pertengahan 2005, yakni ketika dia iseng-iseng mencari informasi di internet serta kabar dari beberapa teman.mengenai banyaknya lowongan sebagai komikus untuk di luar negeri.

Ardian kemudian  membuka situs www.digitalwebbing.com, sebuah situs yang membuka lowongan untuk para artis komik untuk di seluruh dunia. Dia mencoba memasang galeri di situs Internet untuk menawarkan desain komik di perusahaan luar negeri.

“Saat kami tawarkan desain gambar, awalnya mereka tidak tertarik. Namun, selang beberapa waktu kemudian mereka tertarik. Meski tanpa gaji,” terangnya.

The Dresden Files

Setelah mengirimkan beberapa karya. Aan, sapaan untuk Ardian, mulai dilirik oleh para penerbit komik di luar negeri salah satunya adalah Alex Cross seorang pemilik penerbit komik independen di Amerika Serikat.

Namun untuk saat itu Aan baru mendapat bayaran yang kecil, sampai kemudian ia bergabung dengan Dable Brother dan berhasil mendapat kontrak untuk 5 tahun sebagai seorang penciller dan mendapat uang $1000 diawal kontrak dan $100 untuk setiap lembar gambar yang dihasilkannya.

ardian syaf di indonesiaproud wordpress comKarya yang dikerjakan oleh Ardian adalah The Dresden Files karya Jimi Butcher yang populer ditayangkan layar kaca Negeri Paman Sam. Dalam komik 11 jilid setebal 24 halaman itu, dia diminta untuk mengerjakan desain gambar hingga beberapa episode.

Komik itu menngisahkan petualangan seorang penyihir muda yang berada di zaman modern bemama Harry Dresden untuk melawan makhluk akhluk asing yang ingin mengacaukan dunia.

“Alhamdulillah, karya-karyaku akhirnya diterima mereka. Bahkan, katanya saat ini sedang digemari di sana,” ucapnya.

Karena sebagai seorang penciller maka cerita sepenuhnya berasal dari pihak lain (dalam hal ini Jim Butcher) Ardian tinggal menggambar sesuai dengan naskah yang dikirimkan kepadanya, karena isi naskahnya sangat detail termasuk mengenai data tokoh yang harus digambar maka menurutnya ia tidak mendapat kesulitan untuk menggambar sesuai dengan kemauan dari pihak publisher.

Untuk proses pengerjaannya Ardian selalu mendapat kiriman kertas bristol, yaitu kertas khusus yang dikirimkan oleh Dable Brother untuk menggambar komik yang diinginkan, setelah selesai menggambar Ardian akan mengirim email untuk dikoreksi, dan jika disetujui maka barulah objek gambar dikertas tersebut dikirimkan ke penerbit di Amerika sana.

Ternyata komik Dresden Files mendapat sambutan yang luar biasa di Amerika, sehingga mulai menarik perhatian publisher komik besar seperti Marvel dan DC Comics.

Pada 2009, Marvel comics meminangnya. Ardian dipercaya menggambar 10 halaman untuk setiap terbitan buku komik baru, seperti superhero X-Men. Namun, baru tiga buku komik digambarnya, ia berhenti. “Kurang cocok sepertinya,” tuturnya.

Dari Marvel, Ardian langsung bergabung dengan DC Comics dan menjadi pembuat sketsa (penciller).

Ia pun menikmatinya. Selain honor yang bagus, ia diberi kebebasan saat menggambar. Pernah Ardian menciptakan kota fiktif bernama Little Jakarta di Kota Gotham. Agar menarik, ia menggambar reklame dengan gambar Jokowi dan Ahok, lengkap dengan tulisan DKI-1-nya, meskipun ia tidak mengidolakan Jokowi. “Representasi Jakarta saja,” katanya. Little Jakarta muncul di seri 9 komik Batgirl.

Sampai saat ini Ardian masih tetap eksis untuk bekerja sebagai komikus Indonesia yang berhasil mendapat tempat dalam industri komik dunia khususnya untuk komik superhero yang menjadi ciri khas komik Amerika.

Nutopia Agency

Kini Ardian berada di bawah naungan agency yang bernama Nutopia, sebuah agency untuk para komikus dunia. Di DC Comics inilah Ardian menjadi fill in artist dan mendapat bayaran $200 perhalaman, dan kemudian menjadi artis utama untuk komik Batman, The Balckest Night sebanyak 3 seri dengan bayaran $238 perhalaman durasi kontrak 2 tahun (komik Batman, The Balckest Night terbit berturut-turut di bulan Agustus, September dan Oktober untuk 1-3)

Seiring jam terbang dan hasil karyanya yang semakin berkualitas, pada pertengahan 2007 karyanya diiterima DC Comics. Honornya sekitar USD 50 (sekitar Rp 480 ribu) per halaman. Komik yang dia garap berjudul Take a Chance. “Meski terbit belakangan, sejak saat itu semangatku membuat komik semakin terpacu,” ungkapnya.

Dan situ karya-karyanya Semakin teruji. Dia terus mendap­atkan tawaran untuk menyelesai­kan gambar beberapa cerita komik. Di antaranya, BatmanandSuperman, JusticeLeague of America, dan beberapa judul yang lain. Tentunya, honornya semakin besar.

“Saya merasa bersyukur. Saat ini satu lembar mendapat honor USD 235. Bahkan, kertas gambar dikirim langsung dari sana (Amerika),” katanya.

Meski sangat menikmati bekerja di DC Comics, Ardian tak ingin berlama-lama di sana, “Saya ingin mendirikan perusahaan komik di Indonesia sebelum berusia 40 tahun.”

Sumber: zonanarsis.com, jhobook.com, JawaPos (27/09/09),Koran Tempo (17/10/2012)

Kontak Ardian:

E-mail: efian80@yahoo.com

LinkedIn: http://id.linkedin.com/in/ardiansyaf

Ardian Syaf on DeviantArt http://ardian-syaf.deviantart.com/

18 Komentar leave one →
  1. Oktober 6, 2012 11:35 am

    *koreksi USD 235 bukan sebanyak 225 juta

  2. Oktober 6, 2012 11:35 pm

    Reblogged this on yes, i'm freak and commented:
    keren, caaaaak :’)
    padahal sebelumnya dia udah berkali2 ngirimin ke media Indonesia malah ditolak, justru di luar negeri malah diapresiasi banget lho.
    miris.

  3. Oktober 6, 2012 11:35 pm

    wah ini bener2 master, musti belajar n belajar lagi nih, 😀

  4. Oktober 16, 2012 11:35 pm

    kereeeeeeeeennnnn

  5. fetixuyan16 permalink
    Januari 9, 2013 11:35 am

    wow,, hebat sekali,,

  6. Februari 5, 2013 11:35 am

    Mas aan,slam kenalSaya indra mulya dari lampung. saya coba kirim email gagal. Saya mau kirim gambar saya ke mas aan untuk di komentari. Saya termasuk komikus meskipun masih amatir.mohon alamat email yg masih aktif, facebook, twitter atau no hp nya. Tlg kirim ke email saya : indramulya2012@gmail.com atau indra.mulya@yahoo.co.id atau fb : indra mulya komikus.Tks mas aan. Salam komikus indonesia.

  7. Februari 18, 2013 11:35 am

    Boleh kirim gambar animasi super hero ngak mas? 083856515055 nomer ku mas.

  8. Laras permalink
    Februari 28, 2013 11:35 am

    ada alamat facebooknya ndak?

  9. welly permalink
    Juni 27, 2013 11:35 am

    hmmmm, super sekali om aan ini…. patut dicontoh…..

  10. Januari 20, 2014 11:35 am

    wah bisa belajar pada mas nih

  11. Januari 28, 2014 11:35 pm

    Orang indonesia gag doyan keju di negaranya seperti mas aan tapi di negri lain mas aan bagaikan investasi yang bagus!

  12. Juni 6, 2015 11:35 pm

    Kalau yg terbaru, saya liat komik Superman Earth One Vol 3 dibuat Mas Ardian ini. Sangat kagum bahwa komikus Indonesia bisa menjadi salah satu seniman yg terlibat dalam pembuatan tokoh komik terkenal dalam sejarah.

  13. Agustus 22, 2015 11:35 am

    Reblogged this on Sawsan.

  14. Februari 6, 2016 11:35 am

    Anda sangat hebat… Saya juga mulai membuat komik tapi saya baru pemula dan saya baru bisa membuat 6 lembar saja .. Apakah anda ingin mengajarkan saya? Ah tapi Komik yang saya buat adalah komik anime hehe ..

  15. Yughani permalink
    April 20, 2016 11:35 pm

    Permisi masbro mbaksis cara bikin komik itu gmna ya trus nyetak kertasnya gmna trus klo bikin komik berwarna itu gmna tolong plis yang baca komentar saya bales terutama mas ardian

  16. Juli 14, 2016 11:35 am

    mas boleh saya belajar jadi komikus seperti mas ….?

Trackbacks

  1. Ardian Syaf: Komikus DC Comics Dari Tulungagung | Promosi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: