Skip to content

Nura Uma Annisa: Guru TK Berprestasi Internasional dari Semarang

November 25, 2012

nura uma annisa di indonesiaproud wordpress com

Dalam dunia pendidikan, diperlukan kreativitas dalam mengemas materi pelajaran yang akan disampaikan sehingga akan menarik perhatian para murid dan membantu proses belajar mengajar yang efektif. Berbagai sarana dan media yang ada dipergunakan seoptimal mungkin untuk mencapai tujuan pembelajaran itu sendiri. Hal itulah yang dilakukan Nura Uma Annisa, S.Pd, guru komputer di TK Islam Al-Azhar 22, Semarang.

Para muridnya sangat antusias untuk mempelajari program “Mari Mengenal Indonesia” karyanya yang dikemas dalam bentuk multimedia. “Cepetan bu, jangan lama-lama neranginnya,” ujar murid-murid bu guru Nura tidak sabar.

Program sebagai alat bantu ajar untuk murid TK ini bukan sembarangan karena  program ini telah memenangkan Most Edutaining Program National Innovative Teacher Competition dan Runner Up Innovation in Challenging Context Microsoft Partners in Learning Asia Pasific Forum yang diadakan di Auckland, New Zealand, Maret 2012 lalu.

Melalui animasi sederhana pada program dengan materi utama Negara Indonesia ini, anak-anak diajak mengenal berbagai macam kebudayaan Indonesia, seperti rumah adat, baju adat, lagu-lagu nasional, permainan. Juga ada Lambang Negara, Pahlawan Indonesia, Bendera serta Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.

Penyampaian materinya menggunakan gambar, suara, video, animasi dan game yang menarik perhatian murid. Sedang pada permainan dalam program ini adalah multiple choices berbentuk gambar. Animasi yang sederhana, tapi menarik ini dilengkapi dengan musik sebagai latar belakangnya.

nura di indonesiaproud wordpress comIbu Nura adalah guru yang bersahaja, tapi tak kenal lelah belajar untuk memperkaya ilmu pengetahuannya. “Alhamdulillah, saya diberi bakat oleh Allah untuk menguasai multimedia secara otodidak, belajar dari buku dan internet lalu saya kembangkan sendiri di waktu luang saya,” ungkap ibu yang juga punya beberapa dosen pembimbing multimedia dari Pustekkom Kemendikbud ini.

Latar belakang pembuatan program ini adalah kurangnya pengetahuan murid (khususnya di jenjang TK) tentang Negara Indonesia. “Di sekolah kami sudah menggunakan berbagai teknik pembelajaran seperti bercerita, media gambar, melalui lagu, tepuk, syair dan lain-lain, tetapi hasilnya belum sesuai harapan.Oleh sebab itu diperlukan satu inovasi pembelajaran baru, salah satunya adalah pembuatan “Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) Mari Mengenal Indonesia” sebagai Additional Peraga Edukatif,” lanjutnya.

Tujuan utama pembuatan program ini adalah untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme sejak dini kepada anak. Selain itu juga untuk mempermudah penyampaian materi konsep nasionalisme dalam suasana yang menyenangkan merujuk pada kecenderungan anak sekarang yang gemar bermain komputer, bahkan terkadang sampai berjam-jam di depan komputer.

Dalam membuat materi ajar ini, Nura benar-benar kreatif. Untuk baju adat misalnya, ia benar-benar mengambil gambar anak didiknya yang sedang memakai baju adat melalui kamera handycam. Bahkan untuk pengisian suara juga ia lakukan sendiri.

Nura yang lahir di Demak 27 tahun lalu adalah ibun dari seorang putri, Maysa Mumtaz Darmawan, dan isteri dari Dwi Agung Darmawan. Wanita lulusan Universitas Negeri Semarang ini masuk ke KB-TK Islam Al-Azhar 22 sebagai Pengelola Pusat Sumber Belajar sekaligus sebagai guru komputer sejak tahun 2007.

Ia pernah meraih prestasi sebagai Juara I Lomba Multimedia Pembelajaran Interaktif Guru Tingkat TK/SD se Jawa Tengah, Juara Harapan II Lomba Story Telling Tingkat TK Islam Al-Azhar se-Indonesia dan Juara III Lomba Multimedia Pembelajaran Interaktif Tingkat Guru TK Islam Al-Azhar se-Indonesia.

Saat ini Nura tengah bersiap diri untuk mengikuti lomba tingkat dunia di Athena, Yunani, bulan November 2012 nanti mewakili Indonesia.

Bersama Estu Pitarto, yang juga seorang guru, juga akan berlaga di ajang Microsoft Partners in Learning Global Forum 2012 yang berlangsung di Prague, Republik Cek, pada 28 November-1 Desember 2012.

Sumber: al-azhar.ac.id, tempo.co

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: