Skip to content

Ardistia: Merambah Industri Fashion Dunia dari New York

Desember 20, 2012

ardistia di indonesiaproud wordpress comTaklukkan New York maka dunia akan bertekuk lutut. Sepertinya, langkah itulah yang ditempuh perancang mode Ardistia Dwiasri.

Lewat label Ardistia New York pada 2007, wanita berambut pendek kelahiran Jakarta 1979 ini mendobrak pasar mode New York .

Kini, setelah sekitar 5 tahun, busana rancangannya bisa ditemukan di berbagai butik kelas atas di seluruh dunia.

Di Amerika Serikat, label Ardistia New York bisa ditemukan di California (Beeline, Vacci, Los Angeles); Colorado (Ella Bleu-Greenwood Village); Florida (Cinema Clothing-Miami); Georgia (Merino, Atlanta, Mint Boutique, Savannah); Illinois (Akira, Uri Boutique-Chicago); Kentucky (Blink, The Peacock Boutique-Louisville); Massachusetts (Turtle-Boston, Stash-Newton, Solo Flight Inc-Lenox, Dress Code-Androver).

Di Kanada, busana rancangan Ardistia hadir di Azul Cuture (Calgari), Blush (Vancouver), Luz Label (Winnipeg). Di Prancis bisa dibeli di Le Chiox De Bea (Tours), By Flowers (Notre Dame). Di Jepang ada di Ginza Maggy dan Vivier Shibuya (Tokyo). Di Korea bisa diperoleh di Soho Look (Seoul), dan di Turki tersedia di Yurt & Kumas (Istanbul).

Di Indonesia sendiri, Ardistia New York baru masuk tahun 2011 lewat pergelaran busana koleksi 2011-2012 Relaxed Elegance, di perhelatan fashionStyle Soiree yang diinisiasi InStyle Indonesia.

Pergelaran busana perdana Ardistia New York untuk publik Jakarta berlangsung meriah terutama karena koleksi busana siap pakai Ardistia New York yang tampil dengan warna cerah, memberikan kesan mewah, elegan dengan kesederhanaan desain.

ardistia di indonesiaproud wordpress com

Rahasia Koleksinya

Ardistia memaparkan, rahasia koleksinya diminati pasar dunia ialah memertahankan kekuatan kualitas produk yang selalu dijaganya, serta selalu peka terhadap tren yang digemari buyer internasional.

“Cara mempertahankannya juga ada pada jahitan yang rapi, potongan yang pas, memiliki keahlian dalam mengolah, menggunakan material terbaik dengan tambahan detail tak biasa pada beberapa item,” jelasnya.

Meski banyak desainer yang ingin mencoba langkah untuk bergerak memperkenalkan karyanya di dunia mode global, namun positioning branding memang tidaklah mudah seperti yang dibayangkan.

“Yang penting, tetap konsistensi untuk menjaga kualitas barang yang dihasilkan dan output-nya, memiliki manajemen bisnis yang baik dan tim solid,”  ujarnya.

Pendidikan & Kerja

Ardistia adalah lulusan S-1 Jurusan Teknik Industri Northeastern University, Boston. Ia kemudian melanjutkan studi S-2-nya di Sains Manajemen Teknik dengan konsentrasi Sistem Manufakturing, di universitas yang sama.

Kiblatnya kini beralih ke dunia fashion yang sehati dengan hobinya sejak kecil. Berawal dari senang membuat sketsa, Disti-–sapaan akrabnya-–akhirnya serius mengambil pendidikan desain fashion di Parsons The New School for Design, New York.

Setelah menamatkan pendidikan desain pada 2003, Disti bergabung dengan berbagai rumah mode terkemuka di New York, seperti Dianne Von Furstenberg. Di sini Disti sebagai asisten desainer yang membantu dalam pembuatan sampel hingga penyiapan pergelaran busana spring/summer 2004.

Disti juga sempat menjadi tenaga freelance di rumah mode GAP Inc. dan Taylor, sebelum bekerja sebagai teknikal desainer di Tommy Hilfiger.

Pengalaman bekerja di rumah-rumah mode terkemuka itu dijadikan modal oleh Disti untuk mengirimkan sekitar 300 resume ke berbagai rumah mode dan merek ternama. Hasilnya cukup menggembirakan. “Mereka cukup welcome, kami memang harus lebih aktif,” katanya.

Disti pun kian bersemangat, dan mulai ancang-ancang untuk mengembangkan bisnis mode secara profesional. Ia mulai membuat perencanaan bisnis dan berjuang keras selama hampir 8 bulan.

Mandiri & Prestasi

Tahun 2007, label Ardistia New York resmi berdiri dengan berkantor di 280 Park Avenue S Suite 9E, New York.

Koleksi pertamanya adalah mantel dan coat untuk edisi fall/winter 2007, yang mendapat respons positif dari para penggemar mode. Setelah sukses itu, ia pun keranjingan mengikuti trade show dan beberapa kali terlibat dalam fashion week di New York. Tujuannya, tak lain untuk mencari pelanggan baru di dunia internasional.

Responsnya semakin bagus karena busana Ardistia dikenal chic, timeless, modern dan versatile. Konstruksi yang detail dan material berkualitas tinggi menjadi kekuatan utama desainnya.

Ia banyak bermain di sutra, crepe dan stretch tekno. Teknik potongan yang ia kuasai bersifat geometris, tetapi memiliki sentuhan romantis dan playful sehingga busana rancangannya nampak elegan, abadi, dan terkesan “sepanjang zaman”.

Lewat label Ardista New York, Disti pun kemudian menyabet pemenang Biore/Gen Art Fashion Award pada Oktober 2007, menjadi profil di WWD pada April 2007 untuk kategori New Designer to Watch dan menerima penghargaan Ready to Wear nomination from Gen Art Styles per Mei 2007.

elle ardista di indonesiaproud wordpress comKoleksi Ardista New York pun telah menjadi bahan tulisan di berbagai majalah mode terkemuka, seperti Vogue, Elle, Harper’s Bazaar, Lucky, WWD, New York Times, Daily Candy, Cosmopolitan, Style.com dan ABC TV Network.

Kini omzet label Ardistia New York, yang diperkuat sekitar 15 karyawan, mencapai sekitar US$ 1 juta. Di Indonesia, Disti membuka showroom di The Capital, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Tower 25B.

Anda bisa menemukan koleksi siap pakai Ardistia New York di portal belanja fashion Zalora.

Sumber: swa.co.id, lifestyle.okezone.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: