Skip to content

Wahyu Privantoro: Mahasiswa Penyulap Ponsel Jadi ‘Robot Pemantau’

Februari 10, 2013

ponsel robot pemantau di indonesiaproud wordpress comWahyu Privantoro, mahasiswa jurusan Teknik Elektronika Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melakukan inovasi dengan mengubah telepon seluler android “smartphone” menjadi alat pemantau yang diberi nama “mobile robot pemantau”.

“Robot pemantau benda mencurigakan itu memanfaatkan android ‘smartphone’ sebagai IP Webcam dengan komunikasi bluetooth dan Wi-Fi berbasis mikrokontroler ATmega8,” kata Wahyu.

Menurut dia, dirinya memanfaatkan perangkat andorid “smartphone” karena saat ini hampir semua orang memilikinya sebagai perangkat telekomunikasi.

“Telepon seluler atau handphone semacam itu memiliki kemampuan Wi-Fi thetering sebagai IP Webcam yang kemudian dihubungkan dengan Wi-Fi laptop operator oleh pengguna sehingga mampu menampilkan audio video secara ‘realtime’,” katanya.

Ia mengatakan bahwa cara kerjanya adalah fitur bluetooth dan Wi-Fi pada laptop itu digunakan untuk mengirimkan perintah pergerakan “mobile robot pemantau” yang kemudian dikirim melalui bluetooth ke modul bluetooth yang ada pada sistem mikrokontroler.

“Sistem tersebut selanjutnya akan menampilkan hasil pantuan berupa visual dan dikirim ke laptop melalui komunikasi Wi-Fi dan ditampilkan pada browser yang ada pada laptop,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan pengujian yang dilakukan, robot pemantau tersebut dapat melakukan pengiriman video yang direkam menggunakan kamera “smartphone” dengan baik.

“Setelah itu dikirim ke laptop melalui komunikasi Wi-Fi yang menghubungkan laptop dengan ‘smartphone’ dan ditampilkan melalui browser Mozilla Firefox sebagai ‘output’ ‘mobile robot pemantau’ yang ‘realtime’,” jelas Wahyu.

Namun demikian, kata dia, alat itu masih memerlukan beberapa pengembangan. Salah satunya adalah kamera tidak bisa merekam situasi di bawah dan di atas karena posisi kamera tidak dapat bergerak ke atas dan ke bawah.

“Selain itu ‘output’ video masih kurang baik karena spesifikasi kamera ‘smartphone’ yang digunakan masih rendah,” ujarnya.

Sumber: republika.co.id, uny.ac.id

No comments yet

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 3.925 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: