Skip to content

Agus Martoyo: Guru SMK Pembuat Mesin Computer Numeric Control (CNC) Batik

Februari 13, 2013

agus martoyo di indonesiaproud wordpress comTak banyak guru seperti Agus Martoyo (52), yang mengajar Elektronika Industri di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Jakarta, dan pantang menyerah dalam berinovasi.

Ia hanya ingin inovasi yang dibuatnya, terutama berkaitan dengan mesin Computer Numeric Control (CNC), bisa memberdayakan masyarakat Indonesia.

Meskipun sering kali respons dari pemerintah maupun pemerintah daerah tak seperti yang diharapkan, Agus tak berhenti berkarya. Ia tak mau mengandalkan orang lain untuk mengembangkan inovasi yang berguna bagi masyarakat. Ia juga siap merogoh kantong sendiri.

Agus mengembangkan peralatan peraga pendidikan untuk kebutuhan SMK dan balai latihan kerja sejak 2003. Inovasi ini didorong kegalauannya melihat minimnya peralatan peraga pendidikan yang dibutuhkan sekolah.

Tahun 2008, Agus membuat mesin CNC grafir dan dipamerkan dalam Produk Kreatif Indonesia di Jakarta. Ia membuat mesin CNC grafir dengan memperbanyak komponen lokal untuk membuktikan Indonesia bisa memproduksi sendiri.

Mesin grafir itu bermanfaat bagi perajin kayu karena mereka tak perlu lagi bekerja secara manual. Sayang, apa yang dikerjakan Agus itu tak berlanjut. Indonesia lebih suka mengimpor mesin serupa dari luar negeri.

Mesin CNC batik

Agus meyakini bahwa keahliannya harus dikembangkan. Ia tengah fokus untuk membuktikan bahwa mesin CNC batik yang dibuatnya tahun 2011 dapat meningkatkan pamor batik Indonesia.

Sentuhan teknologi dalam pembuatan pola dasar batik tulis dengan mesin CNC batik, yang dinamakan mesin batik Kelowong, mempermudah pembuatan pola batik.

”Pembuatan batik tulis memakan waktu lama, bisa berbulan-bulan, tergantung kerumitan polanya. Tak heran batik tulis itu mahal. Saya ingin batik tulis tak hanya dinikmati kalangan menengah-atas,” ujarnya.

Agus lalu menerapkan kerja mesin CNC yang berbasis komputer untuk menggantikan penulisan pola batik tulis manual. Fungsi mesin batik itu menggambar pola dengan lilin cair secara langsung, tanpa membuat gambar pola dengan pensil.

Pola batik tulis digambar di komputer. Lalu, dengan peranti lunak yang bisa mengubah gambar menjadi kode, pola batik dicetak oleh mesin batik Kelowong. Pola batik tulis yang diperintahkan komputer ke mesin, dipindahkan ke kain berukuran 2,5 meter x 1,2 meter atau 1,2 meter x 1,1 meter.

”Pekerjaan membuat pola batik tulis jadi lebih mudah dan singkat. Untuk pola batik tulis sederhana, cukup dua jam. Untuk yang rumit, polanya bisa 3-5 jam,” ujarnya.

Pembuatan pola dasar batik menggunakan canting berisi lilin di mesin ini, bisa tembus depan-belakang. Pola batik siap dilanjutkan dengan pengerjaan isen-isen atau mengisi pola dengan cairan lilin (malam).

Temuan Agus itu mendapat pujian dalam berbagai ajang pameran. Namun, kekaguman itu berhenti di pameran, tak ada tindak lanjutnya. Padahal keinginannya sederhana, pemerintah yang punya anggaran bisa menyebarkan mesin CNC kepada perajin batik skala kecil guna meningkatkan produktivitas mereka.

”Ternyata, keinginan saya berbeda dengan apa yang dipikirkan pemerintah. Penemuan ini berlalu begitu saja. Tak ada keinginan untuk mendalami, apalagi memasyarakatkannya,” kata Agus.

Padahal, penghargaan sebagai inovator telah dia dapatkan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Dewan Riset Daerah DKI Jakarta.

Kenyataan itu tak membuatnya patah semangat. Ia bercerita, ada orang Malaysia yang hendak membeli hak paten mesin batik Kelowong. Agus hampir tergoda. ”Rasa cinta pada negeri ini membuat saya bertahan. Mesin batik ini saya patenkan dan terus dikembangkan.” ujarnya.

Perjalanan Agus untuk memasyarakatkan mesin batik Kelowong tak mulus. Ia juga menghadapi kritik.

”Saya dituding merusak pakem pembuatan pola batik tulis dengan tangan,” katanya. Padahal, inovasinya itu tetap memerlukan perajin batik. Seni membatik tulis tak hilang, meski dibantu mesin CNC.

Dirikan perusahaan

Pemikiran Agus tentang teknologi pembuatan batik semata-mata untuk membuat batik semakin mendunia. Ia juga mendorong anak kembarnya untuk mengembangkan usaha batik. Pembuatan pola batik tulis bisa dikerjakan dengan mesin CNC.

”Saya sudah bertanya-tanya, untuk pembatik profesional bayarannya minimal Rp 400.000 per hari. Kami berembuk, lebih baik pengerjaan batik melibatkan ibu rumah tangga, sekaligus memberdayakan mereka,” kata Purnami, anaknya.

Jadilah Pondok Batik di dekat rumahnya sebagai tempat para ibu rumah tangga belajar membatik. Pola desain batik tulis pun dibuatnya beragam. Ada batik tulis dengan gambar burung kiwi, misalnya, untuk dipasarkan ke Selandia Baru, atau pola batik bergambar Menara Eiffel khas Perancis.

Bagi dia, pola batik dengan desain dari budaya bangsa lain justru membuat batik tak berjarak dengan pemakainya. Ia membayangkan batik tulis pun bisa menjadi seragam di negara lain.

Usaha pembuatan batik tulis tersebut merupakan pengembangan dari usaha yang dikembangkan Agus sebelumnya. Tahun 2003, dia mendirikan perusahaan pembuat peraga pendidikan bernama CV Citra Reka Teknologi (Citralab). Ada 12 pekerja tetap dan tak tetap di perusahaan itu.

Menurut Agus, keberaniannya mendirikan usaha berawal dari gaji guru pegawai negeri sipil (PNS) yang belum memadai. Ia lalu mencoba berbagai pekerjaan sampingan, hingga menemukan peluang pada usaha peraga pendidikan.

”Saya bersyukur, dengan keterbatasan saya sebagai guru, justru bisa membuka peluang kerja bagi orang lain. Saya ingin hidup ini berguna bagi orang lain. Kreativitas saya bisa bermanfaat buat orang lain,” kata Agus.

Perusahaan yang didirikan Agus itu kini menjadi salah satu mitra SMKN 4 Jakarta yang didukung Wahidin Ganef, selaku kepala sekolah. Siswa SMKN 4 Jakarta pun secara rutin magang pada usaha pembuatan peraga pendidikan dan mesin batik Kelowong.

”Saya ingin menjadi guru yang bisa mengembangkan inovasi untuk mendorong anak didik agar berkembang. Saya ingin SMK terus maju,” ujar Agus.

Sumber: kompas.com

12 Komentar leave one →
  1. matheus permalink
    Februari 13, 2013 11:35 am

    Pak Agus berapa harga mesin cnc untuk batik.

  2. Februari 13, 2013 11:35 pm

    wah….saya kenal dekat dgn beliau. begitupun sebaliknya…

  3. April 25, 2013 11:35 am

    Pak Agus mau pesan mesin grafir,,harganya tolong kirim ke email saya yah

  4. nanang saputra permalink
    Mei 1, 2013 11:35 pm

    salam kenal pak
    saya hanya pengrajin kayu biasa saya butuh mesin cnc tapi untuk beli yang pabrikan harganya g terjankau buat orang seperti saya
    saya ingin nanya brapa biaya yg harus saya kleuarkan utuk memiliki msin cnc router pak agus

    putra_love84@yahoo.com
    pendinhe@yahoo.com

    mohon kabar dari bapak y…

  5. Mei 7, 2013 11:35 am

    Pak Agus selamat atas inovasinya mengembangkan mesin batik”CNC” perjalanan yan panjang dengan penuh kreasi dan kreatif untuk memajukan dunia pendidikan pada umumnya dan di SMK khususnya. Kekaguman serta pujian pun tersanjungan hanya pada batas ajang pameran tidak ada respon tindak lanjut dari Departen yang terkait apa lagi Pemerintah Daerah sebagai aset pertumbuhan ekonomi kerakyatan hal ini wajar karena produk inovasi karya Pak Agus bukan produk yang insntan seperti emas dan intan juga bukan produk politk. Tetapi karya Bapk Guru SMK ini bisa mendulang emas dilingkungan sendiri. Tapi jangan kawatir Pak Agus walaupun dengan kocek sendiri teryata sudah terwujut slogan “Pak Agus BISA” sama dengan slogan “SMK BISA”.Tapi saya maaf mau nambahi nama “ICNCB” (Iki Conto Nemokake Carane Batik jumingin SMK N 5 Bandar Lampung

  6. dedi maladi permalink
    Mei 9, 2013 11:35 am

    Pak Agus, manstab, saya butuh info lebih lanjut, mohon berikan nomor kontaknya, saya di 0811755372, 08127558667

  7. dedi maladi permalink
    Mei 9, 2013 11:35 am

    Pak Agus, sy butuh informasi lanjutan tentang mesin batik, mohon yaa

  8. Mei 22, 2013 11:35 am

    halloo pak , harga cnc nya berapa … info thankkk devii_ra@yahoo.com

  9. sabda permalink
    Juni 30, 2013 11:35 pm

    Salam, yang punya info tentang cnc gravir n cnc batik made in pa’ agus, mohon share infonya yaa..

    sabda.sentosa@yahoo.com

    Thanks….

  10. Jim's permalink
    April 27, 2014 11:35 pm

    salam kenal pak
    saya hanya pengrajin kayu biasa saya butuh mesin cnc tapi untuk beli yang pabrikan harganya g terjankau buat orang seperti saya
    saya ingin nanya brapa biaya yg harus saya kluarkan utuk memiliki msin cnc router pak agus,…tolong dikirim lewat email saja
    bay.gokil@yahoo.co.id

  11. benni permalink
    Oktober 12, 2014 11:35 am

    apa juga bisa buat cnc bubut, milling. tolong info

  12. Februari 28, 2015 11:35 pm

    pak maaf saya mau bertanya berapa harga mesin tersebut untuk laporan tugas.terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: