Skip to content

Tim Indonesia Raih Juara Kontes Pahat Salju di Sapporo, Jepang

Februari 20, 2013

patung es penari bali di indonesiaproud wordpress comIndonesia memang bukan negara yang memiliki musim dingin yang bersalju. Namun, tim pahat salju Indonesia mencetak prestasi yang membanggakan dengan terpilih menjadi juara ketiga dalam The 40th International Snow Sculpture Contest yang berlangsung di Sapporo, Jepang pada 5-8 Februari 2013.

Tiga pemahat Indonesia, yaitu Nyoman Sungada, Ketut Kaler, dan Sapto Hudoyo, yang berasal dari Jakarta dan Bali, mempersembahkan pahatan salju bertema ‘Penari Bali’.

Kontes pahat salju ini diikuti oleh 11 peserta dari berbagai negara, seperti Swedia, Finlandia, Thailand, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Korea Selatan. Posisi juara pertama dan kedua tahun ini diraih oleh tim dari Thailand dan Finlandia.

International Snow Sculpture Contest merupakan bagian dari Festival Salju Sapporo, yang telah dilaksanakan sejak 1950. Dalam 4 tahun terakhir, festival salju yang berlangsung 7 hari ini menarik perhatian lebih dari dua juta pengunjung, baik wisatawan mancanegara maupun domestik Jepang.

Berbagai tantangan ditempuh tim Indonesia untuk bisa ikut serta dalam festival di Sapporo. “Kami selalu ingin memberikan yang terbaik di Sapporo. Mengupayakan dana (untuk datang) cukup sulit, apalagi karena kami juga mengikuti kontes di Harbin-China terlebih dahulu, namun saya bangga kepada teman-teman pemahat ini yang tetap berjuang walaupun kondisi yang sulit,” ungkap manajer tim Agustono Gentari.

pemahat salju RI juara Sapporo di indonesiaproud wordpress com

Selama di Sapporo, tiga orang pemahat juga menambah perjuangan mereka untuk melawan cuaca beku dan bahkan badai salju, terutama ketika menjelang hari terakhir kontes.

Cuaca yang cukup berat tampak di hari tersebut, ketika tim bertemu dengan Duta Besar Muhammad Lutfi yang datang untuk mendukung tim Indonesia di Sapporo. Dubes menyampaikan harapan agar Indonesia bisa memanfaatkan festival di Sapporo, terutama untuk promosi kuliner dan wisata, mengingat jumlah pengunjung yang sangat besar.

Sebelum bertemu dengan tim Indonesia, Dubes Lutfi juga mengadakan dialog dengan Konsul Kehormatan Indonesia di Sapporo, Bapak Masatsugu Sasaki, yang meyampaikan kekagumannya atas karya tim Indonesia.

“Saya yakin sekali tim dari Indonesia bisa meraih juara tahun ini. Karya pahat mereka sangat indah,” puji Sasaki.

Pada tahun 2011, tim Indonesia meraih posisi ke-5 dengan pahatan berjudul “Bimasena”, sedangkan pahatan wanita menenun kain Cual pada tahun 2012 membawa tim Indonesia pada posisi ke-6.

Sumber: kbritokyo.jp

One Comment leave one →
  1. Februari 20, 2013 11:35 am

    Prestasi membanggakan… Ini membuktikan bahwa sejak jaman nenek moyang Indonesia memiliki darah seni yang bagus…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: