Skip to content

Pelajar Indonesia Raih 2 Emas di International Conference of Youth Scientist (ICYS) 2013

April 22, 2013
mariska dan melody di indonesiaproud wordpress com

Mariska dan Melody

Dua pelajar Indonesia, Mariska Grace dari SMAK Cita Hati Surabaya dan Melody Grace Natalie dari SMA Stella Duce I Yogyakarta, mencatak prestasi membanggakan dengan meraih medali emas dalam ajang International Conference of Youth Scientist (ICYS) 2013 yang berlangsung di Sanur, Denpasar pada 15-22 April 2013.

Selain 2 emas tersebut, Indonesia juga meraih 1 medali perak melalui M Arifin Dobson (SMAN 3 Bandung), serta 2 medali perunggu oleh Avip N Yulian (SMA 2 Kudus) dan Putu Handre K Utama (SMAN Bali Mandara).

Ada 3 special Award yang diraih, yakni dari Stephanie Salim (Chandra Kusuma School), Special Award for The Youngest Most Enthusiastic Presenter in Environmental Science Banana Peel, Yassironi M (SMAN 1 Yogyakarta), Special Award for Serious Global Thinking in Theoretical Physics, dan Jaler S Maji (SMAN 6 Yogyakarta), meraih Special Award for Reviving Traditional Values in Computer.

Mariska Grace yang menjadi yang terbaik dalam kategori Enviromental Science dengan karya ilmiahnya berjudul A Novel Approach in Using Peanut Shells to Elliminate Content in Water. Dalam karya ilmiahnya ini, Mariska memanfaatkan kulit kacang untuk mengurangi kadar ion tembaga di dalam air.

Sementara Melody Grace Natalie, yang bertarung dalam bidang Life Science berhasil memukau juri dalam presentasi karya ilmiahnya berjudul Potencial of Squid Eye Lenses as UV Absorber. Melody memanfaatkan mata cumi untuk melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet.

“Saya membuat sunblock yang bisa dibuat simpel oleh nelayan sehingga nelayan bisa terhindar dari kanker kulit,” jelas Melody.

President of Local Orgaizing Comitte ICYS 2013 Monika Raharti, yang sebelumnya menargetkan sapu bersih emas, tetap bangga pada para ilmuwan muda Indonesia meski hanya meraih 2 emas.

“Kita patut berbangga hati, persaingan tahun ini cukup berat, banyak presentasi karya ilmiah dari negara lain yang bagus,” ujar Monika.

ICYS adalah sebuah perlombaan karya ilmiah tingkat dunia bagi siswa sekolah menengah yang sudah berlangsung sejak tahun 1993. Pada tahun ini, Indonesia kembali menjadi tuan rumah acara ICYS untuk kedua kalinya (sebelumnya pada tahun 2010).

Peserta ICYS  tahun ini ada 133 siswa dari 23 negara, yakni Belanda, Belarus, Brazil, Britania Raya, Cina, Georgia, Hongaria, Iran, Jerman, Korea Selatan, Kroasia, Malaysia, Polandia, Republik Ceko, Rumania, Rusia, Serbia, Singapura, Taiwan, Thailand, Turki, Ukraina, dan Indonesia.

Ada 6 kategori penelitian yang dipertandingkan, yaitu Theoretical Physics, Applied Physics, Matheatics, Computer Science, Environmental Science, dan Life Science.

Saingan terberat dari Indonesia dalam ajang ini datang dari Polandia, Jerman, Rusia, dan sejumlah negara Eropa Timur lainnya. Setelah Indonesia sukses menjadi tuan rumah tahun ini, rencananya ICYS 2014 akan diselenggarakan di Ukraina.

Sumber: kompas.com,  news.detik.com (21/4/2013)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: