Skip to content

RI Raih Penghargaan Penyelenggara Haji Terbaik Dunia 2012 di Inggris

Mei 23, 2013

Anggito Abimanyu menerima penghargaan untuk Indonesia sebagai penyelenggara haji terbaik dunia di London, Inggris, Selasa (21/5)

Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil meraih penghargaan sebagai penyelenggara haji terbaik dunia 2012. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang konferensi dan pertemuan misi haji dan umrah sedunia atau World Hajj and Umrah Convention (WHUC)  2013 yang berlangsung di London, Inggris pada 21 Mei 2013.

Ketua WHUC, Mohsin Tutla mengatakan, pertemuan yang diketuainya tersebut memberikan penghargaan kepada negera yang bisa menyelenggarakan haji dengan sebaik-baiknya. “Di seluruh dunia, Indonesia yang terbaik. Kami berikan penghargaan medali emas,” katanya.

Penghargaan tersebut diterima oleh Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Anggito Abimanyu. ‘‘Penghargaan ini adalah untuk seluruh masyarakat Indonesia, Kementerian Agama, jamaah haji, DPR dan para pelaku yang telah bekerja keras untuk meningkatkan kesadaran peningkatan pelayanan,” ujar Anggito.

Menurut dia, penghargaan ini memberikan dampak positif bagi bangsa Indonesia. ”Ini untuk meningkatkan kepercayaan diri kita sekaligus upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan pelayanan haji pada tahun ini dan mendatang,” lanjutnya.

Penghargaan tersebut diperoleh setelah melalui mekanisme voting. Metode pemilihan melalui voting terbuka kepada misi haji, operator, pengamat haji, serta jamaah haji di 40 negara. Hasil ini diperoleh dari survei global secara online yang dilakukan secara independen. Surveinya melalui voting tersebut melibatkan lebih dari 5.000 organisasi yang terlibat dalam penyelenggaraan haji. Misalnya agen travel dan umrah, asosiasi penyelenggara swasta, pemilik dan pengelola hotel atau pemondokan, media, kementerian, dan LSM.

Ada 15 kategori terbaik. Penghargaan paling prestisius adalah best pilgrim yang diberikan kepada Indonesia sebagai peraih medali emas. Sedangkan medali perak bagi juara kedua, diserahkan pada Malaysia dan di peringkat ketiga dengan medali perunggu diberikan kepada Turki.

Adapun kriteria pemilihan meliputi kebijakan, pelayanan, dan perilaku jamaah haji di mata para pemiih internasional.

Dalam kesempatan itu, Anggito yang mewakili untuk menerima penghargaan tersebut, juga menjadi keynote speaker dalam konferensi tersebut sekaligus menjadi pembicara panel bersama Dirjen Haji Pakistan dan Nigeria.

Panel diskusi tersebut difokuskan untuk menemukan solusi bersama agar harga sewa rumah di Arab Saudi tidak naik secara sepihak, mengendalikan jumlah jamaah nonkuota, dan masalah tenaga kerja.

Sumber: republika.co.id (21/5/13)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: