Skip to content

Paduan Suara Indonesia Raih Golden, Silver & Special Prize di Vietnam International Choir Competition 2013

Juni 24, 2013

Paduan Suara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berhasil memenangkan Jury’s Special Prize for Outstanding Performance dalam 3rd Vietnam International Choir Competition (VICC) yang diselenggarakan pada 20-21 Juni 2013 di kota Hoi An, Vietnam.

Kompetisi paduan suara yang merupakan bagian dari The 5th Quang Nam Heritage Festival 2013, diikuti oleh 16 paduan suara dari 6 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, Australia, Korea Selatan, Taiwan dan Vietnam.

PS UIN Syarif Hidayatullah ambil bagian dalam kategori folklore dan berhasil menarik perhatian juri dan penonton dengan menyanyikan lagu Anging Mamiri, Tari Pasambahan dan memadukan suara dengan aksi teatrikal dalam Anoman Obong di babak penyisihan. Di babak final, PS UIN membawakan Jali-Jali dan Don Dap Dape.

Selain UIN Syarif Hidayatullah, tim paduan suara Indonesia yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut adalah Universitas Paramadina Jakarta, Narawungngi Dasandriya UTY Yogyakarta, Sekolah Kristen Tri Tunggal Semarang, Paduan Suara Anak Batam, Voice of Soul Jakarta, dan PS Gema Aksi Weda Weda, Halmahera.

Pada kategori kategori mixed choir, Paduan Suara Narawungngi Dasandriya berhasil memenangkan Siver Diploma sementara PS Universitas Paramadina meriah Golden Diploma (level 1), penghargaan yang sama juga diberikan kepada paduan suara asal Amerika Serikat University of Louisville Cardinal Singers, yang kemudian meraih Hoi An Choir Prize sebagai juara umum kompetisi.

Tim Paduan Suara Anak Batam dan SK Tri Tunggal Semarang berjaya di nomor children’s and youth’s choir sementara Voice of Soul dianugerahi Golden Diploma pada kategori sacred choir.

Kategori folklore merupakan katogori dengan peserta terbanyak dengan 9 paduan suara. Pada kategori ini, Golden Diploma berhasil diraih oleh Tim Gema Aksi Weda (Golden Diploma level 1), Universitas Paramadina (level 3) dan PS UIN Syarif Hidayatullah (level 3).

Silver Diploma pada kategori folklore diraih oleh Narawungngi Dasandriya (level 7) serta perwakilan dari Australia Voice Weavers, (level 7) dan Taiwan Panan Choir (level 7).

Paduan suara Indonesia yang tampil dengan pakaian tradisional beberapa suku di Indonesia antara lain dari Maluku dan  Jawa, memukau penonton yang hadir dan peserta lainnya.

Salah satu peserta asal Australia mengatakan “Indonesia benar-benar negara yang yang kaya akan budaya karena dari ketujuh kelompok paduan suara yang tampil, semuanya menampilkan lagu dan pakaian tradisional yang berbeda satu dengan yang lainnya”. 

Pada penyelenggaraan Vietnam International Choir Competition yang pertama tahun 2011, Universitas Diponegoro menjadi juara umum dan memenangkan Hoi An Choir Prize.

Selain kompetisi paduan suara internasional, berbagai event diselenggarakan dalam rangkaian Festival Quang Nam 2013 antara lain kontes Miss Ethnic Vietnam ke-3 serta pertunjukan seni dan pertukaran budaya dari berbagai negara khususnya negara-negara ASEAN.

Quang Nam Heritage Festival 2013 merupakan festival tahunan provinsi Quang Nam yang tahun ini memasuki tahun penyelenggaraan ke-5 dan berlangsung pada 20-26 Juni 2013.

Sumber: kemlu.go.id (24/6/13)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: