Skip to content

Tim Ersion PENS Boyong 3 Penghargaan ABU Asia Pasific Robot Contest 2013 di Vietnam

Agustus 26, 2013

tim ersion pens di indonesiaproud wordpress comTim “Ersion” dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) berhasil memboyong 3 penghargaan ABU Asia Pasific Robot Contest 2013, yang digelar pada 16-19 Agustus 2013 di Kota Da Nang, Vietnam.

Tim Ersion tampil mengesankan meraih ABU Robocon Award, yang merupakan penghargaan tertinggi. Penghargaan lainnya adalah sebagai 2nd Runner Up ABU Robocon 2013 dan meraih Special Award dari ROHM Co.,Ltd.

Hasil ini diraih setelah Ersion mampu membuat juri terpesona atas penampilannya tiga kali menang Green Planet (GP) atau planet hijau, yang menjadi tema pada ajang ini. Tim Indonesia dua kali melawan Iran di babak kualifikasi dan sekali melawan Fiji di babak perempat final (GP 0:43 detik). ERSION satu-satunya tim yang menang GP 3 kali berturut-turut.

“Secara teknik dan desain dan kemampuan tim kita tidak kalah hebat dengan peserta dari negara lain” kata Agus Subekti, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Dikti Kemdikbud, usai pemberian penghargaan di Tien Son Sports Centre, Da Nang Vietnam (20/8).

Kegiatan yang diorganisir oleh Asia-Pasific Broadcasting Union (ABU) bekerja sama dengan VTV (Vietnam Television) ini memperebutkan delapan piala. Pada tahun ini diikuti oleh 18 negara dan 19 tim, yakni Indonesia, Vietnam (2 tim), Jepang, Hongkong, Korea, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Pakistan, Rusia, Mesir, Mongolia, India, Iran, Nepal, Kazakstan, Fiji, dan Srilanka.

Persiapan Tim

Selama persiapan menjelang kontes, Gigih Prabowo, selaku Tim Official Indonesia mengatakan, Tim ABU Robocon Indonesia 2013 telah melalui perjalanan panjang, yang dimulai dari pertandingan regional, nasional hingga internasional, yang digelar di Vietnam.

Pada tingkat regional untuk kelas GP ini menetapkan waktu selama 1 menit 20 detik. kemudian diperbaiki di tingkat nasional menjadi 45 sampai 44 detik. “Pada tingkat internasional menjadi 33 sampai 32 detik menjadi waktu paling cepat untuk mencapai GP,” kata Gigih.

Secara teknis, lanjut Gigih, semua tim mahasiswa beserta dosen pembimbing telah berjibaku melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh siang dan malam. Mereka melakukan perbandingan dengan melihat tayangan beberapa video dari luar negeri. ”Yang dilakukan oleh tim adalah mengejar waktu tercepat mencapai GP dalam kontes,” jelas Gigih.

Dalam penyelenggaraan kontes ini Tim Indonesia masuk ke dalam kelompok tim yang diunggulkan. Kelompok ini terdiri atas tujuh negara yaitu Vietnam 1-2, Hongkong, Jepang, Thailand, Korea, dan Indonesia. Masing-masing tim menempati grup A1, B1, C1, D1, E1, F1 dan G1. Gigih menambahkan, sebenarnya tim Indonesia berpeluang besar masuk final karena Tim China tidak hadir dalam kompetisi tahun ini.

Wahid, salah satu juri nasional, yang ikut dalam rombongan mengatakan, tim Indonesia sudah membuktikan bahwa mereka sudah berusaha, memang pada saat semi final melawan Vietnam 1 tampak sedikit bermasalah karena robot sebagai barang elektronik cukup riskan, Namun, penampilan tim Indonesia sejak awal sudah baik, bahkan unggul dari tim lainnya.

“Saya berharap agar tim Indonesia terus berlatih dan jangan pernah menyerah, untuk menjadi juara pertama lagi di tahun tahun mendatang,” katanya.

Sumber: kemdiknas.go.id (21/8/2013)

One Comment leave one →
  1. Agustus 26, 2013 11:35 am

    Selamat buat saudara-saudaraku di PENS. Saya bangga dengan kalian semua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: