Skip to content

Ropadas: Robot Pramusaji Cerdas Buatan Mahasiswa UGM

September 19, 2013

ropadas UGM di indonesiaproud wordpress com
Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang mengikuti Pekan Ilmiah Nasional di Universitas Mataram, pada pekan ini mengirim karya robot dengan nama Ropadas, yang merupakan singkatan dari Robot Pramusaji Cerdas.

Tim yang beranggotakan Ardiyan Rofiq, Lutfi Yahya, Rilla Khoirunisa, dan Claricha Audi ini membuat inovasi baru berupa robot yang dapat menggantikan tugas seorang pramusaji dalam mengantarkan makanan dari dapur ke meja konsumen.

Koordinator tim, Ardiyan Rofiq, mengatakan robot ini mengadopsi teknologi line follower atau peniti garis. “Pemanfaatannya yang kami kemas untuk fasilitas smart restaurant,” katanya,

Robot berbentuk kotak kubus berlapis aluminium itu berfungsi mengantarkan hidangan ke meja konsumen. Program otaknya diisi dengan perintah mengikuti garis menuju sejumlah meja konsumen di rumah makan yang sudah ditandai dengan nomor.

“Jadi bisa diperintah menuju meja nomor satu, dua, tiga, empat dan seterusnya. Robot akan mengikuti garis di lantai menuju meja,” ujar mahasiswa elektronika UGM ini.

Robot juga dilengkapi dengan kemampuan menyorongkan nampan pembawa makanan ke atas meja dan akan mengeluarkan suara “Silakan dinikmati hidangannya.” Konsumen tinggal mengambil hidangan.

“Bagi konsumen yang telah mengambil makanan dapat menekan tombol sesuai instruksi, sehingga robot ini akan kembali ke dapur dengan sendirinya,” imbuh Ardiyan.

Ropadas memiliki beberapa fitur pendukung antara lain modul suara, sensor RTF dan nampan yang dilengkapi bearing. Modul suara dibuat agar robot dapat berinteraksi dengan pelanggan, misalnya mempersilahkan mengambil makanan.

Selain itu, robot ini dapat berhenti dengan sendirinya apabila ada benda maupun manusia yang ada di depannya, hal ini untuk menghindari tabrakan antara robot dengan manusia.

Robot dengan kaki empat roda kecil ini memiliki tinggi normal 80 sentimeter, dan bisa diatur sesuai ketinggian permukaan meja. “Seluruh badan robot berlapis aluminium, jadi kuat menahan beban hidangan,” jelas Ardiyan.

Robot ini dipasok energi yang mampu bertahan untuk masa aktif selama 10 jam. Sumber energi pertama berupa accu dengan kapasitas 10 ampere untuk tenaga yang mendorong robot berjalan. Sedangkan sumber energi kedua baterai adalah isi ulang 12 volt untuk menggerakkan sistem elektrik robot.

Robot ini diharapkan dapat membantu pemilik rumah makan dengan sistem pelayanan yang kurang baik dan dijadikan sebagai icon sehingga dapat menarik pengunjung yang penasaran ingin diantar makanannya oleh sebuah robot. Selain itu, robot ini diharapkan dapat menjadi pionir perkembangan smart restaurant di Indonesia.

Sumber: ugm.ac.id, tempo.co (10/9/2013)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: