Skip to content

Indonesia Juara AFF U-19 2013 Lewat Drama Adu Pinalti

September 23, 2013

Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 2013 setelah pada babak final memenangi adu penalti atas Vietnam 7-6 di Gelora Delta Sidoarjo pada Minggu, 22 September 2013. Adu penalti dilakukan setelah skor imbang 0-0 tak berubah hingga akhir babak tambahan.

Alhasil laga harus dilanjutkan ke drama adu penalti dan dari sembilan penendang Indonesia yang turun, cuma Evan Dimas dan Zulfiandi yang gagal menuntaskan tugasnya. Muhammad Fatchu Rohman, Muhammad Dimas Drajad, Hendra Sandi Gunawan, Hansamu Yama Pranata, Putu Gede Juti Antara, Maldini, dan Ilham Udin Armaiyn berhasil melesakkan bola ke gawang lawan. Sementara tiga penendang Vietnam gagal.

Kemenangan Ini merupakan kemenangan pertama Indonesia sejak Piala AFF digulirkan tahun 2002 dan juga merupakan gelar pertama Indonesia di turnamen utama setelah 22 tahun. Indonesia terakhir kali menjuarai turnamen utama di SEA Games 1991.

Jalannya Pertandingan

Pada awal-awal laga, kedua kubu tidak hanya tampil agresif, tetapi juga disiplin dalam bertahan. Hasilnya, meski sama-sama berusaha mengalirkan serangan saat menguasai bola, kedua kubu juga kesulitan menciptakan peluang.

Perebutan bola berlangsung tanpa solusi sampai Muchlis Hadi melepaskan tembakan pada menit ke-8, yang meleset ke sisi kiri gawang Vietnam.

Kedua kubu kemudian kembali terlibat aksi saling serang yang alot hingga seorang pemain Vietnam melepaskan tembakan dari sektor kiri pertahanan Indonesia pada menit ke-28. Namun, kiper Ravi Murdianto berhasil mengeblok bola.

Vietnam kemudian memperbaiki penguasaan bola dan menyulitkan Indonesia melalui serangan balik. Namun, pada menit ke-34, Indonesia berhasil mencuri kesempatan dan melancarkan serangan yang berujung umpan silang dari Muchlis kepada Evan Dimas. Evan Dimas gagal menguasai umpan dengan baik sehingga bola bisa diamankan kiper Le Van Truong.

Vietnam kemudian melancarkan serangan cepat, yang berujung tembakan Nguyen Cong Phuong dari jarak dekat. Namun, Ravi berhasil mengantisipasinya.

Kedua kubu sama-sama terus berusaha mencetak gol. Namun, setelah tembakan Ilham terblok pada menit ke-43, tak ada peluang tercipta hingga peluit tanda turun minum berbunyi.

Pada babak kedua, Vietnam lebih dulu mengancam melalui Nguyen Song Phuong pada menit ke-50, yang kandas di tangan Ravi.

Indonesia membalas itu dengan tembakan Evan Dimas pada menit ke-55 dan Zulfiandi pada menit ke-56. Namun, kedua usaha itu hanya membuahkan tendangan gawang.

Vietnam kemudian melancarkan serangan cepat yang berujung tembakan dari Nguyen Van Toan dan Phan Thanh Hau. Lagi-lagi, Ravi menggagalkan usaha lawan.

Kedua kubu kemudian terlibat perebutan bola. Perebutan nyaris tanpa solusi hingga pada menit ke-69 Maldini melepaskan umpan silang yang sayangnya gagal dikuasai Ilham dengan sempurna.

Indonesia mempertahankan tekanannya dan akhirnya mendapatkan peluang dari Hendra Sandi Gunawan pada menit ke-77, yang diblok Le Van Truong.

Ilham berhasil menjangkau bola muntah dan melepaskan tembakan. Seorang pemain lawan berhasil mengeblok usahanya.

Vietnam sempat merebut kendali permainan. Namun, Indonesia bisa mengatasinya dan kembali mencoba memanfaatkan waktu sisa untuk mencetak gol. Namun, skor 0-0 tak berubah hingga akhir babak normal.

Pada babak tambahan, kedua kubu bergantian menciptakan peluang. Namun, Ravi Murdianto dan Le Van Truong membuat angka di papan skor tak berubah hingga akhir.

Sumber: bola.kompas.com (22/9/2013)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: