Skip to content

Tim Chem-E-Car UGM Raih Juara 1 & 2 di Brisbane, Australia

Oktober 8, 2013

chem-e-car ugm 2013 di indonesiaproud wordpress com

Tim Chem-E-Car UGM dengan mobil Subali dan Anjali menorehkan prestasi membanggakan pada kompetisi tingkat internasional dengan berhasil meraih juara 1 dan 2 untuk car performance dan juara 2 untuk poster competition di kompetisi Chem-E-Car, Chemeca pada 1-2 Oktober 2013 di Brisbane, Australia.

“Untuk Mobil Subali V ini meraih juara 1 dan Mobil Anjani II juara 2 untuk Car Performance serta juara 2 poster competition”, ujar M. Yantriasna Indraja, Ketua Tim Chem-E-Car.

Yantriasna mengungkapkan kompetisi Chem-E-Car sudah berlangsung sejak 1993 di Amerika. UGM baru mengikuti kompetisi ini pada 2010 dan beberapa kali meraih juara umum. Untuk kompetisi Chem-E-Car tingkat nasional tahun 2013 di ITS, Tim Chem-E-Car UGM mobil Subali V berhasil meraih juara 1 dan mobil Anjani II berhasil juara III.

Chem-E-Car, merupakan kompetisi pembuatan mobil inovatif berbahan alternatif yang berukuran kecil. yang memperlombakan dua kegiatan, yakni Car Performace dan Poster Competition.

“Jenis kompetisi ini mengandalkan reaksi kimia sebagai bahan bakar pendorong mobil, dari satu titik ke titik yang dituju, dan yang paling mendekati titik sasaran yang menjadi pemenang”, jelas Yantriasna.

Mobil karya masing-masing tim diperlombakan satu per satu pada lintasan yang telah dibuat oleh panitia sepanjang 10 s.d 30 meter. Mobil harus bisa berjalan tanpa keluar dari lintasan dengan membawa muatan tertentu.

Tim Chem-E-Car UGM melakukan riset untuk persiapan lomba ini selama 4 bulan. Kedua mobil buatan mahasiswa UGM ini memiliki keunikan masing-masing, terutama dilihat dari segi pemakaian bahan bakar. Mobil Subali V memanfaatkan reaksi antara Hydrogen Peroxide (H2O2) dengan Potassium lodide (KI) sehingga menghasilkan gas oksigen bertekanan yang mampu menggerakkan piston.

Sedangkan Mobil Anjani II memanfaatkan reaksi antara Sodium Hydroxide (NaOH) dengan Aluminium (AI) yang berasal dari aluminium foil sehingga menghasilkan gas H2. Gas H2 kemudian akan bereaksi dengan yang berasal dari udara di dalam suatu fuel cell sehingga menghasilkan arus listrik yang menggerakkan motor.

“Tentu kita senang dengan prestasi kalini, namun yang lebih penting Tim Chem-E-Car akan terus berkarya untuk menaruh pretasi terbaik di ajang lainnya”, terang Yantriasna.

Sang Kompiang Wirawan, ST, MT., Ph.D selaku dosen pembimbing memberi apresiasi tinggi pada Tim Chem-E-Car UGM. Ia mengatakan kompetisi Chem-E-Car merupakan lomba untuk penciptaan ide kreatif tentang energi alternatif. Dengan penggunaan rumusan kimia sebagai bahan bakar energi menjadikan lomba ini ramah lingkungan dan memberi harapan untuk solusi persoalan energi.

“Dengan pengembangan mudah-mudahan kedepan tidak lagi hanya prototipe mobil kecil, namun bisa dimanfaatkan untuk energi moda transportasi. Setelah kemenangan ini, Tim Chem-E-Car UGM diharapkan bisa menembus prestasi di Eropa dan Amerika”, katanya.

Sumber: ugm.ac.id (7/10/2013)

One Comment leave one →
  1. Oktober 8, 2013 11:35 am

    suatu prestasi yang membanggakan bisa juara di luar negeri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: